1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Carlos Pena Puas Manuver Transfer Persita Jelang BRI Super League 2026/2027

Persita Tangerang memasuki BRI Super League 2026/2027 dengan wajah yang jauh berbeda. Pendekar Cisadane melakukan perombakan besar pada skuad demi menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Sejumlah pemain baru didatangkan untuk memperkuat tim. Perubahan tersebut juga mendapat respons positif dari pelatih Carlos Pena yang menilai rekrutan Persita sudah sesuai dengan kebutuhan strategi.

Musim baru pun segera dimulai. Persita akan menjalani laga perdana pada 5 September dengan menghadapi tuan rumah PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Persita untuk menunjukkan hasil dari perubahan yang mereka lakukan selama persiapan musim baru.

Persita Ingin Bangkit pada Musim Baru

Perjalanan Persita pada BRI Super League 2025/2026 belum berjalan sesuai harapan. Tim yang dikenal dengan julukan Pendekar Cisadane tersebut harus puas mengakhiri kompetisi di posisi ke-10 dengan koleksi 45 poin.

Hasil itu menjadi bahan evaluasi bagi manajemen. Memasuki musim 2026/2027, Persita ingin memiliki kekuatan yang lebih baik agar dapat memanaskan persaingan di papan atas.

Target tersebut tentu membutuhkan perubahan.

Manajemen kemudian mengambil langkah dengan melakukan perombakan terhadap komposisi skuad. Sebanyak 13 pemain dilepas, sementara sejumlah pemain lainnya tetap dipertahankan untuk menjadi bagian dari tim musim ini.

Sebagai gantinya, beberapa pemain baru didatangkan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Lima Pemain Baru Perkuat Persita

Persita berhasil mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman untuk menghadapi kompetisi musim baru. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan tambahan kualitas sekaligus pengalaman bagi skuad Carlos Pena.

Lima pemain yang menjadi bagian dari rekrutan anyar Persita adalah:

  • Sutanto Tan
  • Wahyudi Hamisi
  • Tyronne del Pino dari Spanyol
  • Luquinhas dari Brasil
  • Alexandre Ramalingom dari Madagaskar

Kombinasi pemain lokal dan asing tersebut menjadi bagian dari strategi Persita dalam membentuk skuad yang lebih kompetitif.

Bagi Carlos Pena, perekrutan pemain baru harus memiliki alasan yang jelas. Pemain yang datang bukan hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu memenuhi kebutuhan permainan yang ingin diterapkan oleh tim pelatih.

Carlos Pena Puas dengan Rekrutan Persita

Carlos Pena memberikan respons positif terhadap langkah Persita di bursa transfer. Pelatih asal Spanyol itu menilai pemain-pemain yang didatangkan sudah sesuai dengan kebutuhan tim.

Menurutnya, Persita membutuhkan tipe pemain tertentu apabila ingin meningkatkan performa pada musim 2026/2027.

Hal tersebut menjadi penting karena setiap pemain baru diharapkan dapat memiliki fungsi dalam sistem permainan Persita.

Dengan adanya perubahan besar dalam skuad, Carlos Pena kini memiliki tugas untuk menyatukan berbagai karakter pemain menjadi sebuah tim yang solid.

Proses tersebut tentunya membutuhkan waktu. Namun, sang pelatih menunjukkan optimisme terhadap komposisi pemain yang dimilikinya.

Kehilangan 13 Pemain Jadi Tantangan Besar

Perombakan skuad Persita bukan tanpa risiko. Melepas 13 pemain sekaligus membuat Carlos Pena harus kembali membangun tim dari awal.

Chemistry antara pemain lama dan pemain baru menjadi salah satu pekerjaan penting selama persiapan menuju kompetisi.

Carlos Pena mengakui bahwa kehilangan banyak pemain bukan perkara mudah. Kondisi tersebut membuat Persita terasa seperti tim baru yang harus kembali membangun fondasi bersama.

Meski begitu, situasi tersebut juga memberikan kesempatan bagi Persita untuk membentuk tim dengan karakter yang lebih sesuai dengan keinginan sang pelatih.

Carlos Pena Cari Pemain dengan Ambisi

Salah satu hal menarik dari proses perekrutan Persita adalah perhatian Carlos Pena terhadap karakter pemain.

Sang pelatih tidak hanya mencari pemain berdasarkan kualitas permainan. Ia juga ingin pemain yang bergabung memiliki hasrat, ambisi, serta kepribadian yang baik.

Menurut Carlos Pena, membangun tim yang kuat membutuhkan lebih dari sekadar pemain berkualitas.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam membangun skuad Persita musim ini meliputi:

  • Kesesuaian pemain dengan strategi tim.
  • Kemampuan beradaptasi dengan rekan setim.
  • Hasrat untuk memberikan kontribusi.
  • Ambisi menghadapi kompetisi.
  • Karakter positif di dalam ruang ganti.
  • Kekompakan antara pemain lama dan pemain baru.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu Persita membentuk tim yang lebih solid sepanjang musim.

Laga PSIM Yogyakarta Jadi Ujian Perdana

Persita akan memulai perjalanan mereka di BRI Super League 2026/2027 pada 5 September.

Lawan pertama yang harus dihadapi adalah PSIM Yogyakarta. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, dengan Persita berstatus sebagai tim tamu.

Laga pembuka ini tentu menarik untuk dinantikan. Pasalnya, pertandingan tersebut akan menjadi gambaran awal mengenai bagaimana skuad baru Persita bekerja dalam pertandingan kompetitif.

Carlos Pena harus memastikan para pemain mampu menerjemahkan strategi yang telah disiapkan ke dalam permainan.

Target Papan Atas Menanti Persita

Manajemen Persita memiliki harapan yang lebih tinggi pada musim 2026/2027. Setelah hanya finis di posisi ke-10 musim lalu, Pendekar Cisadane diharapkan mampu memanaskan persaingan papan atas.

Jalan menuju target tersebut tentu tidak mudah.

Persita harus membangun chemistry dengan cepat, terutama setelah kehilangan banyak pemain. Rekrutan baru juga perlu beradaptasi dengan sistem permainan Carlos Pena dan lingkungan tim.

Namun, adanya pemain berpengalaman menjadi salah satu modal penting bagi Persita.

Jika proses adaptasi berjalan dengan baik, kombinasi pemain lama dan pemain baru bisa menjadi kekuatan tersendiri bagi Pendekar Cisadane.

Persita Datang dengan Semangat Baru

BRI Super League 2026/2027 akan menjadi tantangan baru bagi Persita Tangerang. Perombakan skuad menunjukkan keseriusan klub untuk memperbaiki pencapaian dari musim sebelumnya.

Carlos Pena sendiri sudah menyatakan kepuasannya terhadap aktivitas perekrutan pemain yang dilakukan manajemen.

Kini, tantangan sebenarnya berada di lapangan.

Persita harus membuktikan bahwa perubahan besar yang dilakukan mampu menghasilkan performa yang lebih baik. Laga menghadapi PSIM Yogyakarta pada 5 September akan menjadi awal perjalanan tersebut.

Dengan sederet pemain baru, strategi Carlos Pena, serta target untuk bersaing di papan atas, menarik untuk melihat sejauh mana Persita Tangerang mampu membuat gebrakan pada BRI Super League 2026/2027.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE