Persaingan di papan atas BRI Super League 2025/2026 ternyata masih jauh dari kata selesai. Meski gelar juara sudah bukan lagi fokus utama bagi sebagian tim, perebutan posisi empat besar justru semakin memanas menjelang akhir musim.
Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Malut United kini terlibat dalam persaingan ketat untuk mengamankan posisi elite tersebut. Selisih poin yang tipis membuat setiap pertandingan terasa seperti final.
Persebaya Panaskan Persaingan Usai Hajar Semen Padang
Persebaya Surabaya semakin menunjukkan taringnya di papan atas. Kemenangan telak 7-0 atas Semen Padang menjadi sinyal kuat bahwa Bajul Ijo belum mau kehilangan momentum.
Tambahan tiga poin itu membuat Persebaya kini mengoleksi 55 poin dan berada di posisi terdepan dalam persaingan empat besar.
Hasil tersebut otomatis memberi tekanan besar kepada pesaing terdekat seperti Dewa United dan Malut United. Kedua tim kini wajib merespons jika tidak ingin tertinggal jauh.
Malut United Wajib Menang Lawan Persita
Salah satu laga paling krusial di pekan ini adalah duel Malut United vs Persita Tangerang yang akan digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (16/5/2026).
Pertandingan ini menjadi penentu apakah Malut United masih bisa menjaga asa menempel ketat Persebaya di klasemen.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menegaskan bahwa timnya siap tampil maksimal di laga kandang terakhir musim ini.
“Kami akan berusaha menampilkan permainan terbaik dan menutup pertandingan kandang terakhir musim ini dengan raihan tiga poin,” kata Hendri Susilo.
Target ini menjadi harga mati jika Malut United ingin tetap berada dalam jalur persaingan empat besar.
Krisis Lini Tengah Malut United
Meski optimistis, Malut United tidak datang dengan kekuatan penuh. Mereka harus kehilangan gelandang penting Wbeymar Angulo yang terkena kartu merah pada laga sebelumnya.
Absennya Angulo sempat menimbulkan kekhawatiran, namun sang pelatih menegaskan bahwa timnya masih memiliki banyak opsi di lini tengah.
Berikut pilihan yang disiapkan Malut United:
- Manahati Lestusen
- Alwi Slamat
- Tri Setiawan
- Cardoso
“Kami sudah mencoba mereka di latihan dan semuanya berjalan baik. Jadi absennya Angulo bukan masalah,” jelas Hendri Susilo.
Kedalaman skuad ini menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi Malut United di fase akhir musim.
Persita Juga Kehilangan Pemain Kunci
Di sisi lain, Persita Tangerang juga tidak berada dalam kondisi ideal. Mereka harus bermain tanpa Javlon Guseynov yang juga terkena hukuman kartu merah.
Meski demikian, ekspektasi tetap tinggi terhadap tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut. Banyak pihak menilai Persita tetap bisa tampil agresif meski kehilangan pemain penting di lini belakang.
Frets Butuan bahkan menegaskan bahwa Persita tetap akan bermain dengan semangat tinggi.
“Menurut saya, tanpa kehadiran Javlon, mereka akan tetap bermain dengan semangat penuh. Karena mereka ingin mencuri poin,” ucap Frets Butuan.
Persaingan 4 Besar Makin Panas
Situasi di papan atas kini semakin menarik. Tiga tim utama—Persebaya, Dewa United, dan Malut United—masih bersaing ketat untuk mengamankan posisi empat besar.
Kondisi ini membuat setiap pertandingan tersisa menjadi sangat krusial.
Faktor penentu persaingan:
- Konsistensi kemenangan di laga sisa
- Kedalaman skuad saat menghadapi cedera dan kartu merah
- Mental bertanding di laga penentuan
- Efektivitas lini depan dalam mencetak gol
- Stabilitas pertahanan di tekanan tinggi
Dengan situasi seperti ini, tidak ada ruang untuk kesalahan sedikit pun.
Malut United Tak Mau Kehilangan Momentum
Malut United sejauh ini tampil cukup konsisten dan menjadi salah satu kejutan musim ini. Namun, mereka menyadari bahwa satu hasil buruk bisa mengubah segalanya dalam perebutan empat besar.
Kemenangan atas Persita menjadi target mutlak agar mereka tetap berada dalam radar pesaing utama.
Selain itu, laga kandang di Ternate juga menjadi keuntungan tersendiri. Dukungan suporter diprediksi akan menjadi energi tambahan bagi Gustavo Franca dkk. untuk tampil lebih agresif.
Tekanan Besar di Akhir Musim
Semakin dekat dengan akhir musim, tekanan kepada tim-tim papan atas semakin meningkat. Tidak hanya soal poin, tetapi juga soal gengsi dan konsistensi performa.
Persebaya sudah memberikan sinyal kuat bahwa mereka siap mempertahankan posisi, sementara Dewa United dan Malut United harus merespons dengan hasil positif di setiap laga.
Dalam situasi ini, setiap gol, setiap peluang, dan setiap kesalahan bisa menjadi penentu nasib di klasemen akhir.
Kesimpulan: Laga Wajib Menang untuk Malut United
Pertandingan Malut United vs Persita bukan sekadar laga biasa. Ini adalah duel penting yang bisa menentukan apakah Malut United masih bisa bersaing di papan atas BRI Super League 2025/2026.
Dengan tekanan dari Persebaya yang terus melaju, tidak ada pilihan lain bagi Malut United selain meraih tiga poin di Ternate.
Apakah mereka mampu menjawab tantangan ini dan tetap menjaga asa di empat besar? Semua akan ditentukan di atas lapangan.
BACA JUGA :












