Persebaya Surabaya akhirnya kembali menunjukkan performa meyakinkan di hadapan pendukungnya sendiri. Kemenangan 3-1 atas Madura United dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 menjadi hasil penting bagi Green Force sekaligus memperlihatkan karakter permainan yang ingin dibangun pelatih Bernardo Tavares.
Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (26/10/2026), Persebaya tampil agresif dan berusaha terus menekan lawan. Hasil positif ini bukan hanya memberikan tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi modal untuk menjaga kepercayaan diri tim dalam menghadapi pertandingan berikutnya.
Bernardo Tavares pun mengapresiasi sikap dan kerja keras para pemainnya. Ia menilai Persebaya sudah memperlihatkan intensitas, keberanian menyerang, serta kemampuan mencari ruang yang sesuai dengan pendekatan permainan yang diinginkannya.
Meski demikian, pelatih asal Portugal tersebut tetap melihat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki, terutama ketepatan penyelesaian akhir dan antisipasi terhadap serangan lawan.
Bernardo Tavares Puas dengan Karakter Permainan Persebaya
Kemenangan atas Madura United memberikan gambaran mengenai identitas permainan yang ingin dibangun Bernardo Tavares di Persebaya. Ia menginginkan tim yang tidak sekadar menunggu lawan melakukan kesalahan, tetapi berani mengambil inisiatif dan aktif menciptakan peluang.
Menurut Tavares, para pemain mampu menunjukkan sikap positif sepanjang pertandingan. Intensitas permainan dan pergerakan tanpa bola menjadi bagian penting dari pendekatan yang diterapkannya.
“Saya sangat menyukai sikap dan karakter yang ditunjukkan para pemain malam ini,” ujar Tavares dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Ia juga menegaskan bahwa permainan agresif dan kemampuan membuka ruang harus menjadi ciri khas Green Force.
Bagi Persebaya, pendekatan tersebut penting untuk menjaga tekanan terhadap lawan sekaligus menciptakan lebih banyak kesempatan mencetak gol. Pergerakan antarpemain yang dinamis dapat membantu membuka ruang di area pertahanan lawan.
Namun, agresivitas juga perlu diimbangi dengan pengambilan keputusan yang tepat. Ketika terlalu fokus menyerang, tim harus tetap menjaga keseimbangan agar tidak mudah terkena serangan balik.
Persebaya Menang 3-1, Derbi Suramadu Berjalan Ketat
Pertandingan Persebaya kontra Madura United berlangsung kompetitif. Tuan rumah lebih dahulu membuka keunggulan melalui Miguel Pereira, tetapi Madura United mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Gali Freitas.
Gol tersebut membuat persaingan kembali terbuka. Persebaya harus terus mencari cara untuk membongkar pertahanan lawan demi mengamankan kemenangan di hadapan Bonek dan Bonita.
Memasuki fase akhir pertandingan, Green Force akhirnya mampu memastikan keunggulan. Yuran Fernandes sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti sebelum Yann Mabella menambah gol melalui aksi individunya.
Dua gol pada penghujung laga tersebut memastikan Persebaya menang 3-1 dan mengamankan tiga poin di Stadion Gelora Bung Tomo.
Hasil ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad Bajul Ijo. Selain meraih kemenangan, mereka juga memperlihatkan kemampuan untuk terus mencari peluang meskipun pertandingan berjalan ketat.
Bagi Bernardo Tavares, produktivitas menciptakan kesempatan menjadi salah satu aspek yang patut diapresiasi dari penampilan timnya.
Produktivitas Peluang Jadi Modal Penting Green Force
Tavares menilai Persebaya sudah menunjukkan kemampuan membangun serangan dan menghasilkan banyak peluang. Walaupun tidak semua tembakan mengarah tepat ke sasaran, ia melihat proses penciptaan peluang sebagai fondasi penting untuk meraih hasil positif.
