Empat kekalahan beruntun menjadi awal yang berat bagi Isenmulang FC di BRI Super League 2026/2027. Meski belum berhasil mengamankan satu poin pun, semangat tim promosi asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, itu belum padam. Mereka kini bersiap menghadapi Persijap Jepara dengan harapan bisa segera bangkit.
Laga pekan kelima ini menjadi kesempatan penting bagi Isenmulang FC untuk mengakhiri tren negatif. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB.
Menghadapi Persijap di kandangnya tentu bukan tugas mudah. Namun, Isenmulang FC membutuhkan hasil positif agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan klasemen sementara.
Isenmulang FC Berburu Poin Perdana Usai Empat Kekalahan
Perjalanan Isenmulang FC pada awal musim BRI Super League 2026/2027 belum berjalan sesuai harapan. Dari empat pertandingan yang telah dilakoni, tim asuhan Mundari Karya selalu pulang tanpa membawa poin.
Hasil tersebut membuat Isenmulang FC masih tertahan di dasar klasemen sementara dengan koleksi nol poin. Situasi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih maupun para pemain untuk segera menemukan cara memperbaiki performa.
Berikut hasil empat pertandingan Isenmulang FC pada awal musim:
- Isenmulang FC kalah 0-4 dari Arema FC.
- Isenmulang FC takluk 1-4 saat menghadapi Bali United.
- Isenmulang FC menyerah 0-2 dari Bhayangkara FC.
- Isenmulang FC kalah tipis 0-1 dari Persebaya Surabaya.
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Isenmulang FC masih harus membenahi sejumlah aspek permainan. Kekalahan dengan selisih gol cukup besar pada dua laga awal menjadi perhatian, sementara hasil melawan Persebaya menunjukkan bahwa mereka kembali gagal mengamankan poin meski hanya kebobolan satu gol.
Kini, pertandingan melawan Persijap Jepara menjadi peluang berikutnya bagi Isenmulang FC untuk mengubah keadaan. Tambahan poin akan sangat berarti untuk membangun kepercayaan diri tim dalam menghadapi pertandingan selanjutnya.
Persiapan Isenmulang FC Terus Dimatangkan
Menjelang lawatan ke Jepara, Isenmulang FC terus memoles persiapan melalui sesi latihan. Tim pelatih menggelar latihan tanding internal serta memberikan perhatian terhadap eksekusi bola-bola mati.
Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan tim sebelum menghadapi Persijap. Situasi bola mati bisa menjadi salah satu aspek yang perlu dimaksimalkan, terutama ketika pertandingan berjalan ketat dan peluang dari permainan terbuka sulit didapatkan.
Selain meningkatkan kualitas latihan, Isenmulang FC juga perlu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Kesalahan kecil dapat berdampak besar ketika tim sedang berusaha keluar dari rentetan kekalahan.
Konsistensi permainan akan menjadi faktor penting dalam misi mencari poin perdana. Para pemain dituntut mampu menjaga organisasi pertahanan sekaligus memanfaatkan peluang ketika mendapatkan kesempatan menyerang.
Meski tekanan semakin besar, Isenmulang FC masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki perjalanan mereka. Pertandingan melawan Persijap dapat menjadi momentum untuk menunjukkan perkembangan dari hasil evaluasi selama latihan.
Lucas Frigeri Berpeluang Perkuat Isenmulang FC
Salah satu hal menarik dalam persiapan Isenmulang FC adalah kehadiran Lucas Frigeri dalam sesi latihan. Kiper asal Brasil tersebut merupakan pemain anyar yang musim lalu memperkuat Arema FC.
Kehadiran Lucas memunculkan kemungkinan dirinya bisa dimainkan ketika Isenmulang FC menghadapi Persijap. Namun, kepastian mengenai penampilannya tetap bergantung pada keputusan tim pelatih dan kesiapan pemain menjelang pertandingan.
Posisi penjaga gawang menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian setelah Isenmulang FC mengalami empat kekalahan beruntun. Dalam empat pertandingan tersebut, mereka sudah kebobolan 11 gol.
Angka itu menunjukkan bahwa sektor pertahanan perlu mendapat evaluasi menyeluruh. Meski demikian, upaya memperbaiki pertahanan tidak hanya bergantung pada penjaga gawang, tetapi juga koordinasi seluruh pemain dalam menjaga area berbahaya.
Jika Lucas Frigeri benar-benar mendapat kesempatan bermain, kehadirannya diharapkan dapat membantu memperkuat persaingan di posisi kiper. Pengalaman bersama Arema FC juga menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan apabila ia dipercaya tampil.
Bagi Isenmulang FC, prioritas utamanya tetap sama, yakni meningkatkan kekompakan tim dan mengurangi kesalahan agar peluang meraih hasil positif semakin terbuka.
Makan Konate dan Rekan-Rekan Diminta Segera Bangkit
Manajemen dan pendukung Isenmulang FC tentu berharap tim kesayangan mereka mampu segera melupakan hasil buruk pada empat pertandingan sebelumnya. Makan Konate dan rekan-rekan kini menghadapi tantangan untuk menunjukkan respons positif di lapangan.
Melalui akun Instagram klub, Isenmulang FC menyampaikan bahwa persiapan terus dimatangkan sebelum tim bertolak menuju Jepara.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran bahwa tim tetap fokus mempersiapkan pertandingan berikutnya. Dukungan dari suporter juga diharapkan bisa menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk menghadapi tekanan kompetisi.
Sebagai tim promosi, Isenmulang FC masih harus beradaptasi dengan ketatnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Setiap pertandingan memberikan tantangan tersendiri, terutama ketika hasil awal musim belum sesuai harapan.
Laga melawan Persijap pun bukan sekadar kesempatan untuk mendapatkan poin pertama. Pertandingan ini juga menjadi ujian bagi Isenmulang FC untuk memperlihatkan perkembangan permainan setelah menjalani evaluasi dan persiapan intensif.
Isenmulang FC Masih Terkendala Situasi Kandang
Di tengah perjuangan memperbaiki hasil, Isenmulang FC juga menghadapi persoalan terkait penggunaan stadion kandang. Tim asal Palangkaraya tersebut belum bisa menggelar pertandingan kandang di Stadion Tuah Pahoe.
Kondisi itu berkaitan dengan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti sebagian wilayah Kalimantan. Situasi tersebut menjadi tantangan tambahan bagi klub dalam menjalani kompetisi musim ini.
Bermain di kandang sendiri biasanya memberikan keuntungan tersendiri, mulai dari familiaritas terhadap lapangan hingga dukungan langsung suporter. Karena belum bisa memanfaatkan Stadion Tuah Pahoe, Isenmulang FC harus menghadapi kondisi yang tidak ideal.
Meski demikian, tim tetap perlu menjaga fokus pada pertandingan yang sudah menanti. Tantangan melawan Persijap di Jepara akan menguji kesiapan mental dan kemampuan Isenmulang FC untuk merespons tekanan.
Jika mampu tampil lebih disiplin, menjaga pertahanan, dan memaksimalkan peluang, Isenmulang FC berkesempatan memperbaiki catatan mereka. Misi poin perdana memang tidak mudah, tetapi perjuangan belum berakhir.
Kini, menarik untuk melihat apakah Isenmulang FC mampu mengakhiri empat kekalahan beruntun saat bertandang ke markas Persijap Jepara. Hasil pertandingan tersebut akan menjadi salah satu tolok ukur penting bagi langkah mereka selanjutnya di BRI Super League 2026/2027.
BACA JUGA :












