Java United FC mulai menunjukkan wajah yang menjanjikan menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Laskar Kepodang Emas belum tersentuh kekalahan dalam rangkaian laga uji coba. Performa tersebut tentu menjadi sinyal positif, meski pelatih Fabio Lefundes menegaskan bahwa hasil pramusim bukanlah tujuan utama.
Terbaru, Java United FC berhasil mengalahkan Madura United dengan skor 2-0. Pertandingan latih tanding tersebut berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (22/8/2026).
Kemenangan ini melanjutkan tren positif Java United selama masa persiapan. Sebelumnya, tim asuhan Fabio Lefundes juga menghadapi sejumlah lawan dari kasta kedua dengan hasil cukup meyakinkan.
Java United FC Belum Tersentuh Kekalahan
Rangkaian pertandingan pramusim menjadi kesempatan penting bagi Fabio Lefundes untuk melihat perkembangan tim secara menyeluruh. Java United tidak hanya mencari kemenangan, tetapi juga mencoba berbagai komposisi pemain dan pola permainan.
Melawan Madura United, Java United mampu menjaga pertahanan sekaligus mencetak dua gol. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa tim mulai menemukan keseimbangan antara permainan menyerang dan bertahan.
Sebelumnya, Java United juga mendapatkan hasil positif ketika menghadapi tim kasta kedua. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang sebelum meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persis Solo.
Catatan tersebut membuat perjalanan pramusim Java United sejauh ini terlihat cukup solid.
Beberapa hasil penting Java United dalam masa persiapan:
- Imbang 1-1 melawan Semen Padang
- Menang 1-0 atas Persis Solo
- Menang 2-0 atas Madura United
- Belum mengalami kekalahan di laga uji coba
Namun, Fabio Lefundes tidak ingin timnya terlalu larut dalam hasil tersebut.
Fabio Lefundes Fokus Bangun Fondasi Permainan
Bagi Fabio Lefundes, pertandingan pramusim memiliki fungsi yang lebih besar daripada sekadar mengejar kemenangan. Setiap pertandingan digunakan untuk membangun karakter dan identitas permainan Java United.
Pelatih asal Brasil tersebut ingin para pemain memiliki pemahaman yang semakin baik terhadap sistem yang diterapkan. Selain aspek teknis, mentalitas bertanding juga menjadi perhatian utama.
“Masa persiapan ditujukan sepenuhnya untuk mematangkan fondasi permainan, membangun sikap pemain di lapangan, dan mentalitas bertanding yang kuat,” kata Fabio Lefundes.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Java United masih berada dalam proses pembangunan. Hasil positif memang penting untuk meningkatkan kepercayaan diri, tetapi konsistensi permainan menjadi pekerjaan yang jauh lebih besar.
Fabio Lefundes masih memiliki waktu untuk mengevaluasi sejumlah aspek sebelum kompetisi resmi dimulai. Pergerakan pemain, koordinasi antarlini, hingga efektivitas serangan akan terus menjadi bahan evaluasi.
Komposisi Skuad Masih Menunggu Pemain Baru
Selain mematangkan strategi, Java United juga masih melakukan pembentukan skuad untuk menghadapi Super League 2026/2027. Sampai sekarang, klub belum mengumumkan seluruh pemain yang akan menjadi bagian dari tim.
Perhatian publik terutama tertuju pada pemain asing. Java United telah memiliki beberapa nama berpengalaman, tetapi masih ada sejumlah pemain baru yang belum diperkenalkan secara resmi.
Untuk posisi penjaga gawang, Java United telah mengumumkan tiga rekrutan, yakni Cyrus Margono, Jorge Meurer dari Brasil, serta Miswar Saputra.
Kehadiran Jorge Meurer sekaligus menambah daftar pemain asing yang dimiliki Laskar Kepodang Emas. Saat ini, Java United tercatat memiliki lima pemain impor.
Empat pemain asing yang sudah lebih dahulu berada dalam skuad adalah:
- Gustavo Franca
- Vico Duarte
- Ciro Alves
- David da Silva
Sementara itu, dari sektor pemain lokal, Java United masih mempertahankan sejumlah nama penting. Mereka adalah Taufik Rustam, Ridho Syuhada, Frets Butuan, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Kemal Fazya, dan Tri Setiawan.
Menariknya, dalam beberapa pertandingan uji coba terakhir, terdapat sejumlah pemain asing baru yang terlihat mengenakan seragam Java United. Akan tetapi, klub belum memberikan pengumuman resmi mengenai identitas mereka.
Situasi tersebut membuat komposisi final Java United untuk musim 2026/2027 masih menarik untuk ditunggu.
Laga Perdana Jadi Ujian Sebenarnya
Setelah melewati sejumlah pertandingan persahabatan, Java United akan segera menghadapi tantangan yang sesungguhnya di kompetisi resmi.
Laskar Kepodang Emas dijadwalkan mengawali perjalanan Super League 2026/2027 dengan bermain di kandang. David da Silva dan kawan-kawan akan menghadapi Garudayaksa FC di Stadion Jatidiri, Semarang.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Java United untuk membuktikan apakah perkembangan selama pramusim dapat diterapkan ketika menghadapi pertandingan kompetitif.
Setelah itu, Java United akan menjalani laga tandang pertama dengan menghadapi Persita Tangerang di Indomilk Arena.
Dua pertandingan awal tersebut bisa menjadi gambaran awal mengenai kesiapan skuad asuhan Fabio Lefundes.
Konsistensi Jadi Tantangan Java United
Tren tanpa kekalahan selama pramusim jelas memberikan modal kepercayaan diri bagi Java United FC. Namun, Fabio Lefundes masih memiliki pekerjaan rumah sebelum tim benar-benar siap menghadapi persaingan Super League.
Kekuatan Java United nantinya tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan uji coba. Kedalaman skuad, adaptasi pemain baru, konsistensi permainan, dan kemampuan menjaga fokus selama 90 menit akan menjadi faktor penting.
Dengan persiapan yang terus berjalan, Java United memiliki peluang untuk memasuki musim baru dengan fondasi yang lebih matang. Kini, publik tinggal menunggu bagaimana wajah Laskar Kepodang Emas ketika kompetisi resmi benar-benar dimulai.
BACA JUGA :












