1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Balsa Sekulic Bikin PSM Terpuruk Ini Pengakuan Darije Kalezic Usai Kalah dari Persib

PSM Makassar sempat membuat kejutan pada awal laga perdana BRI Super League 2026/2027. Bermain di kandang Persib Bandung, Juku Eja bahkan mampu unggul lebih dulu dan membawa kepercayaan diri tinggi hingga turun minum.

Namun, situasi berubah drastis setelah jeda. Persib bangkit dan mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan. Salah satu sosok yang mendapat perhatian khusus dari pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, adalah Balsa Sekulic.

Persib akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (6/9/2026). Bagi PSM, hasil tersebut menjadi awal yang berat dalam perjalanan musim baru.

PSM Sempat Tampil Meyakinkan di Babak Pertama

PSM mengawali pertandingan dengan cara yang cukup mengejutkan. Baru memasuki menit keenam, Kodai Tanaka berhasil membawa Juku Eja unggul 1-0.

Gol tersebut lahir dari kerja sama yang melibatkan Navarone Kai Foor. Umpan pendeknya mampu dimanfaatkan Tanaka untuk menaklukkan pertahanan Persib.

Keunggulan cepat membuat PSM semakin percaya diri. Tim asuhan Darije Kalezic mampu bermain agresif sekaligus menyulitkan Persib dalam membangun serangan.

Kalezic menilai penampilan timnya pada babak pertama sudah sesuai dengan harapan. Selain mampu mencetak gol, PSM juga cukup solid dalam menjaga pertahanan.

Hilman Syah bahkan hanya mencatatkan satu penyelamatan pada babak pertama. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Persib belum banyak menciptakan ancaman berarti ke gawang PSM sebelum turun minum.

Skor 1-0 untuk PSM pun bertahan hingga jeda.

Balsa Sekulic Mengubah Jalannya Pertandingan

Perubahan besar terjadi ketika Persib memasuki babak kedua. Pelatih Igor Tolic memasukkan Balsa Sekulic untuk menggantikan Beckham Putra Nugraha.

Pergantian tersebut langsung memberikan dampak terhadap permainan Maung Bandung.

Persib menjadi lebih agresif dalam menyerang. Tekanan yang diberikan kepada PSM juga meningkat sehingga Juku Eja kesulitan mempertahankan performa seperti pada babak pertama.

Kalezic secara khusus menyoroti masuknya Balsa Sekulic sebagai salah satu faktor yang memberikan perbedaan dalam permainan Persib.

Menurutnya, penyerang tersebut memberikan kualitas tambahan di lini depan Persib. PSM juga dinilai tidak mampu keluar dari ruang ganti dengan ketajaman yang sama seperti sebelum turun minum.

Situasi itu akhirnya dimanfaatkan Persib.

Persib Balikkan Keadaan dalam Waktu Singkat

Babak kedua baru berjalan tiga menit ketika Persib berhasil menyamakan kedudukan.

Patricio Matricardi mencetak gol setelah memanfaatkan sepak pojok yang dikirim Thom Haye. Skor berubah menjadi 1-1 dan momentum pertandingan mulai berpihak kepada tuan rumah.

PSM belum sempat kembali menemukan ritme permainan, Persib kembali memberikan tekanan.

Balsa Sekulic kemudian mencetak gol yang membawa Maung Bandung berbalik unggul 2-1. Pergantian pemain yang dilakukan Persib pun terbukti memberikan kontribusi penting dalam kebangkitan tim.

Kalezic mengakui PSM harus membayar mahal karena kehilangan konsentrasi pada awal babak kedua.

Ia menilai dua gol Persib dalam waktu sekitar lima menit menjadi pukulan yang sulit untuk diatasi Juku Eja.

Momen penting dalam pertandingan

  • PSM membuka keunggulan lewat Kodai Tanaka pada menit ke-6.
  • Persib menyamakan kedudukan melalui Patricio Matricardi.
  • Balsa Sekulic membawa Persib berbalik unggul 2-1.
  • PSM gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan skor.
  • Uilliam Barros mencetak gol ketiga Persib pada menit ke-82.
  • Persib akhirnya menang 3-1 atas PSM.

Gol Ketiga Memastikan Kemenangan Persib

Setelah tertinggal 1-2, PSM berusaha mencari gol penyeimbang. Juku Eja masih mencoba memberikan tekanan dan menciptakan peluang.

Namun, upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol kedua.

Persib justru semakin nyaman menjalankan permainan ketika pertandingan memasuki fase akhir. Pada menit ke-82, Uilliam Barros berhasil mencetak gol ketiga bagi Maung Bandung.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-1 sekaligus semakin menyulitkan PSM untuk mengejar ketertinggalan.

Hingga pertandingan berakhir, Persib mampu mempertahankan keunggulan dan mengamankan tiga poin pada pekan pembuka BRI Super League 2026/2027.

Kalezic Akui Persib Memberikan Ujian Berat

Sebelum pertandingan, Darije Kalezic sudah menyadari bahwa menghadapi Persib bukan tugas mudah.

Maung Bandung datang sebagai juara BRI Super League tiga musim secara beruntun. Karena itu, pertandingan di Bandung menjadi tolok ukur penting bagi PSM yang baru memulai kompetisi.

Kalezic juga menyebut persiapan timnya telah berlangsung selama tujuh minggu pada masa pramusim. Ia berharap proses tersebut dapat menjadi modal untuk menghadapi pertandingan berat di awal musim.

Namun, hasil akhir menunjukkan bahwa PSM masih harus melakukan pembenahan.

Kekalahan 1-3 dari Persib menjadi evaluasi penting, terutama terkait kemampuan tim menjaga intensitas permainan setelah turun minum.

Kalezic Tetap Apresiasi Persib dan Igor Tolic

Meski kecewa dengan hasil pertandingan, Kalezic tetap memberikan apresiasi kepada Persib dan pelatih Igor Tolic.

Ia mengucapkan selamat atas kemenangan yang diraih Persib serta mendoakan perjalanan Maung Bandung di musim yang padat dengan banyak kompetisi.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa Kalezic mengakui Persib mampu melakukan perubahan yang efektif sepanjang pertandingan.

Bagi PSM, kekalahan ini tentu bukan awal yang diharapkan. Namun, kompetisi masih panjang dan Juku Eja memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa pada pertandingan berikutnya.

Pertandingan melawan Persib memberikan satu pelajaran penting bagi PSM: keunggulan pada babak pertama belum cukup jika konsentrasi dan intensitas permainan menurun setelah jeda.

Sementara bagi Persib, kemenangan 3-1 menjadi awal positif untuk menjalani BRI Super League 2026/2027. Kebangkitan pada babak kedua, ditambah kontribusi Balsa Sekulic, menjadi salah satu cerita utama dari kemenangan Maung Bandung atas Juku Eja.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE