1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Adam Alis Diprediksi Cuma Jadi Cadangan di Piala AFF 2026, Ini Penyebab Utamanya

Gelandang Persib Bandung, Adam Alis, akhirnya angkat bicara mengenai peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026. Meski namanya masuk dalam daftar 50 pemain sementara yang dipantau tim pelatih, Adam mengaku belum mengetahui apakah dirinya akan dipanggil masuk ke skuad akhir.

Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian para pecinta sepak bola nasional. Di tengah persaingan yang semakin ketat di lini tengah Timnas Indonesia, Adam memilih bersikap realistis dan tidak ingin terlalu memikirkan peluang tersebut. Baginya, keputusan sepenuhnya berada di tangan tim pelatih, sementara tugasnya saat ini adalah menjaga performa terbaik bersama Persib Bandung.

Sikap profesional yang diperlihatkan pemain berusia 32 tahun itu menunjukkan bahwa kepentingan tim selalu berada di atas ambisi pribadi. Adam pun menegaskan akan tetap mendukung Timnas Indonesia, siapa pun pemain yang akhirnya dipercaya tampil di Piala AFF 2026.

Adam Alis Belum Tahu Statusnya di Timnas Indonesia

Saat ditemui pada Senin (13/7/2026), Adam Alis mengaku belum menerima kepastian mengenai peluangnya kembali berseragam Merah Putih.

Dengan nada santai sambil tersenyum, mantan pemain Bhayangkara FC tersebut mengaku belum mengetahui bagaimana keputusan tim pelatih terhadap dirinya.

“Ya, saya juga tidak tahu,” ujar Adam Alis.

Meski namanya masuk ke dalam daftar pemain yang dipantau, Adam memilih untuk tidak berspekulasi. Ia menyerahkan seluruh keputusan kepada tim pelatih yang tentu memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan komposisi skuad terbaik.

Menilai Dirinya Hanya Sebagai Opsi Cadangan

Adam Alis juga memberikan pandangannya mengenai alasan namanya masih masuk dalam radar Timnas Indonesia.

Menurutnya, kemungkinan dirinya hanya disiapkan sebagai pemain pelapis apabila sewaktu-waktu ada pemain yang mengalami cedera atau berhalangan tampil.

“Mungkin hanya buat memback-up saja, kalau ada pemain yang cedera atau apa, itu bisa dipanggil,” tutur Adam.

Pernyataan tersebut menunjukkan sikap rendah hati seorang pemain senior yang memahami betapa ketatnya persaingan di dalam skuad Garuda saat ini.

Dengan banyaknya gelandang muda yang tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir, Adam menyadari peluang bermain sebagai starter tentu tidak semudah beberapa musim lalu.

Tetap Mendukung Timnas Indonesia

Meski peluangnya belum pasti, Adam Alis menegaskan dirinya tetap menerima apa pun keputusan yang diambil oleh tim pelatih.

Baginya, kepentingan Timnas Indonesia jauh lebih penting dibandingkan kepentingan pribadi.

“Kalau misalnya ternyata pada akhirnya enggak dipanggil, ya enggak apa-apa. Saya pun siap. Siapa pun pemainnya pasti saya support. Yang penting Indonesia bisa berprestasi di Piala AFF,” ujar Adam.

Sikap tersebut menunjukkan profesionalisme sekaligus rasa cinta terhadap sepak bola Indonesia. Meski tidak masuk skuad nanti, Adam memastikan dukungannya kepada Timnas Indonesia tidak akan berubah.

Persaingan Lini Tengah Semakin Ketat

Peluang Adam Alis untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia memang tidak mudah. Saat ini persaingan di posisi gelandang semakin kompetitif dengan hadirnya sejumlah pemain muda yang tampil konsisten bersama klub masing-masing.

Beberapa faktor yang membuat persaingan semakin berat antara lain:

  • Banyak gelandang muda tampil impresif di Liga Indonesia.
  • Tim pelatih memiliki lebih banyak pilihan pemain.
  • Persaingan fisik dan intensitas permainan semakin tinggi.
  • Variasi taktik membutuhkan karakter pemain yang berbeda.
  • Performa bersama klub menjadi penilaian utama sebelum pemanggilan.

Situasi tersebut membuat setiap pemain harus menjaga konsistensi sepanjang musim apabila ingin mendapatkan kesempatan membela Timnas Indonesia.

Adam Alis Pilih Fokus Bersama Persib Bandung

Daripada memikirkan peluang dipanggil Timnas Indonesia, Adam Alis memilih memberikan fokus penuh kepada Persib Bandung.

Musim 2026 menjadi tantangan besar bagi Maung Bandung karena harus menjalani empat kompetisi dalam satu musim. Turnamen terdekat yang akan dihadapi adalah Piala Presiden 2026, sebelum memasuki kompetisi resmi lainnya.

Adam mengaku seluruh konsentrasinya kini tertuju kepada Persib agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

“Saya fokus sama Persib saja,” ungkap pemain kelahiran Jakarta tersebut.

Keputusan itu dinilai sebagai langkah tepat. Dengan menjaga performa bersama Persib, peluang untuk kembali mendapatkan panggilan Timnas Indonesia tentu masih terbuka.

Pernah Menjadi Andalan Era Shin Tae-yong

Adam Alis bukan sosok baru di Timnas Indonesia. Ia pernah menjadi bagian dari skuad Garuda ketika masih dilatih oleh Shin Tae-yong.

Pengalaman tampil di level internasional menjadi modal penting yang dimiliki gelandang bernomor punggung 18 Persib tersebut.

“Ya, terakhir di timnas sama Shin Tae-yong saat Piala Asia,” pungkas Adam.

Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa kualitas Adam Alis sudah pernah dipercaya untuk tampil di level tertinggi bersama Timnas Indonesia.

Peluang Masih Terbuka Jelang Piala AFF 2026

Masuknya nama Adam Alis ke dalam daftar 50 pemain sementara menunjukkan bahwa kualitasnya masih mendapat perhatian dari tim pelatih Timnas Indonesia.

Meski dirinya menilai hanya menjadi opsi cadangan, peluang untuk kembali mengenakan seragam Merah Putih masih terbuka hingga daftar skuad resmi diumumkan.

Dalam dunia sepak bola, situasi dapat berubah sewaktu-waktu. Cedera pemain, kebutuhan strategi, hingga performa selama membela klub dapat memengaruhi keputusan akhir pelatih.

Karena itu, fokus Adam Alis bersama Persib Bandung bisa menjadi modal penting untuk menjaga peluang tersebut tetap hidup.

Pada akhirnya, sikap profesional, rendah hati, dan tetap mendukung Timnas Indonesia menjadi pesan yang disampaikan Adam Alis. Apa pun keputusan tim pelatih nanti, ia menegaskan bahwa target utama adalah melihat Skuad Garuda mampu meraih prestasi terbaik di Piala AFF 2026

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE