1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP: FIFA Tunda Sanksi Kartu Merah Folarin Balogun, Siap Hadapi Belgia

FIFA membuat keputusan yang langsung menjadi sorotan dunia sepak bola menjelang babak 16 besar Piala Dunia 2026. Badan sepak bola dunia tersebut resmi menangguhkan masa hukuman Folarin Balogun, sehingga penyerang andalan Timnas Amerika Serikat dipastikan tetap dapat memperkuat timnya saat menghadapi Belgia.

Keputusan ini menjadi angin segar bagi skuad berjuluk The Yanks, mengingat Balogun merupakan salah satu pemain kunci di lini depan. Di sisi lain, keputusan FIFA juga memicu berbagai reaksi karena sebelumnya sang striker dipastikan harus menjalani skorsing akibat kartu merah yang diterimanya pada laga sebelumnya.

Kartu Merah Balogun Sempat Dipastikan Membuatnya Absen

Sebelum keputusan terbaru diumumkan, Folarin Balogun dipastikan tidak dapat tampil pada laga krusial melawan Belgia.

Striker berusia 25 tahun itu menerima kartu merah ketika Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan tersebut, wasit menilai Balogun melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lawan sehingga langsung mengeluarkan kartu merah.

Sesuai regulasi turnamen, hukuman tersebut seharusnya membuat Balogun harus melewatkan pertandingan berikutnya.

Namun, keputusan wasit sejak awal sudah memunculkan perdebatan di kalangan pengamat, mantan pemain, hingga para pendukung Amerika Serikat.

Insiden Kontroversial Jadi Sorotan

Banyak pihak menilai pelanggaran yang dilakukan Balogun tidak layak diganjar kartu merah langsung.

Tayangan ulang pertandingan memperlihatkan bahwa kontak yang terjadi dianggap tidak terlalu berbahaya, sehingga muncul anggapan bahwa hukuman yang diberikan terlalu berat.

Kontroversi tersebut akhirnya mendorong FIFA untuk melakukan peninjauan terhadap kasus tersebut sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Meski hasil evaluasi tidak membatalkan kartu merah yang diterima Balogun, FIFA memilih mengambil keputusan berbeda terkait pelaksanaan hukumannya.

FIFA Tunda Masa Skorsing Balogun

Melalui pernyataan resminya, FIFA memastikan bahwa kartu merah Folarin Balogun tetap dinyatakan sah, namun masa skorsingnya ditangguhkan hingga setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

Artinya, penyerang milik Amerika Serikat itu tetap memiliki hak untuk tampil pada pertandingan babak 16 besar menghadapi Belgia.

Keputusan ini memberikan keuntungan besar bagi pelatih Amerika Serikat yang kini dapat kembali mengandalkan ketajaman Balogun di lini depan dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.

Dengan kehadiran Balogun, The Yanks memiliki tambahan kekuatan untuk menghadapi salah satu tim favorit asal Eropa dalam perebutan tiket menuju perempat final.

Donald Trump Beri Apresiasi kepada FIFA

Keputusan FIFA tersebut juga mendapat perhatian dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Melalui akun media sosial pribadinya, Trump menyampaikan apresiasi kepada FIFA karena menurutnya badan sepak bola dunia telah mengambil keputusan yang adil.

Trump sejak awal menilai Balogun tidak pantas menerima kartu merah dalam pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina.

“Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan memperbaiki sebuah ketidakadilan yang luar biasa,” tulis Trump.

Pernyataan tersebut dengan cepat menjadi perbincangan di media sosial dan semakin menambah perhatian publik terhadap laga Amerika Serikat kontra Belgia.

Balogun Siap Jadi Andalan Amerika Serikat

Dengan ditangguhkannya masa hukuman tersebut, Folarin Balogun kini berpeluang kembali menjadi ujung tombak utama Amerika Serikat dalam laga hidup-mati menghadapi Belgia.

Ketajaman dan kecepatan Balogun diharapkan mampu memberikan ancaman bagi lini pertahanan Belgia yang dikenal solid sepanjang turnamen.

Kini, perhatian publik tertuju pada apakah keputusan FIFA ini akan menjadi titik balik bagi perjalanan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026. Jika mampu tampil maksimal dan membawa timnya lolos ke babak perempat final, Balogun berpeluang membungkam seluruh kritik sekaligus membuktikan bahwa dirinya memang layak tetap berada di atas lapangan pada pertandingan penting tersebut.

BACA JUGA :

CLOSE