Java United kembali memperkuat skuadnya dalam mengarungi BRI Super League musim ini. Kali ini, tim yang dikenal dengan julukan Laskar Kepodang Emas tersebut resmi mendatangkan gelandang serang asal Brasil, Lukas Brambilla. Penandatanganan kontrak Lukas menandai kedatangan amunisi impor ketiga Java United menjelang akhir bursa transfer atau yang sering disebut deadline day.
Kedatangan Lukas Brambilla
Lukas Brambilla, pemain berusia 31 tahun ini, sebelumnya telah memegang berbagai pengalaman di liga-liga luar negeri, termasuk Brasil, Finlandia, Yunani, Cyprus, Bulgaria, India, dan Kuwait. Ini akan menjadi kesempatan pertamanya untuk bertanding di Indonesia, dan menurutnya, momen ini sangat dinantikan. Ia telah mengikuti perkembangan liga sepak bola di Tanah Air selama beberapa tahun terakhir dan kini merasa sudah saatnya untuk terjun langsung ke dalam kompetisi.
“Saya sangat senang bisa datang ke Indonesia dan memberikan kontribusi positif. Saya percaya Liga Indonesia terus berkembang, dan saya ingin menjadi bagian dari cerita tersebut,” ungkap Lukas saat kedatangannya.
Harapan dan Ambisi untuk Musim Ini
Sejak tiba di Indonesia pada akhir September lalu, Lukas langsung bergabung dengan latihan tim Jawa United yang dilatih oleh Fabio Lefundes. Dia percaya bahwa timnya akan mampu bersaing dalam kompetisi BRI Super League 2026/2027. Lukas membawa semangat ambisius untuk memberikan yang terbaik bagi Laskar Kepodang Emas, dan berharap bisa membawa klub meraih banyak kemenangan di musim ini.
“Seluruh tim menyambut saya dengan hangat, dan itu membuat proses adaptasi menjadi lebih mudah. Saya sangat optimis dengan kemampuan kami untuk meraih kesuksesan,” tambah Lukas.
Namun, di awal musim ini, Java United menghadapi tantangan besar. Dari tiga laga yang telah dilalui, mereka belum berhasil meraih satu kemenangan pun. Tertinggal setelah bermain imbang melawan Garudayaksa (1-1), Java United lalu kalah di kandang Persita Tangerang (2-3) dan Persija Jakarta (0-1). Akibat hasil ini, posisi mereka melorot ke peringkat 17 klasemen dengan poin -1, akibat masih adanya hukuman pengurangan dua poin akibat pelanggaran sebelumnya.
Java United berharap dengan kedatangan Lukas Brambilla, tim bisa bangkit dari keterpurukan dan bersaing lebih baik di sisa kompetisi. Manajer Alan Haviludin pun berharap pengalaman Lukas akan memberikan dampak positif bagi tim saat harus menghadapi tekanan kompetisi yang semakin kompetitif.
BACA JUGA :
- SBOTOP Klasemen Grup B ASEAN Club Championship: Persib Bandung Penuhi Ambisi Menghadapi JDT
- SBOTOP: Dominasi Talenta Muda Barcelona Warnai Persaingan Golden Boy 2026 La Masia Jadi Sorotan Eropa
- SBOTOP: Java United FC Resmi Datangkan Vander Silva Rekrutan Baru yang Diharapkan Membawa Energi dan Kualitas bagi Tim












