1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Bernardo Tavares Siap Beri Kesempatan Emas, Pemain Muda Persebaya Bisa Tampil di Piala Presiden 2026

Persebaya Surabaya siap memulai perjalanan mereka di Piala Presiden 2026 dengan pendekatan yang berbeda. Alih-alih hanya memburu gelar juara pramusim, pelatih Bernardo Tavares memilih menjadikan turnamen ini sebagai ajang membangun fondasi tim sekaligus memberi kesempatan kepada pemain muda untuk unjuk kemampuan.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa setiap pemain memiliki peluang yang sama untuk tampil, tanpa memandang usia maupun status di dalam skuad. Filosofi tersebut menjadi sinyal positif bagi para talenta muda Persebaya yang berharap mendapatkan menit bermain sebelum Super League 2026/2027 bergulir.

Dengan menghadapi lawan-lawan kuat sejak fase grup, Piala Presiden 2026 menjadi panggung ideal bagi Bajul Ijo untuk mengukur kesiapan tim sekaligus menyempurnakan chemistry antarpemain.

Piala Presiden 2026 Jadi Laboratorium Persebaya

Persebaya datang ke Piala Presiden 2026 bukan hanya dengan ambisi meraih kemenangan, tetapi juga membawa misi membangun identitas permainan yang lebih matang.

Bernardo Tavares menganggap turnamen pramusim ini sebagai kesempatan terbaik untuk melihat bagaimana para pemain tampil dalam atmosfer pertandingan kompetitif.

Menurutnya, latihan tidak selalu mampu menggambarkan karakter asli seorang pemain ketika berada di bawah tekanan pertandingan.

Karena itu, setiap laga akan dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi sebelum menghadapi kompetisi resmi.

“Bagi saya, Piala Presiden adalah kesempatan untuk membangun tim. Saya ingin mengetahui pemain mana yang paling siap bermain dalam atmosfer pertandingan sesungguhnya, bukan hanya saat latihan.”

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa hasil pertandingan bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan Persebaya selama pramusim.

Grup B Hadirkan Tantangan Berat

Persebaya tergabung di Grup B yang dihuni beberapa tim berkualitas.

Daftar peserta Grup B Piala Presiden 2026:

  • Persebaya Surabaya
  • Persija Jakarta
  • PSMS Medan
  • Port FC (Thailand)

Laga pembuka akan mempertemukan Persebaya dengan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (26/7/2026).

Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama ingin memulai turnamen dengan hasil positif.

Selain itu, duel melawan Port FC juga akan menjadi ujian menarik karena menghadapi klub asal Thailand memberikan pengalaman berbeda bagi skuad Bajul Ijo.

Bernardo Tavares Buka Kesempatan untuk Pemain Muda

Salah satu pesan paling menarik dari Bernardo Tavares adalah komitmennya memberi kesempatan kepada pemain muda.

Ia menegaskan bahwa usia bukan faktor penentu dalam memilih pemain yang akan diturunkan.

Selama seorang pemain mampu menunjukkan kualitas terbaik, maka peluang tampil akan selalu terbuka.

Beberapa prinsip yang diterapkan Tavares dalam menentukan susunan pemain antara lain:

  • Performa saat latihan menjadi penilaian utama.
  • Kesiapan mental menghadapi pertandingan.
  • Kemampuan menjalankan instruksi taktik.
  • Konsistensi dalam perkembangan pemain.
  • Tidak membedakan pemain senior maupun junior.

Filosofi tersebut membuka harapan besar bagi para pemain akademi Persebaya untuk mendapatkan kesempatan bersaing di level tertinggi.

Debut Dava Yunna Jadi Bukti Filosofi Tavares

Komitmen Bernardo Tavares terhadap regenerasi sebenarnya sudah mulai terlihat.

Pada laga 99th Anniversary Game melawan PSIS Semarang, ia memberikan kesempatan debut kepada Dava Yunna bersama tim utama.

Keputusan tersebut bukan diambil secara kebetulan.

Menurut Tavares, Dava berhasil menunjukkan perkembangan yang sangat baik selama mengikuti sesi latihan sehingga layak memperoleh kesempatan bermain.

“Usia bukan faktor utama bagi saya. Saya bisa memainkan pemain berusia 35 tahun jika memang layak, begitu juga pemain berusia 16 atau 17 tahun.”

Pernyataan itu semakin mempertegas bahwa setiap pemain memiliki peluang yang sama selama mampu membuktikan kualitasnya.

Rekrutan Baru Masih Punya Ruang Berkembang

Tidak hanya pemain muda yang menjadi perhatian Bernardo Tavares.

Ia juga menilai para pemain baru Persebaya masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sistem permainan yang diterapkannya.

Salah satu nama yang mendapat sorotan adalah Diogo Ramalho.

Menurut Tavares, pemain anyar memerlukan proses untuk memahami filosofi permainan, membangun komunikasi, serta menemukan chemistry bersama rekan-rekannya.

Karena itu, Piala Presiden 2026 menjadi ajang penting untuk mempercepat adaptasi seluruh anggota skuad.

Semakin sering bermain bersama, semakin besar pula peluang mereka tampil lebih solid ketika kompetisi resmi dimulai.

Perkembangan Tim Lebih Penting daripada Gelar

Meski tetap mengincar kemenangan di setiap pertandingan, Bernardo Tavares memiliki pandangan yang realistis mengenai turnamen pramusim.

Ia mengingatkan bahwa sejarah menunjukkan juara Piala Presiden tidak selalu berhasil menjadi juara liga pada akhir musim.

Oleh sebab itu, fokus utama Persebaya bukan semata-mata mengangkat trofi, melainkan membangun tim yang semakin kuat dari pertandingan ke pertandingan.

Menurut Tavares, keberhasilan sejati selama pramusim dapat dilihat dari peningkatan kualitas permainan, pemahaman taktik, dan kekompakan tim.

Pendekatan tersebut diyakini akan memberikan dampak yang lebih besar ketika Super League 2026/2027 resmi dimulai.

Persebaya Siapkan Fondasi untuk Musim Baru

Di bawah kepemimpinan Bernardo Tavares, Persebaya tengah membangun proyek jangka panjang yang menitikberatkan pada keseimbangan antara pemain senior dan talenta muda.

Piala Presiden 2026 menjadi momentum penting untuk menemukan komposisi terbaik sekaligus mempercepat proses adaptasi seluruh pemain, termasuk wajah-wajah baru.

Dengan filosofi yang mengutamakan perkembangan dibanding hasil instan, Bajul Ijo berharap mampu memasuki Super League 2026/2027 dengan skuad yang lebih matang, solid, dan siap bersaing di papan atas.

Kini, perhatian Bonek dan pencinta sepak bola Indonesia tertuju pada bagaimana Bernardo Tavares memanfaatkan turnamen pramusim ini. Jika proses berjalan sesuai rencana, Persebaya bukan hanya berpeluang tampil kompetitif di Piala Presiden 2026, tetapi juga memiliki modal kuat untuk menjadi penantang serius dalam perburuan gelar Super League musim mendatang.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE