Ajax Amsterdam bersiap menghadapi laga penting saat bertandang ke markas NAC Breda pada pekan ke-31 Eredivisie 2025/2026. Sorotan media Belanda tertuju pada kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang diprediksi kembali dipercaya sebagai penjaga gawang utama untuk memimpin skuad Ajax dalam upaya mengamankan tiga poin. Pertandingan ini tidak hanya krusial bagi Ajax dalam perebutan tiket Liga Champions, tetapi juga menjadi ujian bagi konsistensi performa mereka di fase akhir musim.
Latar Belakang: Duel Penting di Akhir Musim Eredivisie
Pertandingan antara NAC Breda dan Ajax Amsterdam akan digelar di Rat Verlegh Stadion pada Minggu (26/4/2026) dini hari WIB. Laga ini memiliki kepentingan berbeda bagi kedua tim. Ajax tengah berjuang menjaga peluang finis di posisi kedua klasemen, sementara NAC Breda masih terancam degradasi dan membutuhkan poin untuk bertahan di Eredivisie.
Ajax saat ini berada di posisi kelima dengan koleksi 51 poin. Mereka tertinggal empat angka dari Feyenoord di posisi kedua, namun peluang untuk mengejar masih terbuka dengan empat laga tersisa. Konsistensi menjadi kunci bagi tim asal Amsterdam tersebut untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Di sisi lain, NAC Breda berada di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan 25 poin. Situasi ini membuat mereka berada di zona berbahaya dan berpotensi turun kasta jika gagal meraih hasil positif dalam sisa pertandingan musim ini.
Selain faktor klasemen, laga ini juga menjadi sorotan karena masih hangatnya isu terkait regulasi pemain non-Uni Eropa di kompetisi Belanda, yang sempat menyeret beberapa nama, termasuk pemain naturalisasi.
Analisis Ajax: Maarten Paes dan Strategi Menuju Liga Champions
Media Belanda menyoroti kemungkinan Maarten Paes kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Ajax Amsterdam. Kiper Timnas Indonesia tersebut diprediksi tetap dipercaya oleh pelatih Oscar Garcia dalam laga tandang penting ini.
Ajax sendiri tengah berada dalam performa yang naik-turun. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Kondisi ini membuat tekanan untuk meraih kemenangan semakin besar, terutama dalam persaingan menuju zona Liga Champions.
Kemenangan 3-0 atas Heracles menjadi modal penting bagi Ajax sebelum menghadapi NAC Breda. Hasil tersebut menunjukkan bahwa lini serang mereka masih cukup tajam, meski konsistensi permainan belum sepenuhnya stabil.
Menurut laporan media Belanda, Ajax menargetkan kemenangan di empat laga tersisa musim ini. Namun, mereka juga bergantung pada hasil tim lain di papan atas klasemen untuk bisa naik ke posisi runner-up.
Di lini belakang, Maarten Paes diperkirakan akan kembali berkolaborasi dengan duet bek Josip Sutalo dan Youri Baas. Kehadirannya di bawah mistar dianggap mampu memberikan stabilitas bagi lini pertahanan yang sempat mengalami fluktuasi performa.
Sementara itu, lini tengah akan diisi oleh pemain seperti Ko Itakura, Jorthy Mokio, dan Oscar Gloukh yang diharapkan mampu menjaga keseimbangan permainan. Di sektor depan, Ajax tetap mengandalkan kombinasi Steven Berghuis, Wout Weghorst, dan Mika Godts sebagai ujung tombak serangan.
Kondisi NAC Breda: Tertekan di Zona Degradasi
Berbeda dengan Ajax, NAC Breda justru berada dalam situasi yang jauh lebih sulit. Klub berjuluk Parel van het Zuiden itu belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir.
Dalam periode tersebut, mereka hanya mampu mencatat tiga hasil imbang dan tiga kekalahan. Salah satu kekalahan paling mencolok adalah saat mereka dibantai 0-6 oleh Go Ahead Eagles, hasil yang turut memicu berbagai kontroversi di sepak bola Belanda terkait regulasi pemain.
Kondisi tersebut membuat NAC Breda berada dalam tekanan besar menjelang laga melawan Ajax. Dengan hanya empat pertandingan tersisa, mereka harus segera mengumpulkan poin jika ingin bertahan di Eredivisie musim depan.
Jadwal berat juga menanti NAC Breda setelah menghadapi Ajax, termasuk laga melawan Utrecht, Heerenveen, dan AZ Alkmaar. Tantangan ini membuat setiap pertandingan menjadi final bagi mereka.
Sorotan Media Belanda dan Dinamika Kompetisi
Media Belanda turut menyoroti dinamika yang terjadi dalam skuad Ajax, terutama terkait komposisi pemain dan regulasi yang sempat menjadi perdebatan. Isu mengenai pemain non-Uni Eropa sempat mencuat setelah beberapa pemain naturalisasi menghadapi kendala administrasi.
Meski demikian, Ajax dikabarkan telah menyelesaikan seluruh persyaratan administratif untuk Maarten Paes, sehingga ia tetap dapat tampil tanpa hambatan. Hal ini membuat posisinya di tim utama tetap aman.
Selain itu, Ajax juga masih memiliki sejumlah pemain kunci yang mampu menjadi pembeda, seperti Mika Godts yang tampil impresif dengan kontribusi gol dan assist sepanjang musim ini. Kehadiran pemain-pemain berpengalaman menjadi faktor penting dalam misi mereka mengejar posisi lebih tinggi di klasemen.
Kesimpulan
Laga antara NAC Breda dan Ajax Amsterdam menjadi salah satu pertandingan penting di akhir musim Eredivisie 2025/2026. Bagi Ajax, kemenangan sangat krusial dalam upaya mereka mengejar tiket Liga Champions, sementara NAC Breda berjuang untuk keluar dari ancaman degradasi.
Sorotan media Belanda terhadap Maarten Paes menambah daya tarik pertandingan ini. Diprediksi kembali menjadi penjaga gawang utama, kiper Timnas Indonesia tersebut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas lini belakang Ajax.
Dengan tekanan tinggi di kedua kubu, pertandingan ini dipastikan berlangsung sengit dan penuh determinasi. Hasil akhir nantinya tidak hanya berpengaruh pada posisi klasemen, tetapi juga pada perjalanan musim kedua tim di Eredivisie.
BACA JUGA :












