Bali United kembali menunjukkan keseriusannya dalam menyambut musim baru Liga 1 2026/2027. Setelah lebih dulu mendatangkan Jort van der Sande dan Remco Balk, klub berjuluk Serdadu Tridatu kini resmi memperkenalkan gelandang asal Brasil, Queven da Silva Inacio, sebagai rekrutan terbaru pada Selasa (14/7/2026).
Kehadiran Queven menjadi tambahan penting di lini tengah Bali United yang tengah membangun skuad kompetitif untuk kembali bersaing di papan atas. Menariknya, perekrutan pemain berusia 27 tahun tersebut membuat Bali United kini telah memiliki 10 pemain asing. Artinya, hanya tersisa satu slot pemain asing yang masih dirahasiakan oleh manajemen.
Lantas, seperti apa kualitas Queven Inacio dan bagaimana peluangnya membawa Bali United kembali berjaya musim depan?
Queven Inacio Resmi Bergabung dengan Bali United
Gelandang asal Sao Paulo, Brasil, itu datang dengan bekal pengalaman bermain di beberapa negara. Musim lalu, Queven memperkuat Chonburi FC dan tampil cukup impresif.
Selama membela klub asal Thailand tersebut, ia mencatatkan:
- 23 penampilan di semua kompetisi.
- 5 gol.
- 5 assist.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Queven bukan hanya berperan sebagai pengatur permainan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi langsung dalam mencetak gol maupun menciptakan peluang.
Sebelum diumumkan secara resmi, Queven bahkan telah mengikuti sesi latihan bersama skuad Bali United sejak Senin (13/7/2026) di Bali United Training Center.
Hal itu diharapkan dapat mempercepat proses adaptasinya bersama rekan-rekan setim menjelang bergulirnya kompetisi.
Bali United Tinggal Menyisakan Satu Slot Pemain Asing
Dengan bergabungnya Queven Inacio, Bali United kini telah memiliki 10 pemain asing dalam skuad.
Meski demikian, manajemen masih menyimpan satu kejutan lagi karena masih tersedia satu slot pemain asing yang belum diumumkan kepada publik.
Situasi ini membuat para pendukung Serdadu Tridatu mulai berspekulasi mengenai sosok pemain terakhir yang akan melengkapi komposisi tim.
Apakah Bali United akan kembali mendatangkan pemain dari Eropa, Amerika Selatan, atau justru Asia? Hingga saat ini, manajemen masih memilih menutup rapat informasi tersebut.
Kondisi tersebut tentu semakin membuat bursa transfer Bali United menjadi salah satu yang paling menarik untuk diikuti.
Dipilih karena Sesuai Kebutuhan Tim
CEO Bali United, Yabes Tanuri, menjelaskan bahwa perekrutan Queven bukan dilakukan secara kebetulan.
Menurutnya, pemain asal Brasil tersebut dipilih karena memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan tim, terutama untuk memperkuat sektor lini tengah.
“Kami dari manajemen dan tim kepelatihan terus menyiapkan komposisi terbaik kami jelang musim kompetisi yang baru, salah satunya adalah mendatangkan gelandang baru untuk Bali United,” ujar Yabes Tanuri.
Ia juga optimistis Queven mampu memberikan kontribusi positif setelah beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
“Kami melihat Queven memiliki kualitas di lini tengah dan harapannya bisa segera beradaptasi hingga memberikan prestasi terbaiknya untuk tim ini,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Bali United tidak sekadar menambah pemain asing, tetapi benar-benar mencari sosok yang mampu meningkatkan kualitas permainan tim.
Perjalanan Karier Queven Inacio
Queven Inacio bukanlah nama baru dalam dunia sepak bola profesional.
Ia memulai kariernya dari akademi Mirassol U-20 di Brasil pada 2016 sebelum akhirnya promosi ke tim utama.
Sepanjang kariernya, Queven telah memperkuat sejumlah klub di Brasil, antara lain:
- AD Guarulhos.
- Tres Coracoes.
- Monte Azul.
- Maringa.
- Marcilio Dias.
- Portuguesa.
Setelah itu, ia mulai mencoba tantangan di luar negeri.
Queven sempat bermain bersama FC Shkupi di Makedonia Utara sebelum melanjutkan karier ke Kosovo bersama FC Ballkani.
Pengalaman bermain di berbagai kompetisi Eropa kemudian berlanjut ke Thailand saat membela Chonburi FC.
Modal pengalaman lintas negara tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Bali United yakin Queven dapat beradaptasi dengan cepat di Liga 1 Indonesia.
Harapan Besar untuk Lini Tengah Serdadu Tridatu
Kehadiran Queven Inacio diharapkan mampu memberikan keseimbangan baru di lini tengah Bali United.
Sebagai gelandang modern, ia dikenal memiliki beberapa keunggulan seperti:
- Mampu mengatur tempo permainan.
- Aktif membantu serangan.
- Memiliki kemampuan mencetak gol dari lini kedua.
- Kuat dalam duel perebutan bola.
- Berpengalaman bermain di berbagai kompetisi internasional.
Karakter tersebut membuat Queven diprediksi akan menjadi salah satu pemain kunci dalam skema permainan Bali United musim ini.
Jika mampu mempertahankan performa seperti saat bermain bersama Chonburi FC, kontribusinya bisa menjadi pembeda dalam persaingan Liga 1.
Bali United Siap Jalani Tradisi Sebelum Kompetisi Dimulai
Selain fokus membangun kekuatan tim, Bali United juga tetap mempertahankan tradisi yang telah dilakukan setiap musim.
Pada Rabu (15/7/2026), seluruh pemain, pelatih, dan ofisial dijadwalkan melakukan persembahyangan bersama di Pura Besakih.
Tradisi tersebut telah menjadi bagian dari budaya Bali United sebelum mengarungi kompetisi baru.
Kini, Queven Inacio juga akan mengikuti ritual tersebut sebagai bagian dari keluarga besar Serdadu Tridatu.
Momentum tersebut diharapkan mampu mempererat kebersamaan tim sekaligus menjadi awal yang baik sebelum menghadapi tantangan panjang sepanjang musim.
Penutup
Kedatangan Queven Inacio menjadi bukti bahwa Bali United serius membangun skuad yang lebih kompetitif untuk Liga 1 2026/2027. Berbekal pengalaman bermain di Brasil, Makedonia Utara, Kosovo, dan Thailand, gelandang berusia 27 tahun itu diharapkan mampu memberikan warna baru di lini tengah Serdadu Tridatu.
Meski demikian, aktivitas transfer Bali United tampaknya belum selesai. Dengan masih tersisanya satu slot pemain asing, publik kini menantikan kejutan berikutnya dari manajemen.
Apabila rekrutan terakhir memiliki kualitas yang tak kalah mentereng, bukan tidak mungkin Bali United kembali menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara Liga 1 musim ini.
ALSO READ :












