1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Perjalanan Persita ke Kediri Makan Waktu 10 Jam Carlos Pena Tetap Optimistis

Persita Tangerang menghadapi kendala tak terduga menjelang pertandingan melawan Persik Kediri pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027. Perjalanan menuju Kediri yang seharusnya berlangsung lebih singkat justru memakan waktu hingga 10 jam akibat cuaca buruk di sekitar Bandara Dhoho.

Pendekar Cisadane dijadwalkan bertanding melawan Persik di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (31/10/2026) pukul 15.30 WIB. Namun, rombongan yang dipimpin pelatih Carlos Pena harus menjalani perjalanan panjang sebelum akhirnya tiba di kota tujuan.

Pesawat yang membawa skuad Persita dari Jakarta semula dijadwalkan mendarat di Bandara Dhoho Kediri pada Jumat (30/10/2026) pukul 11.00 WIB.

Sayangnya, kondisi cuaca buruk membuat penerbangan tidak bisa dilanjutkan sesuai rencana. Demi keamanan, pesawat akhirnya dialihkan terlebih dahulu ke Bali sebelum perjalanan menuju Kediri kembali dilanjutkan.

Rombongan Persita baru tiba di Kediri sekitar pukul 21.00 WIB. Kondisi tersebut membuat waktu istirahat para pemain menjadi lebih terbatas menjelang pertandingan penting menghadapi Macan Putih.

Cuaca Buruk Paksa Pesawat Persita Dialihkan ke Bali

Perjalanan Persita Tangerang menuju Kediri tidak berjalan sesuai jadwal. Cuaca buruk yang menyelimuti kawasan sekitar Bandara Dhoho membuat pesawat yang ditumpangi tim harus mengubah rute penerbangan.

Awalnya, rombongan Pendekar Cisadane diperkirakan sudah berada di Kediri sejak Jumat siang. Namun, pengalihan penerbangan ke Bali membuat perjalanan mereka membutuhkan waktu jauh lebih panjang.

Setelah kondisi memungkinkan, penerbangan kembali dilanjutkan menuju Kediri. Rombongan akhirnya tiba sekitar pukul 21.00 WIB atau mengalami perjalanan sekitar 10 jam.

Situasi tersebut tentu bukan kondisi ideal bagi sebuah tim yang sedang mempersiapkan pertandingan kompetitif.

Pasalnya, perjalanan panjang dapat mengurangi waktu pemulihan pemain, terlebih pertandingan melawan Persik sudah menanti pada Sabtu sore.

Meski begitu, Carlos Pena tidak ingin kendala perjalanan menjadi alasan bagi timnya untuk tampil di bawah performa terbaik.

Carlos Pena Tak Mau Perjalanan Panjang Jadi Alasan

Pelatih Persita, Carlos Pena, memahami bahwa perjalanan yang melelahkan bisa memengaruhi persiapan tim. Namun, ia meminta seluruh pemain tetap menjaga fokus dan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memulihkan kondisi.

Menurutnya, prioritas utama setelah tiba di Kediri adalah memberikan kesempatan kepada para pemain untuk beristirahat.

“Kami memang kehilangan banyak waktu di perjalanan karena kondisi cuaca. Tapi kendala ini jangan jadi alasan besok kita tak main bagus. Semua pemain langsung istirahat agar kembali bugar,” katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Carlos Pena tidak ingin masalah di luar lapangan mengganggu target Persita dalam pertandingan nanti.

Dengan waktu istirahat yang semakin terbatas, tim pelatih perlu memastikan para pemain berada dalam kondisi terbaik ketika menghadapi Persik.

Pemulihan fisik menjadi perhatian penting, terutama bagi pemain yang berpotensi mendapatkan menit bermain sejak awal pertandingan.

Persita Tetap Percaya Diri Meski Waktu Istirahat Minim

Kendati harus melewati perjalanan panjang, Carlos Pena tetap menunjukkan keyakinan terhadap kesiapan skuadnya.

