1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP: Kylian Mbappe Silences Critics with Stunning Brace as France Win World Cup Opener

Timnas Prancis memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Senegal dengan skor 3-1 pada laga pembuka fase grup. Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Les Bleus sempat mengalami kesulitan menghadapi perlawanan sengit Senegal, terutama pada babak pertama ketika permainan mereka belum menemukan ritme terbaik.

Di tengah perjuangan Prancis mencari celah di pertahanan lawan, sorotan tajam justru mengarah kepada sang kapten, Kylian Mbappe. Penyerang Real Madrid itu sempat mendapat kritik karena penampilannya yang dianggap kurang efektif pada paruh pertama pertandingan. Akan tetapi, seperti yang sudah sering ia lakukan sepanjang kariernya, Mbappe menjawab semua keraguan dengan cara paling sempurna: mencetak dua gol penting dan memecahkan rekor bersejarah.

Senegal Buat Prancis Kesulitan di Babak Pertama

Banyak pengamat memprediksi Prancis akan mendominasi pertandingan sejak awal. Namun kenyataan di lapangan berbeda. Senegal tampil disiplin, agresif, dan berani menekan para pemain Prancis ketika kehilangan bola.

Beberapa kali lini belakang Les Bleus dibuat kerepotan menghadapi transisi cepat yang dilakukan wakil Afrika tersebut. Di sisi lain, lini serang Prancis juga terlihat kurang tajam dalam memanfaatkan peluang yang tercipta.

Mbappe menjadi salah satu pemain yang paling banyak disorot. Sejumlah kontrol bola yang kurang sempurna, umpan yang tidak akurat, hingga peluang yang gagal dimaksimalkan membuat namanya ramai diperbincangkan selama babak pertama berlangsung.

Sebagai pemain dengan status salah satu bintang terbesar dunia saat ini, ekspektasi terhadap Mbappe memang sangat tinggi. Ketika performanya sedikit menurun, kritik pun langsung bermunculan.

Wayne Rooney Pasang Badan untuk Mbappe

Meski banyak yang mempertanyakan kontribusi Mbappe pada babak pertama, legenda Manchester United dan Timnas Inggris, Wayne Rooney, memiliki pandangan berbeda.

Rooney menilai terlalu dini untuk menghakimi seorang penyerang kelas dunia hanya berdasarkan 45 menit permainan.

Menurutnya, pemain dengan kualitas seperti Mbappe hanya membutuhkan satu momen untuk mengubah jalannya pertandingan.

“Saya tidak melihat Mbappe sebagai masalah utama. Memang dia tidak menjalani babak pertama terbaiknya, tetapi seorang penyerang selalu punya kesempatan untuk membalikkan keadaan dalam satu momen,” ujar Rooney.

Pernyataan tersebut terbukti akurat. Setelah turun minum, Mbappe tampil jauh lebih agresif dan menjadi figur sentral dalam kebangkitan Prancis.

Michael Olise Jadi Kunci Perubahan Permainan Les Bleus

Selain peningkatan performa Mbappe, faktor penting lainnya dalam kebangkitan Prancis adalah penampilan impresif Michael Olise.

Gelandang serang Bayern Munchen tersebut tampil luar biasa sebagai kreator serangan. Ia berhasil memberikan dimensi baru dalam permainan tim asuhan Didier Deschamps yang sebelumnya terlihat buntu.

Deschamps melakukan sejumlah penyesuaian taktik pada babak kedua dengan memberikan kebebasan lebih kepada Olise untuk bergerak di area tengah dan antar lini.

Keputusan tersebut terbukti sangat efektif.

Olise mampu menemukan ruang yang sebelumnya sulit ditembus, mengalirkan bola dengan cepat, dan menciptakan peluang-peluang berbahaya yang membuat pertahanan Senegal mulai kehilangan keseimbangan.

Kreativitasnya menjadi salah satu alasan utama mengapa permainan Prancis jauh lebih hidup dibandingkan 45 menit pertama.

Gol Pembuka yang Mengubah Jalannya Pertandingan

Momentum yang ditunggu Prancis akhirnya datang pada menit ke-66.

Michael Olise melepaskan umpan cerdas yang membelah lini pertahanan Senegal. Mbappe yang bergerak tanpa pengawalan langsung menyambut bola dengan penyelesaian satu sentuhan yang akurat untuk menaklukkan Edouard Mendy.

Gol tersebut bukan hanya membuka keunggulan Prancis, tetapi juga menjadi titik balik pertandingan.

Setelah sebelumnya terlihat frustrasi, Mbappe kembali menunjukkan insting mematikan yang membuatnya menjadi salah satu penyerang terbaik dunia.

Sebelum mencetak gol, ia sempat terlibat dalam insiden kontroversial di kotak penalti Senegal. Mbappe merasa dilanggar dan meminta hadiah penalti. Namun meski VAR melakukan pemeriksaan cukup lama, wasit tetap pada keputusan awal untuk tidak memberikan penalti.

Keputusan tersebut sempat memicu perdebatan, tetapi pada akhirnya tidak memengaruhi hasil akhir pertandingan.

Brace Spektakuler dan Rekor Bersejarah

Setelah gol pembuka Mbappe, Prancis semakin percaya diri mengendalikan pertandingan.

Bradley Barcola kemudian menambah keunggulan Les Bleus dan membuat Senegal berada dalam posisi sulit. Meski Ibrahim Mbaye sempat memperkecil ketertinggalan, Prancis tetap mampu menjaga kontrol permainan hingga menit-menit akhir.

Saat pertandingan memasuki fase penentuan, Mbappe kembali menunjukkan kelasnya.

Dari luar kotak penalti, sekitar 30 meter dari gawang, ia melepaskan tembakan keras yang meluncur deras ke sudut atas gawang Senegal. Edouard Mendy hanya bisa melihat bola masuk tanpa mampu melakukan penyelamatan.

Gol spektakuler tersebut memastikan kemenangan 3-1 bagi Prancis sekaligus menjadi salah satu gol terbaik sejauh ini di Piala Dunia 2026.

Lebih dari itu, gol tersebut memiliki arti historis bagi karier Mbappe.

Dengan tambahan dua gol dalam laga ini, total koleksi golnya bersama Timnas Prancis kini mencapai 58 gol, melewati rekor sebelumnya yang dipegang oleh Olivier Giroud dengan 57 gol.

Mbappe Resmi Jadi Top Skor Sepanjang Masa Timnas Prancis

Rekor baru yang dicatat Mbappe semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Prancis.

Pada usia yang masih berada di puncak kariernya, ia sudah berhasil melampaui sejumlah legenda besar Les Bleus dan kini berdiri sendirian sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis.

Prestasi ini terasa semakin istimewa karena diraih di panggung terbesar sepak bola dunia, yaitu Piala Dunia.

Dengan performa yang terus konsisten dan usia yang masih relatif muda, bukan tidak mungkin Mbappe akan terus memperlebar jarak dari para pesaingnya dalam daftar pencetak gol terbanyak Prancis.

Awal Sempurna untuk Misi Juara Prancis

Kemenangan atas Senegal menjadi modal penting bagi Prancis dalam upaya mereka mengejar gelar juara dunia berikutnya.

Meski sempat tampil kurang meyakinkan di babak pertama, kemampuan Les Bleus untuk bangkit menunjukkan kualitas mental dan kedalaman skuad yang mereka miliki.

Performa Michael Olise yang semakin matang serta ketajaman Mbappe yang kembali terbukti menjadi kombinasi yang sangat menjanjikan bagi perjalanan Prancis di turnamen ini.

Jika sang kapten mampu mempertahankan level permainan seperti yang ia tunjukkan pada babak kedua melawan Senegal, maka peluang Prancis untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026 akan semakin terbuka lebar.

Dan bagi Mbappe pribadi, malam itu bukan sekadar tentang dua gol atau kemenangan tim. Itu adalah malam ketika ia membungkam kritik, memecahkan rekor, dan sekali lagi menegaskan bahwa dirinya masih menjadi wajah utama sepak bola Prancis di era modern.

BACA JUGA :

CLOSE