Fortuna Sittard berhasil membawa pulang tiga poin penting dari markas Groningen setelah meraih kemenangan dramatis dengan skor 3-2 pada pekan keempat Eredivisie 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Euroborg, Sabtu (29/8) dini hari WIB, tersebut berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.
Kemenangan Fortuna Sittard sempat berada dalam ancaman setelah bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, mencetak gol bunuh diri pada menit ke-87. Gol tersebut membuat Groningen memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 dan mendapatkan kembali harapan untuk menyamakan kedudukan. Namun, Fortuna mampu bertahan hingga pertandingan berakhir.
Hubner sendiri dipercaya tampil sejak menit pertama dan bermain penuh. Meskipun melakukan kesalahan yang berujung gol bunuh diri, bek berusia 22 tahun tersebut tetap membantu Fortuna Sittard mempertahankan keunggulan dalam pertandingan yang berjalan dengan tempo tinggi.
Sebelum kesalahan tersebut terjadi, Fortuna Sittard sebenarnya sudah tampil cukup efektif. Mereka mampu mencetak tiga gol melalui Mohammed Ihattaren, Lequincio Zeefuik, dan Anthony Descotte.
Hasil ini menjadi respons positif bagi Fortuna Sittard setelah sebelumnya menelan kekalahan dari AZ Alkmaar. Tambahan tiga poin membuat mereka mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan sementara berada di posisi kelima klasemen Eredivisie.
Fortuna Sittard Membuka Keunggulan Lebih Dahulu
Pertandingan di Euroborg langsung memperlihatkan intensitas tinggi dari kedua tim. Groningen yang tampil di hadapan pendukung sendiri mencoba mengambil inisiatif, tetapi Fortuna Sittard mampu memanfaatkan ruang yang tersedia melalui serangan balik.
Keunggulan tim tamu akhirnya tercipta pada menit ke-12.
Mohammed Ihattaren menjadi pemain yang membuka pesta gol Fortuna Sittard. Berawal dari serangan balik cepat, Ihattaren mendapatkan kesempatan di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan oleh penjaga gawang Groningen. Fortuna pun unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi awal dari pertandingan yang penuh perubahan momentum.
Groningen tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons. Mereka meningkatkan tekanan dan mencoba memaksa Fortuna Sittard bertahan lebih dalam.
Upaya tuan rumah akhirnya membuahkan hasil tujuh menit kemudian.
Groningen Segera Menyamakan Kedudukan
Pada menit ke-19, David van der Werff berhasil membawa Groningen menyamakan kedudukan. Van der Werff memanfaatkan umpan dari Jorg Schreuder untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menghidupkan kembali atmosfer Stadion Euroborg sekaligus membuat pertandingan kembali terbuka.
Setelah kedudukan imbang, kedua tim kembali saling menyerang.
Fortuna Sittard tidak kehilangan keberanian untuk maju. Tim tamu justru berusaha kembali mengambil kendali permainan dengan mengandalkan pergerakan di lini depan.
Strategi tersebut kembali membuahkan hasil sebelum babak pertama berakhir.
Zeefuik Mengembalikan Keunggulan Fortuna
Menit ke-28 menjadi momen penting bagi Fortuna Sittard.
Lequincio Zeefuik menerima umpan terobosan yang membelah pertahanan Groningen. Berada dalam posisi yang menguntungkan di area penalti, Zeefuik mampu menyelesaikan peluang tersebut dengan baik.
Bola bersarang di gawang Groningen dan Fortuna kembali memimpin 2-1.
Gol Zeefuik sekaligus mengembalikan keunggulan tim tamu setelah pertandingan sempat berjalan imbang.
Menariknya, Fortuna tidak hanya mengandalkan penguasaan bola untuk menciptakan peluang. Mereka menunjukkan efektivitas ketika memperoleh ruang dan kesempatan melakukan serangan cepat.
Groningen harus kembali mengejar ketertinggalan.
Namun, hingga babak pertama selesai, tidak ada gol tambahan. Fortuna Sittard masuk ruang ganti dengan keunggulan 2-1.
Hubner Berusaha Menjaga Pertahanan Fortuna
Salah satu pemain yang mendapat perhatian sepanjang pertandingan adalah Justin Hubner.
Bek Timnas Indonesia tersebut dimainkan sebagai starter dan dipercaya menjaga lini belakang Fortuna Sittard. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya tim tamu untuk mempertahankan keunggulan yang mereka miliki.
Hubner tidak hanya harus berhadapan dengan serangan dari pemain Groningen, tetapi juga dituntut menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.
Situasi semakin menantang karena Groningen tampil di kandang sendiri dan tentu tidak ingin kehilangan poin.
Meski begitu, Fortuna mampu mempertahankan keunggulan memasuki babak kedua.
Hubner juga sempat menerima kartu kuning pada menit ke-69. Kendati demikian, ia tetap melanjutkan pertandingan dan akhirnya bermain penuh selama 90 menit lebih.
Descotte Membuat Fortuna Semakin Nyaman
Memasuki babak kedua, Fortuna Sittard mendapatkan peluang untuk memperlebar keunggulan.
Kesempatan tersebut akhirnya berhasil dikonversi menjadi gol pada menit ke-72.
Anthony Descotte mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membuat Fortuna unggul 3-1. Gol tersebut sangat penting karena memberikan jarak dua gol antara kedua tim ketika pertandingan memasuki fase akhir.
Dengan keunggulan tersebut, Fortuna Sittard berada dalam posisi yang jauh lebih nyaman.
Groningen membutuhkan setidaknya dua gol untuk menghindari kekalahan. Waktu yang tersisa juga semakin sedikit.
Bagi Fortuna, tugas mereka terlihat sederhana: mempertahankan organisasi permainan dan menghindari kesalahan yang dapat memberikan Groningen kesempatan untuk bangkit.
Namun, sepak bola sering kali menghadirkan kejutan pada menit-menit terakhir.
Dan pertandingan ini menjadi salah satu contohnya.
Gol Bunuh Diri Hubner Mengubah Situasi
Memasuki menit ke-87, Fortuna Sittard mendapatkan situasi yang tidak mereka inginkan.
Groningen mengirimkan bola lambung ke area pertahanan Fortuna. Justin Hubner mencoba melakukan antisipasi dengan menghalau bola menggunakan kepalanya.
Namun, upaya tersebut justru berakhir petaka.
Sundulan Hubner mengarah ke gawang Fortuna Sittard sendiri. Kiper Fortuna juga sedang bergerak maju sehingga tidak mampu mengantisipasi perubahan arah bola tersebut. Bola akhirnya masuk ke gawang dan Groningen mendapatkan gol kedua.
Skor berubah menjadi 2-3.
Kesalahan tersebut membuat pertandingan yang sebelumnya terlihat berada dalam kendali Fortuna Sittard kembali menjadi sangat menegangkan.
Hubner tentu berada dalam situasi sulit. Namun, kesalahan seperti itu merupakan bagian dari risiko seorang pemain bertahan ketika berusaha mengantisipasi bola di area berbahaya.
Yang terpenting bagi Fortuna adalah bagaimana mereka merespons keadaan tersebut.
Groningen Menggempur di Pengujung Laga
Gol bunuh diri Hubner membuat Groningen mendapatkan energi baru.
Tuan rumah langsung meningkatkan tekanan. Para pemain Groningen mencoba memanfaatkan waktu tersisa untuk mencetak gol penyeimbang.
Fortuna Sittard dipaksa bekerja keras mempertahankan keunggulan.
Data jalannya pertandingan menunjukkan Groningen masih berusaha menciptakan peluang pada menit-menit akhir. Oskar Zawada sempat melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi bola tidak mengarah tepat sasaran. Groningen juga memperoleh sepak pojok dan beberapa kesempatan untuk menekan pertahanan Fortuna.