Pelatih asal Spanyol tersebut menyebut kondisi para pemain secara umum masih bagus. Setelah tiba di Kediri, seluruh anggota tim diarahkan untuk beristirahat agar bisa mengembalikan kebugaran sebelum pertandingan.

Ia juga menyadari bahwa Persik bukan lawan yang mudah, terutama ketika bermain di Stadion Brawijaya.

Macan Putih memiliki keuntungan tampil di hadapan pendukung sendiri. Faktor tersebut menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan Persita dalam menyusun strategi.

“Kondisi semua pemain bagus. Sekarang mereka istirahat. Saya optimistis kami bisa meraih hasil positif lawan Persik. Meski mereka selama ini sangat kuat ketika tampil di kandang sendiri,” ucap Carlos Pena.

Optimisme tersebut menjadi modal penting bagi Pendekar Cisadane. Persita tetap berusaha mempertahankan target pertandingan meskipun persiapan menjelang laga mengalami gangguan.

Aleksa Andrejic Absen, Tamirlan Kozubaev Kembali

Selain persoalan perjalanan, Persita juga harus menghadapi perubahan komposisi pemain menjelang duel kontra Persik Kediri.

Mesin gol mereka, Aleksa Andrejic, dipastikan absen karena mengalami masalah yang membuatnya tidak bisa tampil dalam pertandingan tersebut.

Kehilangan Andrejic tentu menjadi perhatian tersendiri bagi Carlos Pena. Kehadiran penyerang tersebut sebelumnya menjadi salah satu pilihan penting untuk memperkuat sektor depan Pendekar Cisadane.

Namun, Persita mendapatkan kabar positif melalui kembalinya Tamirlan Kozubaev ke dalam tim.

Kehadiran Kozubaev memberikan tambahan pilihan bagi Carlos Pena dalam menentukan komposisi skuad. Dengan demikian, Persita tetap memiliki opsi untuk menghadapi kekuatan Persik meskipun tidak bisa menurunkan seluruh pemain andalannya.

“Kita kehilangan Aleksa Andrejic, tapi ada Tamirlan Kozubaev yang bergabung tim lagi. Jadi kami tetap siap melawan Persik besok. Kita juga sudah pelajari gaya bermain Persik. Jadi saya kira semua masih berjalan baik,” jelasnya.

Duel Persik vs Persita Jadi Ujian Mental Pendekar Cisadane

Pertandingan melawan Persik Kediri menjadi tantangan tersendiri bagi Persita setelah mengalami perjalanan yang tidak ideal.

Selain harus mengelola kondisi fisik pemain, Carlos Pena juga perlu memastikan persiapan taktik tetap berjalan sesuai rencana.

Ada beberapa hal yang menjadi perhatian Persita menjelang pertandingan di Stadion Brawijaya:

  • Pemulihan fisik: Pemain membutuhkan istirahat cukup setelah perjalanan panjang selama 10 jam.
  • Konsentrasi pertandingan: Kendala perjalanan tidak boleh mengganggu fokus saat menghadapi Persik.
  • Penyesuaian komposisi: Absennya Aleksa Andrejic membuat Persita perlu memaksimalkan pilihan pemain yang tersedia.
  • Kekuatan skuad: Kembalinya Tamirlan Kozubaev memberikan tambahan opsi bagi Carlos Pena.
  • Antisipasi tuan rumah: Persik memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri sehingga Persita perlu mempersiapkan strategi secara matang.

Dengan berbagai tantangan tersebut, menarik untuk melihat bagaimana Persita menghadapi Macan Putih di Stadion Brawijaya.

Carlos Pena sudah menegaskan bahwa perjalanan panjang dan cuaca buruk tidak boleh menjadi alasan bagi timnya untuk tampil kurang maksimal.

Kini, konsistensi permainan dan kemampuan para pemain menjaga kebugaran akan menjadi perhatian ketika Pendekar Cisadane berusaha membawa pulang hasil positif dari Kediri.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE