Persib Bandung berada di atas angin menjelang pertandingan terakhir Dewata Challenge Series 2026. Maung Bandung akan menghadapi tuan rumah Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (18/8/2026).
Laga ini menjadi kesempatan bagi Persib untuk mengunci gelar juara turnamen pramusim. Modal mereka juga cukup meyakinkan setelah menghantam Sabah FC dengan skor 3-0 pada pertandingan sebelumnya.
Kemenangan tersebut membuat Persib mengoleksi tiga poin dan menempati puncak klasemen sementara. Sementara itu, Bali United masih berada di posisi ketiga tanpa poin setelah kalah 1-2 dari Sabah FC.
Situasi tersebut membuat Persib memiliki keuntungan besar. Hasil imbang sudah cukup untuk menjaga posisi mereka di puncak. Bahkan, kekalahan pun belum tentu menggagalkan peluang Maung Bandung menjadi juara, selama mereka tidak tumbang dengan selisih empat gol atau lebih.
Selain posisi klasemen yang menguntungkan, Persib juga mendapat tambahan tenaga. Sejumlah pemain yang sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia telah kembali bergabung dan mengikuti latihan bersama tim.
Dengan kondisi tersebut, Bali United tentu harus bekerja ekstra keras. Terlebih, Persib memiliki sejumlah pemain yang mampu memberikan ancaman serius di lini pertahanan.
Mariano Peralta Siap Kembali Merepotkan Lawan
Nama pertama yang patut mendapatkan perhatian adalah Mariano Peralta. Pemain asal Argentina tersebut tampil cukup menonjol ketika Persib menghadapi Sabah FC.
Peralta menunjukkan agresivitas tinggi dari sisi sayap. Kecepatan menjadi salah satu senjata utamanya untuk melewati pemain bertahan lawan. Ia juga cukup aktif mencari ruang sebelum melakukan penetrasi menuju kotak penalti.
Pergerakan seperti itu bisa menjadi masalah bagi Bali United. Jika mendapatkan ruang yang cukup, Peralta mampu mengubah situasi sederhana menjadi peluang berbahaya.
Pada pertandingan melawan Sabah FC, pemain berusia 28 tahun tersebut bahkan berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Peralta mencetak gol melalui eksekusi penalti yang sekaligus menjadi gol pertamanya sejak bergabung dengan Persib.
Catatan tersebut tentu bisa meningkatkan kepercayaan dirinya.
Beberapa alasan mengapa Peralta layak diwaspadai Bali United adalah:
- Memiliki kecepatan di sisi sayap.
- Aktif melakukan penetrasi ke kotak penalti.
- Berani melakukan duel satu lawan satu.
- Mampu menciptakan peluang dari sisi lapangan.
- Sudah mencetak gol di Dewata Challenge Series 2026.
Jika kembali mendapatkan kesempatan bermain, Peralta bisa menjadi salah satu pemain yang menentukan arah pertandingan.
Balsa Sekulic Punya Naluri Gol Tinggi
Persib juga memiliki Balsa Sekulic sebagai senjata di lini depan. Striker asal Montenegro tersebut memiliki karakter berbeda dibanding Peralta.
Sekulic merupakan penyerang yang mengandalkan kekuatan fisik, insting mencetak gol, serta kemampuannya dalam duel udara. Karakter tersebut membuatnya bisa menjadi target utama ketika Persib membangun serangan dari sisi sayap.
Bukan hanya kuat di dalam kotak penalti, Sekulic juga mempunyai kemampuan melepaskan tembakan keras dari luar area pertahanan lawan.
Kualitas tersebut sudah pernah terlihat ketika Persib menghadapi Tampines Rovers di Piala Presiden 2026. Kemampuan menembak dari jarak jauh membuat bek lawan tidak bisa terlalu fokus menjaga area kotak penalti.
Sekulic sendiri merupakan salah satu rekrutan anyar Persib untuk musim ini. Ia didatangkan setelah Andrew Jung memilih meninggalkan Maung Bandung usai membantu klub tersebut meraih gelar juara BRI Super League.
Kehadiran Sekulic diharapkan mampu menjaga ketajaman lini depan Persib.
Jika Bali United terlalu fokus mengantisipasi pemain sayap, Sekulic bisa mendapatkan ruang di tengah. Sebaliknya, jika lini belakang terlalu rapat menjaga sang striker, pemain lain dapat memanfaatkan ruang yang terbuka.
Inilah yang membuat pergerakan Sekulic patut diperhatikan sepanjang pertandingan.
Beckham Putra Bisa Jadi Pembeda
Satu nama lainnya adalah Beckham Putra Nugraha. Pemain berusia 24 tahun tersebut baru kembali ke Persib setelah menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia.
Menariknya, Beckham tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan kontribusi. Ia masuk sebagai pemain pengganti ketika Persib menghadapi Sabah FC dan langsung mencetak gol ketiga Maung Bandung.
Beroperasi dari sisi kanan, Beckham melepaskan tembakan mendatar yang sulit dijangkau penjaga gawang Sabah FC.
Gol tersebut menjadi bukti bahwa Beckham tetap mampu memberikan dampak meski baru bergabung kembali dengan tim.
Keberadaan Beckham juga memberikan opsi tambahan bagi pelatih Igor Tolic. Pemain bernomor punggung 7 itu bisa menjadi solusi ketika Persib membutuhkan pemain dengan kemampuan eksplosif di sektor sayap.
Bali United tentunya tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang kepada Beckham. Dengan kemampuan membawa bola dan mencari celah di pertahanan lawan, ia berpotensi menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Persib Lebih Diuntungkan Jelang Duel Penentu
Dari sisi klasemen, Persib Bandung memang berada dalam situasi yang lebih nyaman. Tiga poin membuat mereka memimpin turnamen, sedangkan Bali United harus mengejar hasil maksimal setelah sebelumnya kalah dari Sabah FC.
Namun, kondisi tersebut bukan berarti Maung Bandung bisa bermain santai.
Bali United bermain di kandang sendiri. Dukungan suporter di Stadion Kapten I Wayan Dipta juga dapat memberikan energi tambahan bagi tim asuhan Johnny Jansen.
Karena itu, Persib tetap harus menjaga konsentrasi sejak menit pertama.
Kunci pertandingan kemungkinan berada pada beberapa aspek berikut:
- Persib harus mampu mengontrol tempo permainan.
- Bali United perlu mematikan pergerakan pemain sayap Persib.
- Duel di lini tengah bisa menjadi penentu penguasaan bola.
- Efektivitas penyelesaian akhir akan sangat penting.
- Persib tidak boleh kehilangan fokus meski hanya membutuhkan hasil imbang.
Siapa yang Akan Jadi Pembeda?
Pertandingan Persib Bandung vs Bali United bukan sekadar laga penutup Dewata Challenge Series 2026. Duel ini juga menjadi ujian bagi kesiapan kedua tim menjelang kompetisi musim baru.
Persib memiliki keuntungan dari hasil pertandingan sebelumnya. Kembalinya sejumlah pemain dari Timnas Indonesia juga membuat pilihan Igor Tolic semakin beragam.
Mariano Peralta sudah menunjukkan ketajamannya. Balsa Sekulic memiliki karakter sebagai striker yang kuat dan berbahaya. Sementara Beckham Putra membuktikan bahwa dirinya bisa langsung memberikan dampak setelah kembali dari Timnas Indonesia.
Ketiga pemain tersebut memiliki gaya bermain berbeda. Namun, semuanya mempunyai satu kesamaan: mereka bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Bali United.
Kini menarik untuk melihat apakah Persib mampu mempertahankan posisi puncak dan mengangkat trofi Dewata Challenge Series 2026. Atau justru Bali United yang tampil mengejutkan di hadapan pendukung sendiri? Jawabannya akan tersaji dalam duel panas di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
BACA JUGA :












