1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : 5 Pengumpan Terbaik dalam Sejarah Sepak Bola Lionel Messi Kalahkan Xavi dan De Bruyne

Sepak bola bukan hanya soal mencetak gol. Di balik setiap serangan yang berakhir dengan gol, sering kali ada satu operan cerdas yang berhasil membongkar pertahanan lawan. Kemampuan membaca permainan, menemukan ruang sempit, dan mengirimkan bola dengan akurat menjadi keahlian istimewa yang membedakan seorang pengumpan hebat dari pemain biasa.

Sepanjang sejarah sepak bola, sejumlah nama berhasil dikenal berkat visi bermain dan kualitas operan mereka. Mulai dari legenda Denmark Michael Laudrup, maestro Manchester United Paul Scholes, hingga gelandang kreatif Kevin De Bruyne, semuanya memiliki karakter berbeda dalam membangun serangan.

Namun, dalam daftar lima pengumpan terbaik sepanjang sejarah versi GiveMeSport yang dilaporkan pada Kamis (15/10/2026), Lionel Messi menempati posisi pertama. Ia berada di atas Xavi Hernandez dan Kevin De Bruyne, dua pemain yang juga dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam menciptakan peluang.

Sejarah Panjang Permainan Umpan dalam Sepak Bola

Ketertarikan terhadap kemampuan mengumpan sudah muncul sejak awal perkembangan sepak bola modern. Salah satu contohnya terlihat dalam pertandingan internasional pertama antara Inggris dan Skotlandia pada 1872.

Pertandingan yang berlangsung di lapangan kriket West of Scotland, Partick, tersebut berakhir dengan skor 0-0. Inggris yang dinilai memiliki keunggulan fisik tidak berhasil menembus pertahanan Skotlandia.

Salah satu pendekatan yang digunakan Skotlandia adalah pattern-weaving, yakni pola permainan yang mengandalkan kombinasi operan terstruktur. Cara bermain ini menjadi bagian dari sejarah panjang perkembangan sepak bola berbasis kerja sama dan penguasaan bola.

Seiring berjalannya waktu, kemampuan mengumpan berkembang menjadi elemen penting dalam berbagai pendekatan taktik. Permainan berbasis operan pendek, perpindahan posisi, dan penguasaan bola kemudian semakin dikenal, termasuk melalui gaya tiki-taka yang populer pada era modern.

Berikut lima pemain yang masuk dalam daftar pengumpan terbaik versi GiveMeSport.

5. Michael Laudrup (1981–1998)

Legenda Denmark dengan visi bermain istimewa

Michael Laudrup dikenal sebagai salah satu pemain dengan visi bermain paling menonjol pada eranya. Legenda asal Denmark tersebut pernah memperkuat sejumlah klub besar Eropa, termasuk Juventus, Barcelona, Real Madrid, dan Ajax.

Keunggulan Laudrup terletak pada kemampuannya membaca pergerakan rekan setim sebelum mengirimkan bola. Ia mampu menemukan celah di antara pemain bertahan dan melepaskan operan akurat yang membuka peluang bagi timnya.

Gaya bermainnya tidak selalu mengutamakan penyelesaian akhir. Laudrup justru sering memilih memberikan umpan kepada rekan yang berada dalam posisi lebih menguntungkan.

Michel Platini pernah memuji kualitasnya, meskipun menyoroti kecenderungannya lebih memilih mengumpan daripada menyelesaikan peluang sendiri.

Sepanjang kariernya, Laudrup mencatatkan 671 penampilan dan 73 assist berdasarkan data yang disajikan dalam laporan tersebut. Angka itu belum tentu menggambarkan seluruh kontribusi kreatifnya, mengingat pencatatan assist pada era tersebut belum selengkap sekarang.

4. Paul Scholes (1993–2013)

Pengatur tempo legendaris Manchester United

Paul Scholes merupakan salah satu gelandang penting dalam sejarah Manchester United. Ia dikenal memiliki akurasi operan tinggi, visi bermain luas, dan kemampuan mengendalikan tempo pertandingan.

Pada awal kariernya, Scholes lebih sering dikenal karena kontribusinya dalam mencetak gol. Namun, seiring perkembangan permainan, ia semakin menonjol sebagai pengatur serangan yang mampu mendistribusikan bola secara efektif.

Scholes memiliki kemampuan mengirimkan umpan pendek untuk menjaga penguasaan bola sekaligus operan panjang yang mampu mengubah arah serangan dengan cepat.

Kualitasnya mendapat pengakuan dari sejumlah pemain besar, termasuk Zinedine Zidane, Xavi Hernandez, dan Cristiano Ronaldo.

Dalam laporan tersebut, Scholes tercatat mengoleksi 779 penampilan dan 95 assist sepanjang kariernya. Ia juga meraih 11 gelar Premier League bersama Manchester United, sebuah pencapaian yang memperkuat reputasinya sebagai gelandang legendaris Inggris.

