Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali menjadi sorotan usai dianugerahi predikat pemain terbaik Indonesia dalam PSSI Awards 2026. Penghargaan bergengsi ini membuat nama pemain berusia 25 tahun tersebut kian melambung, tidak hanya di Tanah Air tetapi juga di kancah Eropa, khususnya bersama klubnya, Sassuolo.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, tidak menyembunyikan rasa bangganya terhadap kiprah Jay Idzes. Menurut Grosso, performa konsisten Idzes baik di Serie A maupun Timnas Indonesia membuktikan kualitas dan profesionalismenya sebagai pemain elite.
Puncak Karier dan Konsistensi Luar Biasa
Jay Idzes tampil impresif sepanjang musim bersama Sassuolo. Dalam debut musim pertamanya sejak digaet dari Venezia musim panas lalu, Idzes mencatatkan 29 penampilan beruntun sebagai starter di Serie A. Penampilan solid ini sekaligus memperkuat posisinya sebagai kapten Timnas Indonesia, menjadikannya sosok yang sulit tergantikan di skuad Garuda.
“Saya mengucapkan selamat kepada Idzes atas penghargaan pemain terbaik Indonesia tahun ini. Ini tentu penghormatan besar baginya,” ujar Fabio Grosso menjelang laga Sassuolo kontra Cagliari, Sabtu (4/4/2026).
Mengungguli Kompetisi Ketat
Di PSSI Awards 2026, Jay Idzes berhasil mengungguli empat nominasi lainnya, termasuk kapten Persija Jakarta Rizky Ridho, fullback LOSC Lille Calvin Verdonk, bek Borussia Monchengladbach Kevin Diks, dan winger Malut United Yakob Sayuri. Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi Idzes dari Agustus 2024 hingga November 2025, di mana ia tampil solid baik di level klub maupun internasional.
“Idzes menunjukkan performa luar biasa di setiap pertandingan, selalu tampil sebagai starter, dan menjadi figur sentral dalam kebangkitan Timnas Indonesia,” tambah Grosso.
Motivasi untuk Prestasi Lebih Tinggi
Fabio Grosso berharap penghargaan ini tidak membuat Idzes puas diri, melainkan semakin termotivasi untuk menampilkan performa terbaiknya di Serie A dan Timnas Indonesia. Fokus saat ini tetap pada persiapan menghadapi Cagliari, yang menurut Grosso merupakan laga penting di kompetisi Serie A.
“Sekarang kita fokus menghadapi pertandingan melawan Cagliari. Hal-hal lain akan ditangani oleh pihak-pihak yang kompeten,” jelas Grosso.
Jay Idzes Merasa Terhormat
Sementara itu, Jay Idzes mengaku merasa terhormat menerima penghargaan pemain terbaik PSSI Awards 2026. Ia mendedikasikan penghargaan ini kepada Ketua PSSI Erick Thohir, pengurus PSSI, staf, dan seluruh rekan setim di Timnas Indonesia.
Dampak Positif untuk Timnas Indonesia
“Penghargaan ini sangat berarti bagi saya dan saya persembahkan untuk semua orang yang bekerja keras di balik layar. Ini simbol apresiasi untuk mereka lebih dari untuk saya sendiri,” ujar Idzes.
Keberhasilan Jay Idzes menunjukkan bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di level tinggi, baik di Eropa maupun di kompetisi internasional. Konsistensi Idzes di Timnas Indonesia memberikan inspirasi bagi pemain muda, sekaligus menguatkan skuad Garuda menjelang agenda FIFA Matchday, Piala AFF 2026, dan FIFA ASEAN pada akhir tahun ini.
Kesimpulan
Penghargaan pemain terbaik Indonesia bagi Jay Idzes menjadi pengakuan atas kerja keras, profesionalisme, dan konsistensi luar biasa. Penampilan solidnya bersama Sassuolo dan Timnas Indonesia membuktikan bahwa kualitas pemain lokal mampu bersaing di level internasional.
Dengan dorongan moral dari pelatih Fabio Grosso dan motivasi dari prestasi ini, Jay Idzes diharapkan terus mempertahankan performa terbaiknya, menjaga kepemimpinan sebagai kapten Timnas Indonesia, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda sepak bola Tanah Air.
Jay Idzes akan kembali memperkuat Sassuolo saat menjamu Cagliari pada pekan ke-31 Serie A 2025/2026 di Mapei Stadium, Sabtu (4/4/2026) malam, membuktikan bahwa konsistensi dan dedikasinya tidak berhenti di penghargaan semata, tetapi terus diterapkan di lapangan hijau.
BACA JUGA :












