1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP: Erick Thohir Tegaskan BRI Super League 2026/2027 Dimulai September Usai Piala AFF

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara resmi mengumumkan bahwa kompetisi BRI Super League musim 2026/2027 akan dimulai pada September 2026. Keputusan ini diambil sebagai bentuk dukungan penuh terhadap Timnas Indonesia yang akan berlaga di ajang Piala AFF 2026.

Turnamen sepak bola Asia Tenggara tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, dengan diikuti oleh 10 negara peserta yang dibagi ke dalam dua grup menggunakan sistem round robin. Dengan jadwal yang padat dan krusial, PSSI memilih untuk memberi ruang maksimal bagi skuad Garuda agar bisa fokus penuh tanpa terganggu agenda liga domestik.

Penyesuaian Jadwal Demi Kepentingan Timnas

Penundaan kick-off hingga September 2026 menjadi langkah strategis yang cukup signifikan. Sejak perubahan format kompetisi menjadi lintas tahun pada musim 2021/2022, BRI Super League umumnya dimulai pada bulan Juli atau Agustus.

Sebagai perbandingan, liga dimulai pada 27 Agustus 2021, lalu bergeser ke 23 Juli 2022, 1 Juli 2023, 9 Agustus 2024, hingga terakhir pada 8 Agustus 2025. Namun, musim depan akan menjadi pengecualian demi mengakomodasi agenda internasional Timnas Indonesia.

Liga Indonesia musim depan akan dimulai pada September 2026 demi mendukung kepentingan Timnas Indonesia,” ujar Erick Thohir dalam pernyataannya.

Musim Lebih Panjang, Berpotensi Berakhir Juni 2027

Dengan jadwal yang mundur, BRI Super League 2026/2027 diperkirakan akan berlangsung hingga Juni 2027. Artinya, kompetisi akan berjalan sekitar sembilan bulan, mengikuti ritme liga-liga besar dunia yang menggunakan sistem musim panjang.

Hal ini juga membuka peluang bagi klub untuk melakukan persiapan lebih matang sebelum kompetisi dimulai, terutama setelah jeda cukup panjang selama hampir empat bulan.

Piala Presiden 2026 Siap Jadi Pemanasan

Untuk mengisi kekosongan kompetisi selama masa jeda tersebut, PSSI berencana kembali menggelar turnamen pramusim bergengsi, Piala Presiden 2026. Turnamen ini akan menjadi edisi kedelapan, meski jadwal resminya masih dalam tahap pembahasan.

Erick Thohir menilai turnamen ini penting sebagai ajang pemanasan bagi klub-klub sebelum memasuki musim baru.

“Dengan jeda hampir empat bulan, ini kesempatan bagus untuk membantu klub mempersiapkan tim mereka menghadapi musim depan,” jelasnya.

Peluang Undang Klub Internasional Kembali Terbuka

Menariknya, Piala Presiden 2026 berpotensi kembali menghadirkan klub-klub luar negeri, melanjutkan tren positif dari edisi sebelumnya. Pada tahun 2025, turnamen ini sukses menghadirkan Oxford United dari Inggris dan Port FC dari Thailand.

Menurut Erick Thohir, peningkatan peringkat Liga Indonesia di level Asia menjadi salah satu faktor yang membuka peluang lebih besar untuk menarik partisipasi klub internasional.

“Sekarang peringkat liga kita sudah naik, dari posisi 25 mendekati 18 di Asia. Ini momentum yang bagus untuk kembali mengundang klub-klub dari berbagai negara,” tambahnya.

Fokus Ganda: Prestasi Timnas dan Kualitas Liga

Keputusan menyesuaikan jadwal liga menunjukkan komitmen PSSI dalam menyeimbangkan kepentingan Timnas Indonesia dan perkembangan kompetisi domestik. Dengan dukungan penuh untuk Piala AFF 2026 serta persiapan matang klub melalui Piala Presiden, diharapkan kualitas sepak bola nasional semakin meningkat.

Musim 2026/2027 pun diprediksi akan menjadi salah satu musim paling menarik dalam sejarah BRI Super League, dengan persiapan yang lebih optimal dan atmosfer kompetisi yang semakin kompetitif.

BACA JUGA :

CLOSE