Persib Bandung kembali menunjukkan mental juara saat meraih kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora BJ Habibie, Maung Bandung sukses memastikan tiga poin lewat gol telat Julio Cesar de Freitas Filho pada menit 90+6.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu laga paling emosional bagi Persib musim ini. Selain menjaga posisi di puncak klasemen sementara, hasil itu juga memperlihatkan karakter kuat skuad Maung Bandung yang terus berjuang hingga detik terakhir pertandingan.
Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, bahkan menyebut situasi seperti itu bukan hal baru bagi timnya. Menurutnya, Persib memang sudah terbiasa mencetak gol penentu di momen akhir dalam tiga musim terakhir.
Mentalitas itulah yang kini membuat Persib semakin dekat dengan gelar juara BRI Super League musim ini.
Persib Menang Dramatis di Kandang PSM Makassar
Laga melawan PSM Makassar berjalan sangat ketat sejak menit awal. Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, Pasukan Ramang tampil agresif dan langsung memberi tekanan kepada Persib.
Meski berada di bawah tekanan, Maung Bandung justru mampu mencuri keunggulan lebih dahulu lewat gol Thom Haye pada menit ke-33.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin menarik karena PSM terus meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Pada babak kedua, tim tuan rumah akhirnya berhasil menyamakan skor melalui Yuran Fernandes pada menit ke-54 lewat situasi bola mati.
Setelah skor berubah menjadi 1-1, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim sama-sama bermain menyerang demi mencari gol kemenangan.
Saat laga terlihat akan berakhir imbang, Persib justru mampu mencetak gol dramatis pada masa injury time. Julio Cesar sukses memaksimalkan assist Thom Haye untuk memastikan kemenangan 2-1 bagi Maung Bandung.
Persib Kokoh di Puncak Klasemen
Tambahan tiga poin membuat Persib kini mengoleksi 78 poin dari 33 pertandingan musim ini.
Hasil tersebut juga menjaga posisi Maung Bandung di puncak klasemen sementara dengan keunggulan dua angka atas Borneo FC yang berada di posisi kedua.
Berikut dampak penting kemenangan Persib atas PSM Makassar:
- Persib tetap memimpin klasemen sementara
- Unggul dua poin atas Borneo FC
- Peluang juara semakin terbuka
- Hanya membutuhkan hasil imbang pada laga terakhir
- Menjaga peluang hattrick gelar liga
Situasi ini membuat Persib kini berada di posisi yang sangat menguntungkan menjelang pekan terakhir kompetisi.
Igor Tolic Sebut Persib Punya Mental Baja
Usai pertandingan, Igor Tolic mengaku puas dengan perjuangan seluruh pemain Persib. Ia menilai timnya mampu menunjukkan karakter kuat meski mengalami tekanan besar sepanjang pertandingan.
Menurut Tolic, Persib sempat kesulitan menghadapi agresivitas PSM pada babak pertama. Namun setelah gol Thom Haye tercipta, permainan Maung Bandung mulai lebih stabil.
Pada babak kedua, Persib disebut mampu mengontrol pertandingan dengan lebih baik meski sempat kebobolan dari situasi bola mati.
Igor juga menyoroti kekuatan fisik PSM Makassar yang dianggap merepotkan karena diperkuat banyak pemain bertubuh atletis.
Namun yang paling membuatnya bangga adalah mentalitas Persib yang terus bermain hingga momen terakhir pertandingan.
“Lalu di akhir pertandingan, seperti yang sudah biasa di Persib, kami terbiasa dengan ini dalam tiga tahun terakhir, kami bermain sampai momen terakhir dan biasanya kami bisa melakukan sesuatu, kami mencetak gol dan menang,” ujar Igor Tolic.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Persib kini memiliki karakter juara yang sangat kuat.
Gol Menit Akhir Jadi Identitas Persib
Dalam beberapa musim terakhir, Persib memang sering mencetak gol penting di menit-menit akhir pertandingan. Situasi itu menjadi salah satu ciri khas Maung Bandung di era kepelatihan Bojan Hodak.
Mental tidak mudah menyerah menjadi kekuatan utama Persib dalam banyak laga penting.
Beberapa faktor yang membuat Persib berbahaya hingga menit akhir antara lain:
- Mental pemain yang tetap fokus
- Kondisi fisik tim yang stabil
- Kedalaman skuad yang kuat
- Strategi pergantian pemain efektif
- Kepercayaan diri tinggi saat laga krusial
Kondisi tersebut membuat lawan sulit merasa aman sebelum peluit panjang benar-benar berbunyi.
Kemenangan Dipersembahkan untuk Bojan Hodak
Kemenangan dramatis atas PSM Makassar ternyata memiliki makna emosional lain bagi skuad Persib.
Pada pertandingan tersebut, pelatih kepala Bojan Hodak tidak mendampingi tim karena harus pulang ke Kroasia setelah ibunya meninggal dunia.
Meski tidak hadir langsung di bench, semangat Bojan disebut tetap dirasakan oleh seluruh pemain dan staf Persib sepanjang pertandingan.
Igor Tolic menyebut kemenangan ini dipersembahkan khusus untuk sang pelatih.
“Saya tahu pelatih bersama kami menyaksikan pertandingan, dan dia ada di hati serta pikiran kami. Saya pikir ini menunjukkan semangat asli dari tim ini,” imbuh Igor Tolic.
Ucapan tersebut memperlihatkan kedekatan emosional yang sangat kuat di dalam skuad Persib musim ini.
Persib Kini Selangkah Lagi Menuju Gelar Juara
Dengan satu pertandingan tersisa, Persib kini berada di ambang gelar juara BRI Super League 2025/2026.
Maung Bandung hanya membutuhkan hasil imbang saat menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5).
Jika berhasil mengamankan poin, Persib akan memastikan gelar juara ketiga secara beruntun sekaligus menorehkan sejarah besar di sepak bola Indonesia.
Melihat mentalitas dan konsistensi yang mereka tunjukkan sepanjang musim, Persib kini memang terlihat semakin layak disebut sebagai tim dengan mental juara sejati.
BACA JUGA :