“Hari ini kami mencetak tiga gol dan memiliki banyak peluang. Terkadang akurasi tembakan tidak begitu bagus, tetapi ketika tim mampu menciptakan peluang, kami semakin dekat untuk memenangkan pertandingan,” jelasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pelatih Persebaya tidak hanya berfokus pada hasil akhir. Kualitas proses permainan juga menjadi perhatian dalam mengevaluasi perkembangan tim.
Ada beberapa aspek yang bisa menjadi perhatian Persebaya setelah kemenangan atas Madura United:
- Penyelesaian akhir: Meningkatkan akurasi tembakan agar peluang yang tercipta bisa dikonversi menjadi gol secara lebih konsisten.
- Pergerakan tanpa bola: Mempertahankan intensitas untuk membuka ruang dan menyulitkan pertahanan lawan.
- Keseimbangan pertahanan: Memperbaiki antisipasi terhadap serangan balik ketika tim sedang menekan.
- Pengelolaan stamina: Menjaga kondisi pemain agar intensitas permainan tetap terpelihara hingga akhir pertandingan.
Tavares juga mengungkapkan bahwa timnya sudah memperkirakan Madura United akan memasukkan pemain-pemain bertubuh tinggi ke lini depan. Karena itu, Persebaya berusaha menyiapkan antisipasi terhadap perubahan pendekatan lawan.
Pergantian pemain turut dilakukan untuk memberikan waktu istirahat kepada mereka yang telah bekerja keras, baik ketika tim menguasai bola maupun saat membantu pertahanan.
Bernardo Tavares Apresiasi Dukungan Bonek dan Bonita
Selain menyoroti penampilan para pemain, Bernardo Tavares turut memberikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang hadir langsung di Stadion Gelora Bung Tomo.
Dukungan suporter menjadi bagian penting dalam perjalanan Persebaya, terutama ketika tim menghadapi situasi yang tidak mudah. Kehadiran mereka memberikan dorongan bagi pemain untuk terus berjuang sepanjang pertandingan.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bonek yang datang hari ini. Dalam situasi sulit, kami bisa melihat kekuatan para pendukung kami,” ujar Tavares.
Hubungan antara tim dan suporter memang menjadi salah satu elemen penting dalam atmosfer sepak bola Surabaya. Dukungan dari tribun dapat memberikan semangat tambahan bagi pemain ketika berusaha mempertahankan keunggulan maupun mengejar gol.
Meski begitu, kemenangan atas Madura United belum berarti seluruh pekerjaan Persebaya selesai. Konsistensi permainan tetap menjadi tantangan, terutama ketika menghadapi lawan dengan karakter dan strategi yang berbeda.
Persebaya Tatap Persijap Jepara, Konsistensi Jadi Tantangan
Kemenangan 3-1 atas Madura United menjadi modal positif bagi Persebaya untuk melanjutkan perjalanan di BRI Super League 2026/2027.
Berdasarkan informasi klasemen dalam laporan pertandingan, Persebaya menempati peringkat ketujuh dengan koleksi 12 poin dari tujuh laga.
Selanjutnya, Bajul Ijo dijadwalkan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat (30/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk kembali memaksimalkan keuntungan bermain di kandang.
Tantangan bagi Bernardo Tavares adalah memastikan karakter agresif yang terlihat saat menghadapi Madura United tidak berhenti pada satu pertandingan. Persebaya perlu mempertahankan intensitas, meningkatkan efektivitas serangan, dan mengurangi kesalahan yang berpotensi merugikan tim.
Jika mampu menjaga konsistensi tersebut, Green Force memiliki modal permainan yang bisa terus dikembangkan sepanjang kompetisi.
Kemenangan atas Madura United pun menjadi awal yang positif bagi Persebaya. Kini, perhatian tertuju pada kemampuan skuad Bajul Ijo untuk kembali meraih hasil maksimal saat menghadapi Persijap Jepara di hadapan pendukungnya sendiri.
BACA JUGA :












