Garudayaksa FC akhirnya berhasil menjawab keraguan setelah menelan kekalahan dari Persib Bandung. Menghadapi PSS Sleman dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027, tim berjuluk Spirit of Garuda tersebut sukses mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1.
Pertandingan pekan kedelapan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (1/11/2026) malam WIB, menjadi momentum penting bagi Garudayaksa FC untuk kembali membangun kepercayaan diri.
Namun, di balik hasil positif tersebut, pelatih Milos Joksic mengungkapkan bahwa timnya sempat berada dalam tekanan besar. Kekalahan menyakitkan dari Persib Bandung pada pertandingan sebelumnya membuat kemenangan atas PSS Sleman menjadi target yang harus diwujudkan.
Juru taktik asal Serbia itu pun memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang mampu menjalankan tugas dengan baik di tengah situasi penuh tekanan.
Garudayaksa FC Tampil Meyakinkan, Rubio Cetak Brace
Garudayaksa FC langsung memperlihatkan ambisi besar sejak awal pertandingan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tuan rumah tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan.
Brian Rubio menjadi pemain pertama yang mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil membobol gawang PSS Sleman pada menit ke-11.
Keunggulan tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Garudayaksa FC. Hanya berselang tujuh menit, Jayro Jean berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui golnya pada menit ke-18.
PSS Sleman berusaha memberikan perlawanan untuk memperkecil ketertinggalan. Akan tetapi, Garudayaksa FC mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan memasuki babak kedua.
Memasuki menit ke-71, Gustavo Tocantins berhasil mencetak gol balasan bagi tim tamu. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi PSS Sleman untuk mengejar ketertinggalan.
Sayangnya, upaya tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Brian Rubio kembali mencetak gol pada menit ke-76 sekaligus memastikan brace dan memperlebar keunggulan Garudayaksa FC menjadi 3-1.
Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir. Garudayaksa FC pun berhasil mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri.
Milos Joksic Akui Garudayaksa FC Berada dalam Tekanan
Kemenangan atas PSS Sleman memiliki arti tersendiri bagi Milos Joksic. Pelatih yang memiliki pengalaman berkarier di kompetisi Thailand tersebut mengaku sangat senang dengan pencapaian anak asuhnya.
Menurut Joksic, pertandingan ini tidak mudah karena Garudayaksa FC datang dengan beban setelah mengalami kekalahan pada laga sebelumnya.
Kekalahan 1-2 dari Persib Bandung, yang juga berlangsung di Stadion Pakansari, membuat tim harus segera menemukan respons positif.
Joksic menyadari bahwa kemenangan menjadi kebutuhan penting untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain.
Ia pun mengapresiasi kerja keras seluruh anggota tim yang mampu tampil maksimal meskipun berada dalam situasi penuh tekanan.
Pelatih asal Serbia tersebut juga menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada para pemain, termasuk Wahyu Prasetyo dan rekan-rekannya, atas perjuangan sepanjang pertandingan.
Apresiasi tersebut menjadi gambaran kepuasan Joksic terhadap respons yang ditunjukkan Garudayaksa FC setelah hasil kurang maksimal pada pertandingan sebelumnya.
Belum Puas, Milos Joksic Soroti Masalah Clean Sheet
Meskipun berhasil mengamankan kemenangan 3-1, Milos Joksic ternyata masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian utamanya adalah performa lini pertahanan. Joksic mengungkapkan bahwa Garudayaksa FC belum berhasil mencatatkan kemenangan tanpa kebobolan atau clean sheet.
Situasi tersebut menjadi evaluasi penting mengingat timnya sudah dua kali meraih kemenangan dengan skor identik 3-1 di kandang sendiri.
Sebelum mengalahkan PSS Sleman, Garudayaksa FC juga berhasil menundukkan Arema FC dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari.
Artinya, produktivitas lini serang sudah memberikan kontribusi positif, tetapi keseimbangan permainan antara menyerang dan bertahan masih perlu ditingkatkan.
Bagi Joksic, kemenangan memang patut disyukuri. Namun, ia tidak ingin timnya cepat merasa puas hanya karena berhasil mengumpulkan tiga poin.
Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Garudayaksa FC ke depan antara lain:
- Konsistensi pertahanan: Mengurangi kesalahan yang berpotensi memberikan peluang kepada lawan.
- Clean sheet: Meningkatkan koordinasi antarpemain agar mampu menjaga gawang tetap aman.
- Produktivitas serangan: Mempertahankan kontribusi pemain seperti Brian Rubio dan Jayro Jean.
- Mentalitas bertanding: Menjaga kepercayaan diri ketika menghadapi tekanan dalam pertandingan.
Garudayaksa FC Masih Punya Potensi untuk Berkembang
Milos Joksic menilai perjalanan Garudayaksa FC di BRI Super League 2026/2027 masih menyimpan banyak peluang untuk berkembang.
Meski belum sepenuhnya mendapatkan hasil yang diharapkan, ia percaya timnya mempunyai potensi yang masih bisa terus digali.
Hingga pekan kedelapan, Garudayaksa FC mengoleksi delapan poin dari dua kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan. Catatan tersebut menempatkan Spirit of Garuda di posisi ke-14 klasemen sementara.
Joksic mengakui bahwa dua kemenangan yang sudah diraih belum membuat dirinya sepenuhnya puas. Namun, hasil tersebut tetap menjadi perkembangan positif dibandingkan jika tim terus kehilangan poin.
Kemenangan atas PSS Sleman diharapkan menjadi titik awal bagi Garudayaksa FC untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Tantangan berikutnya adalah mempertahankan performa positif sekaligus membenahi kelemahan yang masih terlihat, terutama di sektor pertahanan.
Dengan dukungan para pemain dan evaluasi dari tim pelatih, Garudayaksa FC memiliki kesempatan untuk menunjukkan perkembangan lebih baik dalam persaingan kompetisi musim ini.
BACA JUGA :












