1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP: Indonesia Borong 15 Medali di Asian Para Games 2026, Melebihi Target Perunggu

Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, menjadi ajang yang penuh kejutan untuk kontingen Indonesia. Tim Merah-Putih berhasil menambah koleksi medali mereka dengan total 15 medali, terdiri dari 4 medali emas, 4 perak, dan 17 perunggu hingga malam tanggal 20 Oktober 2026. Keberhasilan ini tentunya lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya karena target medali perunggu sudah terlampaui sebelum kompetisi berakhir.

Pencapaian Gemilang Kontingen Indonesia

Hari kedua perburuan medali di Asian Para Games 2026 menjadi momen yang membanggakan bagi Indonesia, terutama setelah 17 atlet para atletik menunjukkan performa luar biasa. I Kadek Dwi Purwana Yasa menjadi sorotan utama dengan prestasi gemilangnya di nomor lempar cakram putra F57. Dia tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga berhasil memecahkan rekor dunia yang sebelumnya dipegang olehnya.

Rekor dunia baru yang dicatatkan oleh Kadek adalah 49,75 meter, menambah pencapaian yang sangat mengesankan setelah sebelumnya ia memiliki rekor 48,68 meter saat bertanding di Meksiko pada bulan Juli lalu. Prestasi ini membuatnya semakin dikenal di tingkat internasional.

Tidak hanya Kadek, beberapa atlet lainnya juga berhasil menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Maulana Rifky Yavianda, misalnya, berhasil meraih emas di nomor gaya punggung 100 meter klasifikasi S12, dengan catatan waktu 1 menit 3,07 detik yang juga menciptakan rekor baru di Asia. Sementara itu, Fadli Imammuddin menambahkan koleksi emas Indonesia melalui nomor individual pursuit 4.000 meter klasifikasi C4 pada ajang para balap sepeda.

Fadli tampil gemilang dengan mencatatkan waktu 4 menit 50,169 detik, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang atlet asal China, Wang Xian. Pencapaian ini menandakan persaingan yang semakin mendekat, memperlihatkan betapa ketatnya kompetisi dengan berbagai negara yang mengikutinya.

Rincian Medali Indonesia dan Harapan ke Depan

Dari total 15 medali yang diperoleh, Indonesia juga sukses meraih 3 medali perak yang dipersembahkan oleh Muhammad Ridho Alfares Putra, Marcelino Michael, dan Lia Priyanti di ajang para atletik. Selain itu, sembilan medali perunggu juga didapatkan melalui berbagai cabang olahraga termasuk para atletik, para tenis meja, para angkat berat, dan para judo.

Nama-nama atlet seperti Alfin Nomleni, Helin Wardina, Nanda Mei Sholihah, Hamida, dan Komet Akbar turut menghiasi daftar peraih medali perunggu pada Asian Para Games kali ini. Khususnya pada cabang angkat berat, Margono dan Shebrioni juga memberikan kontribusi berarti dengan meraih medali perunggu, sementara Fajar Pambudi menambah koleksi medali dari para judo.

Sebelumnya, Ni Nengah Widiasih menjadi yang pertama mempersembahkan medali bagi Indonesia saat meraih perunggu pada cabang para angkat berat. Keberhasilan ini sangat berarti bagi tim Indonesia saat bersaing dengan negara-negara lain dalam perebutan medali.

Dengan total 25 medali yang telah diperoleh, Indonesia kini berada di peringkat kesembilan klasemen sementara Asian Para Games 2026. Di puncak klasemen terdapat China dengan 70 medali emas, diikuti Uzbekistan dan Jepang. Meski mencatatkan prestasi yang mengesankan, Chef de Mission (CdM) Indonesia, Reda Manthovani, meminta semua pihak agar tidak terlena dan terus berjuang hingga akhir kompetisi.

Reda juga berharap masyarakat Indonesia dapat terus memberikan dukungannya kepada para atlet yang masih memiliki kesempatan meraih medali di berbagai cabang olahraga seperti para renang, para atletik, para balap sepeda, panahan, bulu tangkis, dan boccia. Ia mengingatkan agar setiap atlet menjaga kondisi tubuh dan tetap fokus menghadapi pertandingan selanjutnya dengan rasa percaya diri.

“Menjadi juara tidak hanya ditentukan dari catatan waktu, tetapi juga keberanian dan kemampuan mereka di lapangan. Fokuslah pada pertarungan yang akan datang dan berikan yang terbaik untuk Merah-Putih,” ungkap Reda. Momen seperti ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya, sekaligus membawa harum nama Indonesia di kancah internasional.

BACA JUGA :

CLOSE