3. Kevin De Bruyne (2008–sekarang)

Kreator peluang dengan umpan mematikan

Kevin De Bruyne menjadi salah satu representasi terbaik pengumpan modern. Gelandang asal Belgia ini dikenal karena kemampuannya menciptakan peluang melalui umpan terobosan, umpan silang, dan distribusi bola jarak jauh.

Bersama Manchester City, De Bruyne kerap menjadi pemain yang menghubungkan lini tengah dengan lini depan. Ia mampu melihat pergerakan penyerang dan mengirimkan bola ke ruang kosong sebelum pertahanan lawan sempat menutup celah.

Salah satu keistimewaannya adalah variasi operan. De Bruyne dapat mempercepat serangan melalui umpan mendatar, mengalihkan permainan ke sisi lain, atau menciptakan ancaman melalui situasi bola mati.

Kemampuan tersebut membuatnya menjadi salah satu kreator peluang yang diperhitungkan dalam sepak bola modern.

Berdasarkan data dalam laporan yang menjadi acuan artikel ini, De Bruyne mencatatkan 320 assist dalam 807 pertandingan sepanjang kariernya. Ia juga termasuk pemain yang telah membukukan lebih dari 100 assist di Premier League.

2. Xavi Hernandez (1997–2019)

Otak permainan Barcelona dan Timnas Spanyol

Xavi Hernandez merupakan simbol permainan berbasis penguasaan bola yang membawa Barcelona dan Timnas Spanyol meraih berbagai gelar bergengsi.

Berbeda dari pemain yang mengandalkan umpan terobosan spektakuler, Xavi membangun pengaruh melalui operan yang konsisten dan keputusan yang tepat. Ia tahu kapan harus mempercepat permainan, mempertahankan penguasaan bola, atau mengalihkan serangan untuk membuka ruang.

Kemampuannya membaca posisi lawan membuat Xavi menjadi bagian penting dari permainan kolektif Barcelona. Operannya bukan sekadar memindahkan bola, melainkan membantu tim mengendalikan jalannya pertandingan.

Xavi tercatat mengoleksi 1.062 penampilan dan 241 assist sepanjang kariernya menurut data dalam laporan tersebut.

Ia juga berperan besar dalam kesuksesan Barcelona serta keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Eropa dan Piala Dunia. Prestasi tersebut memperlihatkan bagaimana kemampuan mengatur permainan dapat memberikan dampak besar terhadap pencapaian sebuah tim.

1. Lionel Messi (2003–sekarang)

Kreativitas luar biasa di balik gol dan assist

Lionel Messi menempati posisi teratas dalam daftar pengumpan terbaik versi GiveMeSport. Penilaian ini memperlihatkan bahwa kehebatannya tidak hanya terletak pada kemampuan mencetak gol, tetapi juga dalam menciptakan peluang untuk rekan setim.

Messi memiliki kombinasi visi bermain, kemampuan menggiring bola, dan akurasi operan yang sulit ditandingi. Ia dapat menarik perhatian beberapa pemain lawan melalui dribel, kemudian melepaskan umpan kepada rekan yang berada di posisi lebih bebas.

Keunggulan tersebut membuat Messi mampu berperan sebagai pencetak gol sekaligus kreator serangan. Ia bisa memulai pergerakan dari lini tengah, menembus pertahanan lawan, lalu memberikan operan penentu di area berbahaya.

Kontribusi kreatifnya terlihat sepanjang karier, termasuk pada 2012 ketika ia mencetak rekor 91 gol dalam satu tahun kalender dan membukukan 26 assist.

Mantan rekan setimnya, Javier Mascherano, juga pernah menyoroti kemampuannya dalam memulai sekaligus menyelesaikan serangan.

Dalam laporan tersebut, Messi tercatat mengoleksi 466 assist dalam 1.180 pertandingan. Setelah membela Barcelona dan Paris Saint-Germain, ia melanjutkan karier bersama Inter Miami.

Kemampuan Messi menggabungkan kreativitas, dribel, dan operan menjadikannya sosok yang istimewa dalam daftar ini.

Kesimpulan: Umpan Cerdas Sama Pentingnya dengan Gol

Lima pemain tersebut menunjukkan bahwa kemampuan mengumpan memiliki banyak bentuk. Michael Laudrup mengandalkan visi, Paul Scholes mengendalikan tempo, Kevin De Bruyne menciptakan peluang melalui variasi operan, Xavi mengatur permainan kolektif, sedangkan Lionel Messi memadukan kreativitas dengan kemampuan individu.

Meski setiap pemain memiliki karakter berbeda, mereka sama-sama membuktikan bahwa operan yang tepat dapat mengubah jalannya pertandingan.

Daftar versi GiveMeSport menempatkan Messi di posisi pertama, tetapi penilaian mengenai pengumpan terbaik tetap dapat berbeda bergantung pada era, gaya bermain, dan kriteria yang digunakan.

Yang jelas, sepak bola tidak hanya ditentukan oleh siapa yang mencetak gol. Pemain yang mampu membaca permainan dan memberikan umpan tepat waktu juga memegang peranan besar dalam membangun kesuksesan sebuah tim.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE