1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Milos Joksic Sebut Laga Garudayaksa vs Persib Seperti Tandang Pakansari Dipenuhi Bobotoh

Garudayaksa FC merasakan atmosfer yang berbeda saat menjamu Persib Bandung pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (25/10/2026) malam WIB, tim tuan rumah justru harus tampil di tengah dominasi suporter tim tamu yang memadati stadion.

Lebih dari 15 ribu suporter Persib Bandung hadir untuk memberikan dukungan kepada Maung Bandung. Pemandangan tersebut membuat suasana pertandingan terasa seperti laga tandang bagi Garudayaksa, meskipun mereka berstatus sebagai tuan rumah.

Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, mengakui situasi tersebut terasa tidak biasa baginya. Namun, pelatih yang sedang menjalani musim debut di Indonesia itu justru menikmati atmosfer sepak bola yang tercipta berkat antusiasme Bobotoh.

Sayangnya, hasil pertandingan tidak berpihak kepada Garudayaksa. Mereka harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 1-2 setelah Adam Alis mencetak gol penentu kemenangan pada penghujung laga.

Milos Joksic Rasakan Atmosfer Kandang Rasa Tandang

Bermain di kandang biasanya memberikan keuntungan bagi sebuah tim, terutama karena dukungan suporter sendiri. Namun, situasi berbeda dialami Garudayaksa FC ketika menghadapi Persib Bandung di Stadion Pakansari.

Tribun stadion dipenuhi lebih dari 15 ribu pendukung Persib. Dukungan besar tersebut menciptakan atmosfer yang kuat bagi tim tamu sekaligus membuat Garudayaksa merasakan pengalaman seperti bermain di markas lawan.

Milos Joksic tidak menutupi perasaannya mengenai situasi tersebut. Sebagai pelatih yang sudah lama berkecimpung di dunia sepak bola, ia menganggap pengalaman menjalani laga kandang dengan dominasi suporter lawan sebagai sesuatu yang cukup aneh.

“Begini, saya adalah pelatih yang berpengalaman. Saya sudah lama berkecimpung di dunia ini, dan memang terasa sedikit aneh saat menjalani laga kandang namun situasinya justru tidak memihak kepada kami,” ujarnya dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Meski begitu, Joksic tidak menjadikan atmosfer stadion sebagai alasan untuk menyalahkan keadaan. Ia justru mengapresiasi antusiasme para pendukung Persib yang hadir langsung untuk menyaksikan pertandingan.

Milos Joksic Beri Apresiasi kepada Bobotoh

Di balik situasi yang terasa kurang menguntungkan bagi timnya, Milos Joksic mengaku menikmati atmosfer pertandingan yang diciptakan oleh para suporter Persib Bandung.

Menurutnya, kehadiran pendukung dalam jumlah besar menjadi bagian penting dari daya tarik sepak bola. Sorakan dari tribun membuat pertandingan terasa lebih hidup dan memberikan motivasi tambahan bagi para pemain yang berada di lapangan.

“Akan tetapi, inilah atmosfer sepak bola yang sesungguhnya dan saya sangat menyukainya,” ungkap Joksic.

Ia bahkan secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada Bobotoh yang datang ke Stadion Pakansari. Baginya, sepak bola tidak akan terasa sama tanpa kehadiran suporter yang memberikan dukungan secara langsung.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para suporter Persib yang telah hadir untuk menyaksikan pertandingan ini, karena tanpa suporter, sepak bola tidak akan terasa sama. Atmosfernya sungguh luar biasa berkat mereka,” tandas pelatih asal Serbia tersebut.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Joksic mampu memandang pertandingan dari sisi yang lebih luas. Meski timnya mengalami kekalahan, ia tetap menghargai kontribusi suporter dalam membangun atmosfer kompetisi.

Antusiasme Bobotoh di Stadion Pakansari juga menjadi gambaran besarnya perhatian yang diberikan kepada Persib Bandung ketika menjalani pertandingan di luar kandang.

Garudayaksa FC Kalah 1-2 dari Persib Bandung

Pertandingan pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 tersebut berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Persib Bandung. Gol penentu Maung Bandung dicetak Adam Alis pada menit ke-90+2.

Bagi Garudayaksa FC, kekalahan ini terasa menyakitkan karena hasil akhir baru dipastikan pada masa injury time. Tim tuan rumah harus menerima kenyataan gagal mengamankan hasil positif meskipun sudah berjuang menghadapi salah satu tim kuat di kompetisi.

Selain gol penentu kemenangan Persib, Garudayaksa juga menghadapi situasi sulit setelah Aleksandar Busnic menerima kartu merah pada menit ke-85. Keputusan tersebut diberikan setelah wasit meninjau insiden melalui Video Assistant Referee (VAR).

Bermain dengan 10 pemain pada fase akhir pertandingan membuat Garudayaksa harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan keseimbangan pertahanan. Persib kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk terus menekan hingga Adam Alis mencetak gol kemenangan.

Meski hasilnya mengecewakan, atmosfer pertandingan tetap menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian Joksic. Ia mengapresiasi kualitas dukungan suporter sekaligus menegaskan bahwa situasi seperti itulah yang membuat sepak bola menarik.

Milos Joksic Berharap Suporter Garudayaksa Semakin Banyak

Milos Joksic juga memiliki harapan agar Garudayaksa FC bisa mendapatkan dukungan yang lebih besar pada masa mendatang.

Menurutnya, peningkatan jumlah suporter tidak terlepas dari performa dan hasil yang mampu diraih tim. Kemenangan yang konsisten, bahkan gelar juara, dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong lebih banyak orang untuk datang ke stadion.

“Saya tentu berharap jumlah suporter bisa lebih banyak lagi, dan mungkin jika kami mulai meraih kemenangan, akan lebih banyak suporter yang datang di masa depan,” harapnya.

Pernyataan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Garudayaksa. Sebagai tim yang ingin terus berkembang, mereka perlu membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat melalui penampilan dan hasil pertandingan.

Dukungan suporter tidak hanya memberikan atmosfer meriah di stadion, tetapi juga bisa menjadi sumber motivasi bagi pemain. Karena itu, performa yang lebih konsisten akan menjadi bagian penting dalam upaya Garudayaksa menarik perhatian lebih banyak pendukung.

Joksic sendiri tidak menganggap atmosfer stadion yang ramai sebagai sesuatu yang perlu dihindari. Sebaliknya, ia menilai pertandingan dengan tribun penuh merupakan bagian dari alasan para pemain berlatih dan berkompetisi.

“Sebenarnya tidak perlu persiapan khusus untuk situasi seperti ini, karena inilah alasan mengapa kami berlatih dan bermain, untuk para suporter, untuk stadion yang penuh, dan untuk atmosfer yang hebat. Hari ini, selamat untuk para suporter Persib; mereka tampil luar biasa,” tandasnya.

Kekalahan Jadi Evaluasi, Atmosfer Pakansari Tetap Berkesan

Laga Garudayaksa FC melawan Persib Bandung memberikan pengalaman berbeda bagi Milos Joksic. Meski berstatus tuan rumah, Garudayaksa harus bermain di tengah dominasi lebih dari 15 ribu pendukung tim tamu di Stadion Pakansari.

Kekalahan 1-2 akibat gol Adam Alis pada menit ke-90+2 tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Garudayaksa. Kartu merah Aleksandar Busnic juga menjadi salah satu momen penting yang memengaruhi jalannya pertandingan.

Namun, Joksic memilih mengambil sisi positif dari atmosfer yang tercipta. Ia mengapresiasi Bobotoh dan berharap Garudayaksa suatu saat mampu menghadirkan dukungan serupa melalui performa yang semakin baik.

Bagi Garudayaksa, langkah berikutnya adalah memperbaiki hasil pertandingan dan membangun konsistensi. Sementara itu, sambutan positif Joksic terhadap atmosfer Pakansari menunjukkan bahwa rivalitas di lapangan tetap bisa berjalan beriringan dengan penghargaan terhadap antusiasme suporter.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE