1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Kevin Diks Bicara Jujur soal Jadi Kapten Monchengladbach di DFB-Pokal

Kevin Diks semakin menunjukkan peran pentingnya bersama Borussia Monchengladbach. Bek Timnas Indonesia tersebut bukan hanya menjadi salah satu pemain yang sulit tergantikan di lini pertahanan Die Fohlen, tetapi juga mulai mendapat kepercayaan lebih besar di dalam tim.

Salah satu momen yang paling berkesan bagi Kevin Diks terjadi ketika Borussia Monchengladbach menghadapi TSV Schott Mainz di ajang DFB-Pokal pada 23 Agustus 2026. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan telak 5-0 tersebut, Diks dipercaya menjadi kapten Monchengladbach sejak awal laga.

Bagi pemain berusia 29 tahun itu, kesempatan tersebut memiliki arti yang sangat besar. Terlebih, ini menjadi pengalaman istimewa karena ia dipercaya memimpin tim dalam sebuah pertandingan sejak awal.

Kevin Diks Rasakan Kehormatan Besar

Perjalanan Kevin Diks bersama Borussia Monchengladbach memasuki musim keduanya setelah didatangkan dari FC Copenhagen. Sejak pramusim hingga awal Bundesliga 2026/2027, Diks mendapatkan banyak kesempatan bermain.

Kepercayaan tersebut kemudian semakin terasa ketika ia dipercaya mengenakan ban kapten saat Monchengladbach menghadapi TSV Schott Mainz.

Pertandingan itu sendiri berjalan sangat baik bagi Die Fohlen. Monchengladbach menang 5-0, sementara Diks tampil solid di lini belakang dan membantu tim menjaga gawangnya tetap aman.

Gol kemenangan Monchengladbach dicetak oleh Hugo Bolin yang mengemas dua gol. Tiga gol lainnya masing-masing disumbangkan Daiki Hashioka, Lukas Ullrich, dan Wael Wohya.

Namun, bagi Diks, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang membuat laga tersebut berkesan.

“Itu adalah kehormatan besar. Menjadi wakil kapten di klub sebesar ini dengan basis penggemar yang begitu besar sangatlah berarti dan memberikan perasaan yang luar biasa bagi saya. Bagi saya dan orang-orang di sekitar saya, ini adalah hal yang sangat istimewa,” terang Kevin Diks dalam wawancaranya di laman resmi Monchengladbach, Rabu (10/9/2026).

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa pentingnya kepercayaan yang diberikan klub kepadanya.

Ban Kapten Bukan Sekadar Simbol

Bagi Kevin Diks, menjadi kapten tidak hanya berkaitan dengan mengenakan ban di lengan. Ada tanggung jawab besar yang ikut melekat di dalamnya.

Diks menyadari bahwa seorang pemimpin harus mampu memberikan pengaruh positif kepada tim, baik melalui permainan maupun sikap di dalam lapangan.

“Di saat yang sama, peran ini juga membawa tanggung jawab yang besar. Saya ingin menjalankan tanggung jawab ini dengan baik dan membantu tim dengan cara saya sendiri,” beber Diks.

Kesempatan menjadi kapten sejak awal pertandingan kontra TSV Schott Mainz juga memiliki nilai tersendiri karena sebelumnya Diks pernah mendapatkan peran serupa dalam situasi berbeda.

Musim lalu, ia sempat menjadi kapten Borussia Monchengladbach ketika menghadapi St. Pauli pada pekan ke-26 Bundesliga 2025/2026. Namun, ketika itu Diks menjadi kapten pengganti di dalam pertandingan.

Dengan demikian, laga DFB-Pokal menghadapi TSV Schott Mainz menjadi momen yang lebih spesial bagi pemain Timnas Indonesia tersebut.

Peran Kevin Diks Semakin Penting

Kepercayaan menjadi kapten datang ketika posisi Kevin Diks di dalam skuad Monchengladbach juga semakin kuat.

Diks banyak bermain sejak masa pramusim hingga dua pekan awal Bundesliga 2026/2027. Konsistensi tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain penting di jantung pertahanan Die Fohlen.

Kondisi itu menunjukkan bahwa peran Diks tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bertahan. Pengalaman dan keberadaannya juga bisa memberikan keseimbangan bagi tim.

Sejumlah hal yang membuat momen Diks sebagai kapten terasa penting antara lain:

  • Menjadi kapten Monchengladbach sejak awal pertandingan.
  • Membantu tim menang 5-0 atas TSV Schott Mainz.
  • Turut menjaga Monchengladbach tidak kebobolan.
  • Mendapat kepercayaan besar di musim keduanya bersama klub.
  • Sebelumnya pernah menjadi kapten pengganti pada musim lalu.

Kepercayaan tersebut tentu menjadi pengalaman berharga bagi Diks dalam perjalanan kariernya di Jerman.

Monchengladbach Sedang Hadapi Masa Sulit

Di tengah kabar positif mengenai peran Kevin Diks, situasi Borussia Monchengladbach di Bundesliga justru sedang tidak ideal.

Die Fohlen mengawali Bundesliga 2026/2027 dengan dua kekalahan beruntun. Mereka dihajar RB Leipzig 0-3 sebelum kembali menelan kekalahan ketika menghadapi tim promosi Elversberg dengan skor 3-4.

Dua hasil tersebut membuat Monchengladbach terbenam di papan bawah klasemen. Tim asuhan Eugen Polanski berada di posisi terbawah kedua dengan koleksi nol poin, sama seperti Hamburg SV.

Situasi tersebut tentu bukan kondisi yang diinginkan Diks dan rekan-rekannya. Namun, sang pemain memilih untuk tetap menjaga optimisme.

Menurut Diks, kekalahan pada dua pertandingan awal memang mengecewakan. Akan tetapi, seluruh anggota tim harus tetap bersatu dan melihat ke depan.

“Tentu saja tidak mudah ketika Anda kalah dalam dua pertandingan pembuka. Sama seperti para penggemar, kami semua merasa kecewa. Namun di saat yang sama, kami harus tetap bersatu dan menatap masa depan,” tutur Diks.

Kevin Diks Ingin Balas Dukungan Suporter

Dukungan suporter menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dari Kevin Diks.

Ia mengakui dukungan yang diberikan penggemar pada pertandingan sebelumnya sangat luar biasa. Sayangnya, Monchengladbach belum mampu membalas dukungan tersebut dengan kemenangan di Bundesliga.

Karena itu, Diks menjadikan dukungan suporter sebagai tambahan motivasi untuk pertandingan berikutnya.

“Saya yakin sepenuhnya bahwa para penggemar akan terus mendukung kami karena kita saling membutuhkan,” ucapnya.

Ia juga ingin tim memberikan respons pada pertandingan berikutnya. Monchengladbach akan bertandang menghadapi SC Freiburg pada pekan ketiga Bundesliga 2026/2027 di Europa-Park Stadion, Sabtu (12/9/2026) malam WIB.

Diks berharap laga tersebut menjadi kesempatan bagi Die Fohlen untuk menebus hasil buruk di dua pertandingan awal.

“Dukungan pada pertandingan terakhir sungguh luar biasa. Sayangnya, kami tidak berhasil mempersembahkan tiga poin sebagai bentuk terima kasih; hal ini justru semakin memotivasi kami untuk mengerahkan segalanya pada hari Sabtu demi menebusnya,” pungkasnya.

Ban Kapten dan Tantangan Besar Kevin Diks

Kepercayaan menjadi kapten Monchengladbach menjadi pencapaian yang membanggakan bagi Kevin Diks. Namun, ia memahami bahwa penghargaan tersebut juga membawa tanggung jawab besar.

Di saat yang sama, tantangan berikutnya sudah menanti. Monchengladbach harus segera bangkit dari dua kekalahan awal Bundesliga.

Bagi Diks, situasi sulit tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan kepemimpinan di dalam tim. Ia tidak hanya dituntut tampil kuat di lini belakang, tetapi juga membantu rekan-rekannya tetap bersatu.

Dengan musim yang masih panjang, kesempatan Diks menjadi kapten bisa menjadi salah satu titik penting dalam perjalanannya bersama Monchengladbach. Kini, fokusnya adalah membantu Die Fohlen menemukan kembali hasil positif sekaligus menjawab kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE