Drawing Piala Asia 2027 di Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (10/5/2026) dini hari WIB, bukan sekadar formalitas pembagian grup. Bagi publik sepak bola Indonesia, momen ini justru terasa seperti pintu menuju kemungkinan duel yang sudah lama ditunggu: Timnas Indonesia vs Timnas Thailand.
Pertemuan dua raksasa Asia Tenggara ini punya cerita panjang, penuh rivalitas, emosi, dan tentu saja gengsi. Apalagi sejak era baru Timnas Indonesia dengan hadirnya pemain diaspora seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, hingga Emil Audero, duel melawan Thailand belum pernah terjadi. Itulah yang membuat skenario satu grup di Piala Asia 2027 terasa begitu menarik.
Rivalitas Panjang Indonesia vs Thailand yang Belum Reda
Dalam sejarah sepak bola Asia Tenggara, Thailand selalu menjadi salah satu batu sandungan terbesar bagi Indonesia. Duel keduanya sering menghadirkan tensi tinggi, baik di level senior maupun kelompok umur.
Namun situasi kini berbeda. Timnas Indonesia bukan lagi tim yang sama seperti beberapa tahun lalu. Dengan hadirnya pemain-pemain yang berkarier di Eropa, kualitas Skuad Garuda meningkat signifikan, baik dari segi mentalitas maupun struktur permainan.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan, menilai bahwa pertemuan dengan Thailand akan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan jika kedua tim bertemu di fase grup.
Jadwal Padat Menuju Piala Asia 2027
Menurut Ropan, perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 tidak akan mudah karena banyak agenda penting yang harus dilalui terlebih dahulu.
Ia menjelaskan bahwa Skuad Garuda asuhan John Herdman akan menjalani FIFA Matchday, pemusatan latihan (TC), hingga turnamen regional sebelum akhirnya tampil di panggung Asia.
“Dalam waktu dekat ada FIFA matchday, ada TC juga, mulai tanggal 26 sampai 30 Mei untuk menentukan nama-nama pemain ke Piala AFF dan beberapa juga akan diambil untuk FIFA matchday,” ujar Ropan.
Setelah itu, Indonesia akan tampil di Piala AFF pada Juli–Agustus, dilanjutkan FIFA ASEAN Cup pada September–Oktober, sebelum akhirnya fokus ke Piala Asia 2027 yang digelar pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 di Arab Saudi.
Drawing Piala Asia 2027: Momen Penentu Nasib
Drawing menjadi titik krusial yang akan menentukan seberapa berat jalan Indonesia di fase grup. Dengan format 24 peserta, pot undian menjadi faktor penting.
Indonesia sendiri berada di pot 4 berdasarkan peringkat FIFA. Artinya, Skuad Garuda berpotensi satu grup dengan tim-tim kuat dari pot lain, termasuk negara Asia Tenggara.
“Pot 4 itu Indonesia di peringkat 122. Kemudian ada Kirgistan, Korea Utara, Kuwait, Singapura, Lebanon, dan Yaman,” jelas Ropan.
Sementara di pot 3 terdapat nama-nama seperti Thailand, Vietnam, Bahrain, China, Palestina, dan Tajikistan. Inilah yang membuka peluang besar terjadinya duel sesama rival ASEAN di fase grup.
Thailand atau Vietnam? Inilah Skenario yang Dibahas
Secara hitungan di atas kertas, Indonesia bisa saja bertemu Vietnam atau Thailand. Namun menariknya, Ropan justru menyebut bahwa duel melawan Thailand akan lebih ideal dan menarik secara cerita maupun pertandingan.
“Kalau disuruh memilih siapa? Ya, kita ketemu Thailand-lah. Kalau Vietnam kita sudah pernah lawan dan bahkan menang 3-0 di Hanoi,” ujar Ropan.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Indonesia memang memiliki catatan positif melawan Vietnam dalam beberapa pertemuan terakhir, sehingga secara narasi, duel melawan Thailand akan menghadirkan tantangan baru yang lebih segar.
Era Baru Timnas Indonesia dengan Kekuatan Diaspora
Salah satu alasan duel ini begitu dinantikan adalah perubahan besar di tubuh Timnas Indonesia. Kehadiran pemain diaspora seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Emil Audero membawa standar baru dalam permainan.
Kombinasi pemain lokal dan Eropa ini membuat Indonesia kini bukan lagi tim yang bisa diremehkan. Bahkan di level Asia, Skuad Garuda mulai diperhitungkan sebagai tim yang bisa memberikan kejutan.
Namun justru karena itulah, duel melawan Thailand menjadi ujian penting. Gajah Perang tetap dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan yang rapi, pengalaman panjang di turnamen besar, dan konsistensi tinggi di Asia Tenggara.
Duel yang Lebih dari Sekadar Pertandingan
Jika Indonesia benar-benar satu grup dengan Thailand di Piala Asia 2027, maka laga ini bukan hanya soal tiga poin. Ini adalah soal gengsi regional, pembuktian era baru, dan perbandingan kekuatan dua proyek besar sepak bola ASEAN.
Bagi Indonesia, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa transformasi skuad bukan sekadar hype. Sementara bagi Thailand, ini adalah momen untuk mempertahankan status mereka sebagai kekuatan utama Asia Tenggara.
Penutup: Laga yang Ditunggu Jutaan Fans
Dengan semua skenario yang terbuka di drawing Piala Asia 2027, satu hal menjadi jelas: potensi Indonesia vs Thailand adalah magnet terbesar bagi fans sepak bola Asia Tenggara.
Apakah duel ini akan benar-benar terjadi? Jawabannya akan ditentukan di Riyadh. Namun satu hal pasti, jika kedua tim berada di satu grup, maka Piala Asia 2027 akan langsung memanas sejak hari pertama.
Dan untuk fans Garuda, ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah panggung pembuktian generasi baru sepak bola Indonesia.
BACA JUGA :












