Teka-teki mengenai klub baru dua pemain diaspora Timnas Indonesia Putri akhirnya terjawab. Estella Loupatty dan Isabelle Nottet dipastikan akan melanjutkan karier di kompetisi domestik setelah menemukan klub untuk menghadapi Indonesia Women’s League (IWL) 2026/2027.
Estella Loupatty akan memperkuat Dewa United, sementara Isabelle Nottet resmi menjadi bagian dari Persikad Depok. Keduanya diprediksi menjadi nama yang menarik perhatian ketika kompetisi sepak bola putri Indonesia kembali bergulir.
Kepastian mengenai klub baru kedua pemain tersebut disampaikan langsung oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani. Menurutnya, proses kesepakatan antara pemain dan klub masing-masing telah rampung.
“Estella itu di Dewa United, kalau Isabelle di Persikad Depok,” ujar Vivin Cahyani saat ditemui di Kantor I.League, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Kabar ini sekaligus memberikan warna baru bagi persiapan IWL musim 2026/2027.
Estella Loupatty Pilih Dewa United
Estella Loupatty menjadi salah satu pemain diaspora yang cukup mendapat perhatian setelah memperkuat Timnas Indonesia Putri. Kini, ia akan menghadapi tantangan baru bersama Dewa United.
Kehadiran Estella diharapkan bisa memberikan tambahan kualitas bagi skuad Dewa United. Pengalaman di level internasional menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan kompetisi domestik.
Bagi Dewa United, perekrutan Estella juga bisa menjadi langkah strategis untuk membangun skuad yang kompetitif. Kompetisi yang kembali berjalan setelah cukup lama vakum tentu membutuhkan pemain dengan kualitas dan pengalaman yang mampu memberikan pengaruh.
Beberapa hal yang membuat kedatangan Estella menarik perhatian adalah:
- Pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia Putri.
- Memiliki pengalaman sebagai pemain diaspora.
- Akan menjadi bagian dari proyek Dewa United di IWL.
- Berpotensi menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan sepanjang musim.
Dengan bergabungnya Estella, Dewa United kini memiliki salah satu pemain yang bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi publik sepak bola Indonesia.
Isabelle Nottet Berlabuh ke Persikad Depok
Sementara itu, Isabelle Nottet memilih Persikad Depok sebagai pelabuhan barunya. Pemain diaspora Timnas Indonesia Putri tersebut akan menjadi bagian dari skuad Persikad untuk mengarungi musim perdana IWL setelah kompetisi sepak bola putri Indonesia kembali digelar.
Kehadiran Isabelle tentu menjadi tambahan menarik bagi Persikad. Klub tersebut akan menghadapi persaingan dengan sejumlah tim lain yang juga sedang mempersiapkan skuad terbaik.
Persikad tidak hanya mendapatkan pemain dengan pengalaman internasional, tetapi juga sosok yang memiliki daya tarik bagi penggemar Timnas Indonesia Putri.
Kepindahan Isabelle sekaligus menunjukkan bahwa pemain diaspora memiliki peluang untuk mengambil bagian dalam perkembangan kompetisi sepak bola putri di Tanah Air.
Estella dan Isabelle Tetap Masuk Kategori Pemain Asing
Ada aturan menarik yang berlaku bagi Estella Loupatty dan Isabelle Nottet di IWL 2026/2027. Meskipun keduanya telah memegang paspor Indonesia, mereka tetap masuk kategori pemain asing dalam kompetisi tersebut.
Kebijakan tersebut dibuat oleh pihak penyelenggara untuk menjaga keseimbangan kekuatan antar-klub. IWL 2026/2027 hanya diikuti enam klub sehingga pemerataan kualitas menjadi salah satu perhatian utama.
CEO Indonesia Women’s League, Teddy Tjahjono, sebelumnya juga menjelaskan bahwa aturan tersebut bertujuan mencegah kesenjangan kekuatan yang terlalu besar.
Dengan status sebagai pemain asing, Estella dan Isabelle akan menggunakan slot pemain asing di klub masing-masing.
Artinya:
- Estella menjadi bagian dari slot pemain asing Dewa United.
- Isabelle masuk dalam kuota pemain asing Persikad Depok.
- Kedua klub masih memiliki kesempatan merekrut tiga pemain asing tambahan.
- Aturan tersebut diharapkan membuat persaingan enam klub lebih seimbang.
Kebijakan ini tentu menarik karena kedua pemain secara administrasi sudah memiliki kewarganegaraan Indonesia. Namun, penyelenggara memiliki pertimbangan tersendiri untuk menjaga kompetisi tetap kompetitif.
IWL 2026/2027 Jadi Penanda Kebangkitan Liga Putri
Indonesia Women’s League 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 17 Oktober mendatang. Kompetisi ini menjadi momentum penting karena sepak bola putri Indonesia kembali memiliki liga setelah absen sejak 2019.
Absennya kompetisi dalam waktu cukup panjang membuat kembalinya liga menjadi kabar besar bagi perkembangan sepak bola putri nasional.
Musim ini seluruh pertandingan akan dipusatkan di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. Format terpusat tersebut membuat seluruh klub dan pemain akan menjalani persaingan dalam satu lokasi.
Kembalinya liga juga dapat memberikan beberapa dampak positif, seperti:
- Menambah jam terbang pemain putri Indonesia.
- Membuka peluang munculnya talenta-talenta baru.
- Memberikan kompetisi reguler bagi pemain Timnas Indonesia Putri.
- Meningkatkan perhatian publik terhadap sepak bola wanita.
- Membantu klub membangun fondasi tim yang lebih profesional.
Kehadiran Pemain Diaspora Jadi Daya Tarik
Masuknya Estella Loupatty dan Isabelle Nottet ke IWL 2026/2027 berpotensi menjadi salah satu daya tarik kompetisi. Keduanya sudah dikenal publik melalui keterlibatan bersama Timnas Indonesia Putri.
Kini, para penggemar memiliki kesempatan menyaksikan aksi mereka di kompetisi domestik.
Estella bersama Dewa United dan Isabelle bersama Persikad Depok juga akan menghadapi tantangan berbeda. Mereka bukan hanya dituntut tampil baik secara individu, tetapi juga membantu klub masing-masing bersaing dalam kompetisi yang baru kembali hadir.
Kehadiran pemain diaspora seperti mereka juga dapat membantu meningkatkan eksposur IWL. Semakin banyak perhatian yang diberikan publik, semakin besar peluang kompetisi sepak bola putri Indonesia berkembang secara berkelanjutan.
Musim Baru Jadi Kesempatan Besar Sepak Bola Putri
Kembalinya Indonesia Women’s League menjadi momentum yang layak dinantikan. Setelah vakum sejak 2019, kompetisi ini membawa harapan baru bagi pemain, klub, dan penggemar sepak bola putri Tanah Air.
Estella Loupatty dan Isabelle Nottet kini memiliki klub baru. Estella akan memperkuat Dewa United, sedangkan Isabelle menjadi bagian dari Persikad Depok.
Dengan kick-off yang dijadwalkan pada 17 Oktober 2026, perhatian publik perlahan mulai mengarah kepada persiapan masing-masing tim.
Bagi sepak bola putri Indonesia, IWL 2026/2027 bukan sekadar kompetisi baru. Ini adalah kesempatan untuk membangun kembali ekosistem liga, memberikan panggung bagi pemain lokal dan diaspora, serta membuka jalan menuju masa depan sepak bola wanita Indonesia yang lebih kompetitif.
BACA JUGA :