Tekanan tersebut membuat beberapa menit terakhir terasa jauh lebih panjang bagi Fortuna.
Mereka harus bertahan dengan disiplin sambil berusaha mengurangi risiko kesalahan.
Hubner pun masih berada di lapangan ketika Fortuna berusaha mengamankan kemenangan.
Fortuna Sittard Bertahan hingga Peluit Panjang
Wasit memberikan tambahan waktu delapan menit.
Situasi tersebut membuat Fortuna Sittard masih harus bekerja keras. Keunggulan satu gol belum bisa dianggap aman karena Groningen memiliki cukup waktu untuk mencari gol penyama.
Namun, Fortuna mampu mempertahankan struktur pertahanannya.
Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir.
Fortuna Sittard akhirnya memastikan kemenangan 3-2 di Euroborg.
Kemenangan tersebut terasa semakin penting karena diperoleh dalam kondisi penuh tekanan.
Fortuna sempat unggul 2-1, kemudian memperbesar keunggulan menjadi 3-1, sebelum gol bunuh diri Hubner membuat Groningen kembali mendekat.
Meski demikian, mereka berhasil bertahan dan membawa pulang tiga poin.
Hubner Tetap Bermain Penuh
Kesalahan Hubner memang menjadi salah satu sorotan utama pertandingan.
Namun, penting untuk melihat kontribusinya secara keseluruhan.
Hubner bermain sejak awal hingga pertandingan selesai. Artinya, meski mendapatkan kartu kuning dan mengalami momen kurang beruntung dengan gol bunuh diri, ia tetap dipercaya berada di lapangan sampai akhir.
Sebagai seorang bek, satu kesalahan dapat dengan mudah menjadi sorotan karena dampaknya langsung terlihat pada papan skor.
Namun, penilaian terhadap seorang pemain bertahan seharusnya tidak hanya didasarkan pada satu momen.
Sebelum gol bunuh diri tersebut, Hubner ikut membantu Fortuna menjaga keunggulan dua gol. Setelah kesalahan itu, ia juga tetap berada di lapangan ketika timnya berusaha menghadapi tekanan Groningen.
Pada akhirnya, Fortuna mampu mempertahankan kemenangan.
Kemenangan Penting Setelah Kekalahan dari AZ
Hasil di Euroborg juga memiliki arti penting bagi perjalanan Fortuna Sittard pada musim ini.
Pada pekan sebelumnya, mereka harus menerima kekalahan 0-2 dari AZ Alkmaar. Kekalahan tersebut tentu menjadi bahan evaluasi bagi skuad.
Kemenangan atas Groningen menjadi respons yang sangat baik.
Mereka tidak hanya berhasil kembali mendapatkan tiga poin, tetapi juga menunjukkan kemampuan untuk meraih kemenangan dalam pertandingan tandang yang berlangsung ketat.
Menurut laporan ANTARA, hasil tersebut membuat Fortuna Sittard mengoleksi tujuh poin dan menempati posisi kelima sementara klasemen Eredivisie 2026/2027.
Posisi tersebut tentu memberikan kepercayaan diri tambahan bagi tim.
Namun, kompetisi masih panjang sehingga Fortuna harus menjaga konsistensi.
Ihattaren Jadi Pembuka Jalan
Mohammed Ihattaren layak mendapatkan apresiasi setelah menjadi pencetak gol pembuka.
Golnya pada menit ke-12 memberikan keuntungan awal bagi Fortuna Sittard.
Yang menarik, gol tersebut tercipta melalui serangan balik. Hal itu memperlihatkan bagaimana Fortuna mampu memanfaatkan transisi dengan efektif.
Ihattaren mendapatkan ruang di dalam kotak penalti dan tidak menyia-nyiakan peluang.
Gol cepat tersebut juga membantu Fortuna memainkan pertandingan sesuai dengan rencana mereka.
Walaupun Groningen mampu menyamakan kedudukan, Fortuna tidak kehilangan kendali sepenuhnya.
Zeefuik dan Descotte Ikut Menentukan
Selain Ihattaren, Lequincio Zeefuik juga memainkan peran penting.
Golnya pada menit ke-28 membuat Fortuna kembali unggul setelah Groningen menyamakan kedudukan.
Sementara itu, Anthony Descotte mencetak gol ketiga yang sempat membuat Fortuna berada dalam posisi nyaman.
Ketiga pencetak gol tersebut menunjukkan bahwa kemenangan Fortuna tidak bergantung kepada satu pemain saja.
Ihattaren, Zeefuik, dan Descotte memberikan kontribusi berbeda dalam perjalanan pertandingan.
Hal ini menjadi modal positif bagi Fortuna karena kompetisi panjang membutuhkan produktivitas dari banyak pemain.
Kemenangan yang Tidak Mudah
Skor 3-2 mungkin terlihat seperti kemenangan tipis.
Namun, jika melihat jalannya pertandingan, hasil tersebut menunjukkan betapa berat perjuangan Fortuna untuk mengamankan tiga poin.
Mereka harus menghadapi tekanan dari Groningen setelah mencetak gol pembuka.
Setelah kembali unggul 2-1, mereka harus bertahan dari upaya tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.
Kemudian, setelah Descotte membuat skor 3-1, gol bunuh diri Hubner kembali mengubah situasi.
Fortuna akhirnya harus melewati fase akhir pertandingan dengan keunggulan hanya satu gol.
Dalam kondisi seperti itu, kemampuan bertahan secara mental menjadi sangat penting.
Groningen Gagal Memanfaatkan Momentum
Bagi Groningen, kekalahan ini tentu terasa mengecewakan.
Mereka sempat menyamakan skor menjadi 1-1 dan mendapatkan gol kedua ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Momentum sebenarnya berada di pihak tuan rumah setelah gol bunuh diri Hubner.
Namun, Groningen tidak mampu memanfaatkannya untuk mencetak gol ketiga.
Beberapa peluang yang muncul di akhir pertandingan tidak berbuah hasil. Dengan demikian, mereka harus menerima kekalahan di hadapan pendukung sendiri.
Kegagalan tersebut menunjukkan bahwa peluang saja belum cukup. Groningen membutuhkan penyelesaian akhir yang lebih efektif ketika berada dalam situasi penting.
Pelajaran Berharga untuk Hubner
Bagi Justin Hubner, pertandingan ini tentu memberikan pengalaman yang berharga.
Gol bunuh diri merupakan momen yang tidak diinginkan oleh seorang pemain, terlebih ketika terjadi pada fase akhir pertandingan.
Namun, situasi tersebut juga menjadi bagian dari proses perkembangan seorang bek muda.
Hubner harus mampu segera melupakan kesalahan dan mengambil pelajaran dari situasi tersebut.
Hal positifnya, ia tetap berada di lapangan dan membantu Fortuna Sittard melewati tekanan sampai peluit akhir.
Mental seorang pemain profesional diuji bukan hanya ketika tampil bagus, tetapi juga ketika melakukan kesalahan.
Dalam pertandingan ini, Fortuna secara kolektif berhasil melindungi Hubner dari konsekuensi yang lebih besar dengan mempertahankan keunggulan hingga akhir.
Fortuna Menatap Laga Berikutnya dengan Kepercayaan Diri
Tujuh poin dari empat pertandingan merupakan modal yang cukup baik bagi Fortuna Sittard.
Mereka kini berada di papan atas sementara dan memiliki peluang untuk terus memperbaiki posisi jika mampu menjaga performa.
Namun, kemenangan atas Groningen juga memperlihatkan beberapa aspek yang perlu diperbaiki.
Keunggulan dua gol seharusnya dapat dikelola dengan lebih tenang. Kesalahan di menit-menit akhir hampir membuat Fortuna kehilangan kontrol pertandingan.
Karena itu, tim perlu meningkatkan konsentrasi hingga pertandingan benar-benar selesai.
Baca Juga:












