Timnas Argentina menunjukkan kelasnya sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia setelah menghancurkan Zambia dengan skor telak 5-0 dalam laga uji coba internasional. Pertandingan yang digelar di Estadio Alberto Jose Armando, Buenos Aires, pada Rabu (1/4/2026) pagi WIB itu menjadi panggung dominasi penuh bagi skuad asuhan Lionel Scaloni.
Kemenangan besar ini tak lepas dari peran kapten sekaligus ikon tim, Lionel Messi. Sang megabintang tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menjadi motor serangan yang menginspirasi lahirnya beberapa peluang berbahaya, termasuk assist untuk gol Julian Alvarez.
Selain Messi dan Alvarez, gol Argentina juga disumbangkan oleh Nicolas Otamendi, Valentin Barco, serta satu gol bunuh diri dari pemain Zambia, Dominic Chanda.
Hasil ini sekaligus menjadi peningkatan performa Argentina dibanding laga sebelumnya saat menghadapi Mauritania, di mana mereka hanya menang tipis 2-1.
Babak Pertama: Messi Jadi Arsitek, Argentina Unggul Cepat
Argentina langsung tancap gas sejak menit awal. Baru memasuki menit ke-4, publik tuan rumah sudah bersorak setelah Julian Alvarez mencetak gol pembuka.
Gol tersebut bermula dari aksi Lionel Messi yang menusuk dari sisi kanan ke tengah sebelum mengirim umpan matang. Bola sempat menyentuh Thiago Almada, namun tetap mengarah ke Alvarez yang dengan tenang menaklukkan kiper Zambia.
Unggul cepat membuat Argentina semakin percaya diri dalam mengendalikan permainan. Penguasaan bola mutlak berada di tangan Albiceleste, sementara Zambia dipaksa bertahan dalam tekanan dan kesulitan mengembangkan permainan.
Memasuki pertengahan babak pertama, Argentina terus mendikte tempo. Messi tampil sebagai playmaker utama, mengatur aliran bola dan membuka ruang di lini pertahanan lawan.
Pada menit ke-34, Messi hampir mencetak gol spektakuler lewat tembakan jarak jauh setelah melihat posisi kiper Zambia yang sedikit maju. Namun, bola masih melebar tipis di sisi gawang.
Akhirnya, gol kedua Argentina lahir pada menit ke-43. Kali ini Messi mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari Alexis Mac Allister. Dengan skill individu yang luar biasa, ia melewati beberapa pemain sebelum melepaskan tembakan akurat yang mengubah skor menjadi 2-0 hingga turun minum.
Babak Kedua: Argentina Tak Mengendur, Zambia Kian Tertekan
Memasuki babak kedua, Argentina tetap mempertahankan intensitas permainan tinggi. Mereka langsung menekan sejak awal demi menambah keunggulan.
Pada menit ke-48, Argentina mendapatkan hadiah penalti setelah Thiago Almada dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Nicolas Otamendi yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-50. Tendangan kerasnya membawa Argentina unggul 3-0.
Zambia sempat memberikan ancaman di menit ke-56 melalui Kingstone Mutandwa. Namun, Emiliano Martinez tampil sigap dengan penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Argentina terus mendominasi jalannya pertandingan. Pada menit ke-68, mereka kembali menambah gol, meski kali ini lewat situasi yang sedikit beruntung. Umpan tarik Almada berubah arah setelah mengenai Dominic Chanda dan berujung gol bunuh diri, membuat skor menjadi 4-0.
Menjelang akhir laga, Argentina belum puas. Pada masa injury time menit ke-90+4, Valentin Barco mencetak gol penutup setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Zambia. Skor akhir pun menjadi 5-0 untuk kemenangan telak Albiceleste.
Statistik Pertandingan Argentina vs Zambia
- Penguasaan bola: Argentina 76% – 24% Zambia
- Total tembakan: Argentina 9 – 3 Zambia
- Tembakan tepat sasaran: Argentina 5 – 1 Zambia
- Peluang besar: Argentina 3 – 0 Zambia
- Akurasi umpan: Argentina 94% – 84% Zambia
- Pelanggaran: Argentina 6 – 9 Zambia
- Tendangan sudut: Argentina 6 – 4 Zambia
Susunan Pemain
Argentina (4-2-3-1):
Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Nicolas Otamendi, Nicolas Tagliafico; Leandro Paredes, Enzo Fernandez; Alexis Mac Allister, Lionel Messi, Thiago Almada; Julian Alvarez.
Pelatih: Lionel Scaloni
Zambia (4-2-3-1):
Willard Mwanza; Tinklar Sinkala, Dominic Chanda, Obino Chisala, Frederick Mwimanzi; Wilson Chisala, Given Kalusa; Albert Kangwanda, David Simukonda, Fashion Sakala; Kingstone Mutandwa.
Pelatih: Moses Sichone
Kemenangan telak ini semakin menegaskan kekuatan Argentina sebagai salah satu kandidat kuat di turnamen besar mendatang. Dengan Lionel Messi yang masih tampil gemilang, serta dukungan pemain muda berbakat, Albiceleste menunjukkan keseimbangan sempurna antara pengalaman dan energi baru.
Bagi Zambia, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki organisasi permainan, terutama dalam menghadapi tekanan dari tim-tim besar dunia.
BACA JUGA :
- SBOTOP Kai Havertz Tunjukkan Fleksibilitas Tinggi: Siap Main di Segala Posisi Sesuai Arahan Julian Nagelsmann
- SBOTOP Persela Lamongan Dituntut Lebih Ganas di Depan Gawang: Pelatih Tekankan Ketajaman Finishing Hadapi Persiba Balikpapan
- SBOTOP: Menang di Final FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Sebut Timnas Indonesia Sudah Setara Eropa












