1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Bernardo Tavares Hormati Persib, Tapi Persebaya Ogah Minder Jelang Final

Persebaya Surabaya datang ke final Piala Presiden 2026 tanpa rasa gentar. Meski akan menghadapi Persib Bandung yang berstatus juara liga dalam tiga musim terakhir, pelatih Bernardo Tavares memastikan Green Force tetap percaya diri dan siap memberikan perlawanan terbaik. Baginya, status favorit hanya berlaku di atas kertas, sementara hasil pertandingan akan ditentukan oleh perjuangan di lapangan.

Laga final ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik sepanjang turnamen. Kedua tim tampil konsisten sejak fase grup dan berhasil melewati lawan-lawan berat untuk mengamankan tiket menuju partai puncak. Tak heran jika duel Persebaya melawan Persib sudah dinantikan oleh para pecinta sepak bola Indonesia.

Persebaya Melaju ke Final dengan Penuh Keyakinan

Persebaya Surabaya memastikan tempat di final setelah menyingkirkan rival sesama Jawa Timur, Arema FC, dengan skor tipis 1-0 pada babak semifinal. Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa Green Force mampu tampil disiplin sekaligus efektif ketika menghadapi laga-laga penting.

Di sisi lain, Persib Bandung juga menunjukkan kualitasnya dengan mengalahkan Persija Jakarta 2-1. Hasil tersebut mengantar Maung Bandung kembali tampil di laga penentuan sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu tim paling konsisten di Indonesia.

Final Piala Presiden 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis (6/8/2026). Atmosfer pertandingan dipastikan akan berlangsung panas karena kedua tim sama-sama memiliki basis suporter yang besar dan fanatik.

Bernardo Tavares Hormati Persib, Tetapi Tidak Takut

Bernardo Tavares tidak menampik kualitas yang dimiliki Persib Bandung. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, lawannya memiliki kedalaman skuad yang luar biasa sehingga layak disebut sebagai favorit dalam pertandingan final.

Ia bahkan menilai Persib memiliki banyak pemain berkualitas di setiap posisi. Hal itu membuat Maung Bandung mampu menjaga performa meski melakukan rotasi pemain.

Tavares mengatakan:

“Persib adalah juara Super League dalam tiga musim terakhir dan memiliki kedalaman skuad yang sangat baik. Jika melihat komposisi pemain mereka, seolah-olah mereka bisa membentuk tiga tim yang sama kuat.”

Meski demikian, pelatih berusia 46 tahun itu menegaskan bahwa sepak bola tidak ditentukan oleh status favorit.

Menurutnya, pertandingan tetap dimainkan oleh sebelas pemain melawan sebelas pemain lainnya. Karena itu, Persebaya akan fokus memberikan performa terbaik sepanjang 90 menit pertandingan.

Ia menambahkan:

“Di atas kertas mungkin Persib adalah favorit. Namun pertandingan dimainkan oleh sebelas lawan sebelas pemain. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik.”

Persib Datang dengan Status Favorit

Tidak bisa dimungkiri, Persib Bandung memang memiliki modal yang sangat kuat menjelang final. Selain menjadi juara kompetisi domestik dalam tiga musim terakhir, tim asuhan Maung Bandung juga tampil stabil sepanjang turnamen pramusim ini.

Beberapa faktor yang membuat Persib dijagokan antara lain:

  • Juara liga dalam tiga musim berturut-turut.
  • Kedalaman skuad yang merata di semua lini.
  • Memiliki banyak pemain berpengalaman.
  • Konsisten sejak fase grup hingga semifinal.
  • Mental juara yang sudah terbentuk dalam beberapa musim terakhir.

Meski demikian, status unggulan bukan jaminan meraih kemenangan. Dalam laga final, tekanan justru sering menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang lebih diunggulkan.

Persebaya Ingin Akhiri Penantian Gelar

Final kali ini memiliki arti khusus bagi Persebaya Surabaya. Green Force bertekad mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar Piala Presiden.

Terakhir kali Persebaya berhasil mencapai final turnamen ini adalah pada edisi 2019. Kini, kesempatan kembali datang dan menjadi momentum penting bagi klub untuk membawa pulang trofi pramusim bergengsi tersebut.

Motivasi tinggi juga terlihat dari seluruh pemain yang tampil penuh semangat sepanjang kompetisi. Keberhasilan menembus final menjadi bukti bahwa proyek yang dibangun Bernardo Tavares mulai menunjukkan hasil positif.

Jika mampu mengalahkan Persib Bandung, Persebaya bukan hanya meraih trofi, tetapi juga mendapatkan suntikan kepercayaan diri sebelum memasuki musim kompetisi resmi.

Fokus Pemulihan Jadi Prioritas Utama

Menjelang laga final, Bernardo Tavares mengakui waktu persiapan yang dimiliki tim sangat terbatas. Jadwal padat selama turnamen membuat kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama.

Oleh karena itu, staf pelatih memprioritaskan proses recovery agar seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat menghadapi Persib.

Beberapa fokus persiapan Persebaya meliputi:

  • Memulihkan kebugaran pemain setelah semifinal.
  • Menjaga kondisi fisik agar tetap optimal.
  • Mengurangi risiko cedera menjelang pertandingan.
  • Mematangkan strategi menghadapi kekuatan Persib.
  • Meningkatkan kesiapan mental seluruh skuad.

Tavares menegaskan bahwa meski Piala Presiden hanya berstatus turnamen pramusim, timnya tetap memiliki target untuk tampil maksimal.

Ia mengatakan:

“Ini memang turnamen pramusim, tetapi kami tetap ingin tampil maksimal.”

Pelatih asal Portugal itu kembali menekankan pentingnya proses pemulihan pemain sebagai bagian dari persiapan menuju laga puncak.

“Sekarang fokus kami adalah memulihkan kondisi pemain agar bisa menghadapi final dalam keadaan sebaik mungkin.”

Final Diprediksi Berjalan Ketat

Pertemuan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung diperkirakan berlangsung sengit sejak menit pertama. Kedua tim sama-sama memiliki kualitas pemain, organisasi permainan yang baik, serta motivasi besar untuk menutup turnamen dengan gelar juara.

Persib memang lebih diunggulkan berkat pengalaman dan kedalaman skuad. Namun, Persebaya datang dengan semangat tinggi, kepercayaan diri, dan tekad untuk membuktikan bahwa mereka mampu mengalahkan tim terbaik sekalipun.

Jika Green Force mampu menjaga disiplin permainan serta memanfaatkan setiap peluang yang tercipta, peluang menciptakan kejutan tetap terbuka lebar. Itulah yang membuat final Piala Presiden 2026 layak dinantikan, karena status favorit tidak selalu menentukan siapa yang akhirnya mengangkat trofi juara.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE