1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP Empat Pemain Termahal di PSIM Yogyakarta: Dominasi Pemain Asing

Di ajang BRI Super League 2026/2027, PSIM Yogyakarta memiliki beberapa pemain dengan nilai pasaran tinggi. Salah satu yang mencolok adalah Marvin Loria, winger asal Kosta Rika yang berhasil mencuri perhatian dengan market value mencapai Rp8,69 miliar. Pemain berusia 29 tahun ini baru saja bergabung dengan PSIM melalui bursa transfer dan merupakan debutan di Liga Indonesia. Sebelumnya, ia berkarier dengan Deportivo Saprissa, salah satu klub terkemuka di Liga Kosta Rika.

Marvin Loria: Sang Bintang Baru di Sayap PSIM

Marvin Loria dikenal sebagai winger yang sangat lincah dan multifungsi, mampu beroperasi baik di sisi kanan maupun kiri lapangan, serta mampu berperan sebagai gelandang serang. Keahliannya dalam menggiring bola dan menciptakan ruang untuk serangan membuatnya menjadi salah satu pemain kunci dalam skema permainan yang diterapkan oleh PSIM. Penting untuk dicatat bahwa nilai pasar yang tercantum di Transfermarkt adalah estimasi harga di bursa transfer yang didasarkan pada beberapa faktor, termasuk performa dan rekam jejak pemain dalam kompetisi sebelumnya.

Setelah Loria, ada beberapa nama lain yang juga memiliki taksiran nilai pasar yang cukup tinggi. Mari kita lihat tiga pemain termahal berikutnya di PSIM yang juga berpotensi menyumbangkan keahlian mereka di lapangan.

Pemain Termahal Lainnya dan Kontribusi Mereka di PSIM

Ezequiel Vidal, gelandang serang asal Argentina, memiliki market value sebesar Rp7,82 miliar. Tampil sebagai salah satu andalan PSIM, Vidal menunjukkan performa yang mengesankan dengan mencatat delapan gol dan enam assist dalam 32 pertandingan musim lalu. Ketenangannya dalam mengambil keputusan dan kemampuan membaca ruang menjadi modal berharga bagi pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, yang menjadikannya senjata utama di lini serang PSIM.

Selanjutnya, ada Franco Ramos, bek tengah yang kini memiliki nilai pasar sebesar Rp6,52 miliar. Ramos menunjukkan peningkatan nilai yang signifikan dari Rp5,21 miliar pada musim sebelumnya. Dia memiliki performa yang solid dalam menjaga pertahanan PSIM dan telah berduet dengan beberapa pemain di posisi belakang, termasuk Yusaku Yamadera dan Jop van der Avert. Dengan pengalaman berlaga di liga Spanyol seperti Atletico Levante, Ramos menjadi pilar yang kokoh di jantung pertahanan tim.

Terakhir, gelandang asal Portugal, Ze Valente, menempati posisi keempat dengan nilai pasar Rp6,08 miliar. Didatangkan dari PSS Sleman, Ze Valente memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mengatur permainan, terampil dalam penempatan bola, serta handal dalam situasi bola mati. Musim lalu, dia berhasil mencetak 10 gol dan memberikan empat assist, menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesan tim.

Dengan kombinasi pemain asing yang berkualitas ini, PSIM Yogyakarta tidak hanya memperkuat skuat mereka tetapi juga meningkatkan daya saing di BRI Super League. Para pemain ini diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal dalam setiap pertandingan yang mereka jalani. Melihat potensi yang ada, penggemar PSIM pantas optimis menghadapi musim ini dengan lebih percaya diri.

BACA JUGA :

CLOSE