1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Cahya Supriadi Tak Mau Buang Kesempatan, Bidik Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Kesempatan emas kembali menghampiri Cahya Supriadi. Penjaga gawang andalan PSIM Yogyakarta itu mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali sebagai bagian dari persiapan menuju Piala AFF 2026.

Bagi Cahya, pemanggilan ini bukan sekadar rutinitas. Kiper berusia 23 tahun tersebut bertekad memanfaatkan setiap sesi latihan untuk meyakinkan pelatih John Herdman agar memasukkan namanya ke dalam skuad final Garuda.

Persaingan memang tidak akan mudah. Dari total 55 pemain yang dipanggil mengikuti training center (TC), hanya sekitar 24 hingga 26 pemain yang akan dibawa ke Piala AFF 2026. Karena itu, Cahya Supriadi berjanji akan bekerja keras demi menjaga peluang tampil di turnamen bergengsi Asia Tenggara tersebut.

Cahya Supriadi Kembali Dipanggil Timnas Indonesia

Pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali telah dimulai sejak 5 Juli 2026.

Agenda tersebut menjadi bagian penting dari persiapan skuad Garuda sebelum tampil di Piala AFF 2026 yang berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.

Salah satu nama yang kembali mendapatkan kepercayaan adalah Cahya Supriadi.

Kiper PSIM Yogyakarta itu mengaku sangat bersyukur karena masih dipercaya menjadi bagian dari Timnas Indonesia.

Menurutnya, kesempatan kembali bergabung dengan tim nasional merupakan momen penting untuk menunjukkan perkembangan kemampuannya di bawah arahan John Herdman.

Ia pun bertekad memberikan penampilan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian latihan di Bali.

Panggilan Ketiga di Era John Herdman

Pemanggilan kali ini menjadi yang ketiga bagi Cahya Supriadi sejak John Herdman menangani Timnas Indonesia.

Sebelumnya, ia juga sempat masuk dalam skuad pada FIFA Series Maret 2026.

Selain itu, Cahya pernah mengikuti pemusatan latihan menjelang FIFA Matchday. Namun saat itu, namanya belum berhasil masuk ke dalam daftar akhir pemain yang dibawa untuk pertandingan resmi.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi mantan pemain akademi Persija Jakarta tersebut.

Kini, Cahya datang dengan motivasi yang lebih besar untuk membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian dari skuad utama Timnas Indonesia.

Persaingan Ketat Menuju Piala AFF 2026

Jalan menuju skuad final Timnas Indonesia dipastikan tidak mudah.

Sebanyak 55 pemain dipanggil mengikuti training camp di Bali.

Jumlah tersebut nantinya akan dipangkas menjadi sekitar 24 hingga 26 pemain yang akan memperkuat Garuda pada Piala AFF 2026.

Persaingan terjadi di seluruh lini, termasuk posisi penjaga gawang.

Setiap pemain dituntut menunjukkan performa terbaik agar mampu menarik perhatian tim pelatih.

Timnas Indonesia sendiri memiliki target besar pada turnamen kali ini.

Skuad Garuda tergabung di Grup A bersama:

  • Vietnam
  • Singapura
  • Kamboja
  • Timor Leste

Menghadapi grup yang kompetitif, John Herdman tentu membutuhkan pemain-pemain dengan kondisi terbaik dan mental bertanding yang kuat.

Cahya Supriadi Siap Bekerja Keras

Cahya Supriadi menyadari bahwa kesempatan ini tidak datang setiap saat.

Karena itu, ia berkomitmen memanfaatkan seluruh waktu selama pemusatan latihan untuk meningkatkan kualitas permainannya.

Fokus utama Cahya selama berada di Bali antara lain:

  • Menunjukkan performa terbaik di setiap sesi latihan.
  • Menyerap seluruh materi yang diberikan tim pelatih.
  • Menjaga konsistensi serta kondisi fisik.
  • Membuktikan kualitas sebagai penjaga gawang yang siap bersaing.
  • Merebut satu tempat di skuad final Piala AFF 2026.

Bagi Cahya, hasil seleksi nanti memang berada di tangan pelatih.

Namun, ia percaya kerja keras adalah satu-satunya cara untuk memperbesar peluang masuk ke dalam daftar pemain yang akan membela Indonesia.

Ambisi Besar Bersama Timnas Indonesia

Sebagai pemain muda, Cahya Supriadi memiliki ambisi besar untuk berkembang bersama Timnas Indonesia.

Bermain di level internasional menjadi impian yang ingin diwujudkannya.

Kesempatan berlatih bersama pemain-pemain terbaik Indonesia juga menjadi pengalaman berharga yang dapat meningkatkan kualitasnya sebagai penjaga gawang.

Tidak hanya itu, keberhasilan menembus skuad final tentu akan menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya.

Apalagi Piala AFF 2026 menjadi ajang yang sangat dinantikan oleh seluruh pecinta sepak bola Indonesia.

Dukungan PSIM Jadi Motivasi Tambahan

Di tengah persaingan yang ketat, Cahya Supriadi juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga besar PSIM Yogyakarta.

Menurutnya, dukungan dari manajemen, rekan setim, dan para suporter menjadi motivasi tambahan untuk terus berkembang.

Ia berharap doa dan dukungan tersebut dapat membantunya tampil maksimal selama mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Cahya juga ingin membawa nama baik PSIM di level internasional apabila nantinya dipercaya memperkuat skuad Garuda pada Piala AFF 2026.

John Herdman Akan Menentukan Pilihan Terbaik

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dipastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pemain yang mengikuti training camp.

Setiap sesi latihan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas, disiplin, dan kesiapan menghadapi turnamen.

Persaingan yang sehat di dalam tim diharapkan mampu meningkatkan kualitas skuad secara keseluruhan.

Bagi Cahya Supriadi, kesempatan ini menjadi ujian sekaligus peluang besar untuk membuktikan dirinya layak bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Kesimpulan

Cahya Supriadi datang ke pemusatan latihan Timnas Indonesia dengan tekad yang kuat untuk menembus skuad final Piala AFF 2026. Kiper PSIM Yogyakarta itu menyadari persaingan sangat ketat karena hanya sebagian kecil dari 55 pemain yang akan dipilih John Herdman.

Meski demikian, Cahya memilih fokus pada kerja keras, disiplin, dan peningkatan kualitas selama menjalani latihan di Bali. Dengan semangat tinggi serta dukungan penuh dari keluarga besar PSIM, ia berharap mampu mewujudkan impiannya mengenakan seragam Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026 sekaligus mengharumkan nama klub dan bangsa di level internasional.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE