Pertandingan yang berlangsung antara Manchester City dan Porto pada liga Champions 2026-27 mendatangkan sebuah insiden yang cukup menghebohkan. Dalam laga yang digelar pada Rabu, 9 September 2026, Marc Guehi, pemain City, terlibat duel sengit yang menimbulkan keributan di lapangan.
Insiden tersebut dimulai ketika Guehi melompat untuk menyundul bola dalam duel udara melawan Gabri Veiga. Walau Guehi berhasil menyentuh bola terlebih dahulu, sikunya malah mengenai wajah Veiga dengan keras. Akibatnya, Veiga terjatuh dengan luka di wajahnya, memicu kemarahan dari tim Porto yang merasa tidak puas dengan tindakan Guehi.
Wasit yang memimpin pertandingan, meski menyaksikan kejadian tersebut, tidak memberikan kartu penalti kepada Guehi, sehingga semakin membuat para pemain Porto frustrasi. Dengan situasi tegang ini, pertikaian di antara pemain kedua tim pun tidak dapat dihindari.
Keributan Menghadapi Babak Pertama
Ketegangan yang berlangsung selama pertandingan semakin meningkat setelah pluit panjang babak pertama dibunyikan, dengan skor masih 0-0. Pemain kedua tim terlibat aksi saling dorong di saat mereka memasuki lorong menuju ruang ganti. Tim Porto sangat tidak senang dan mengepung wasit untuk menyampaikan protes atas keputusan yang dinilai bias.
Gabriel Clarke, reporter dari Amazon Prime yang berada di lokasi, menyatakan bahwa emosi dari insiden antara Guehi dan Veiga masih hangat ketika para pemain meninggalkan lapangan. Keamanan kedua tim harus turun tangan untuk memisahkan pemain dan staff dari kedua kubu. Situasi ini menunjukkan betapa besar pengaruh insiden tersebut dalam perkembangan pertandingan.
Manchester City Mengamankan Tiga Poin
Meski keributan terjadi di babak pertama, Manchester City mampu bangkit dan menunjukkan kekuatan mereka di babak kedua. Erling Haaland menjadi pahlawan bagi City dengan mencetak gol penentu pada menit ke-47. Umpan silang dari Enzo Fernandez berhasil dikonversi menjadi gol melalui sundulan keras dari Haaland.
Porto tak mau menyerah dan terus memberikan tekanan kepada pertahanan City. Namun, serangan mereka tidak mampu menghentikan serangan balik City, yang akhirnya berhasil menambah keunggulan mereka pada menit ke-90+1 melalui gol kedua Haaland. Dengan hasil akhir 2-0 untuk keunggulan City, mereka berhasil mengawali perjalanan di Liga Champions dengan membawa pulang tiga poin penting.
Insiden yang melibatkan Marc Guehi tetap menjadi sorotan, menciptakan ketegangan yang menggambarkan karakter keras dari pertandingan tersebut. Situasi ini menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam pertandingan yang dipenuhi emosi tersebut, menunjukkan bahwa dalam sepak bola, setiap aksi bisa berujung pada reaksi yang luar biasa.
BACA JUGA :












