Semen Padang menghadapi laga krusial saat bertandang ke markas PSBS Biak dalam pertandingan pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026. Duel yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin (9/3/2026) pukul 20.30 WIB ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama berjuang keluar dari zona degradasi.
Pertandingan ini tidak hanya menentukan posisi di papan bawah klasemen, tetapi juga menjadi momen penting bagi Semen Padang yang akan menjalani era baru bersama pelatih anyar, Imran Nahumarury. Kehadiran pelatih berusia 47 tahun tersebut diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi tim Kabau Sirah yang saat ini masih terpuruk di dasar klasemen.
Saat ini Semen Padang menempati posisi terbawah dengan koleksi 17 poin. Sementara itu, PSBS Biak berada satu tingkat di atasnya dengan 18 poin. Selisih yang sangat tipis membuat laga ini memiliki nilai yang sangat penting bagi kedua tim dalam upaya bertahan di BRI Super League musim ini.
Debut Imran Nahumarury Bersama Semen Padang
Pertandingan melawan PSBS Biak menjadi debut resmi Imran Nahumarury sebagai pelatih Semen Padang. Ia baru diperkenalkan sebagai juru taktik anyar pada Kamis (5/3/2026) setelah manajemen memutuskan berpisah dengan pelatih sebelumnya, Dejan Antonic.
Meski baru memimpin tim dalam waktu singkat, Imran mengaku melihat perkembangan positif dari para pemain Semen Padang. Menurutnya, para pemain menunjukkan sikap profesional dengan segera melupakan hasil pertandingan sebelumnya dan fokus menghadapi laga penting berikutnya.
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Imran menyatakan bahwa timnya memiliki tekad kuat untuk meraih hasil maksimal di laga ini.
Ia menilai pertandingan melawan PSBS sangat penting bagi perjalanan Semen Padang di sisa musim BRI Super League. Oleh karena itu, ia berharap para pemain datang ke lapangan dengan semangat dan mentalitas yang kuat.
Imran juga menegaskan bahwa antusiasme pemain menjadi faktor penting bagi timnya untuk bisa bersaing dan meraih kemenangan. Tanpa semangat yang tinggi, menurutnya akan sulit bagi tim untuk keluar dari tekanan yang sedang dihadapi.
Persiapan Singkat Namun Penuh Optimisme
Waktu persiapan yang dimiliki Imran Nahumarury bersama Semen Padang memang terbilang singkat. Ia baru memimpin latihan selama dua hari sejak resmi bergabung dengan tim.
Namun demikian, pelatih asal Tulehu, Maluku, tersebut tetap optimistis anak asuhnya mampu memahami instruksi yang ia berikan. Ia melihat para pemain cepat beradaptasi dengan pendekatan dan strategi yang mulai diterapkannya.
Imran juga menilai secara teknis tidak ada kendala berarti dalam persiapan tim menjelang laga kontra PSBS Biak. Para pemain dinilai berada dalam kondisi yang cukup baik untuk menghadapi pertandingan penting tersebut.
Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para pemain menjadi modal berharga bagi Semen Padang untuk meraih hasil positif. Ia juga masih memiliki waktu hingga hari pertandingan untuk menentukan komposisi pemain terbaik yang akan diturunkan.
Keputusan mengenai siapa saja yang akan bermain sejak menit awal akan ditentukan berdasarkan kondisi terakhir para pemain. Namun secara keseluruhan, Imran memastikan seluruh skuad dalam keadaan siap tempur.
Harapan Dukungan dari Suporter Semen Padang
Selain mempersiapkan tim secara teknis dan mental, Imran Nahumarury juga berharap dukungan dari para suporter Semen Padang. Ia menyadari bahwa dukungan moral dari para pendukung bisa memberikan energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
Meski pertandingan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Imran berharap para suporter yang berada di sekitar Yogyakarta maupun daerah lain tetap memberikan doa dan dukungan untuk tim kebanggaan mereka.
Ia juga mengingatkan bahwa para suporter tentu sudah memahami regulasi yang berlaku di kompetisi BRI Super League terkait atribut tim saat menghadiri pertandingan tandang.
Bagi Imran, dukungan dari berbagai daerah seperti Sleman, Yogyakarta, Jabodetabek, hingga Kota Padang sendiri akan sangat berarti bagi perjuangan timnya. Ia berharap doa dan dukungan tersebut bisa membantu Semen Padang tampil maksimal dan membawa pulang poin penting.
Asyraq Gufron Antusias Kembali ke Stadion Maguwoharjo
Bek Semen Padang, Asyraq Gufron, juga menyatakan kesiapan tim untuk menghadapi PSBS Biak. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi laga yang sangat menentukan ini.
Menurut Asyraq, para pemain memiliki tekad kuat untuk memberikan penampilan terbaik demi membawa pulang poin dari Stadion Maguwoharjo.
Pertandingan ini juga memiliki makna spesial bagi Asyraq secara pribadi. Stadion Maguwoharjo bukanlah tempat yang asing baginya karena ia pernah memperkuat PSS Sleman beberapa musim lalu.
Kembalinya Asyraq ke stadion tersebut membuatnya merasa seperti pulang ke rumah sendiri. Ia juga mengaku senang melihat kondisi stadion yang kini jauh lebih baik dibandingkan saat dirinya bermain di sana beberapa musim lalu.
Selain itu, ia berharap atmosfer stadion yang familiar bisa membawa keberuntungan bagi Semen Padang dalam pertandingan penting ini.
Laga Penentuan di Zona Degradasi
Pertandingan antara PSBS Biak dan Semen Padang diprediksi menjadi salah satu laga paling menentukan di papan bawah klasemen BRI Super League musim ini. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi mereka.
Dengan jarak poin yang sangat tipis, kemenangan dalam laga ini bisa memberikan dorongan moral yang besar bagi tim yang berhasil meraihnya. Sebaliknya, kekalahan akan membuat situasi semakin sulit di sisa pertandingan musim ini.
Bagi Semen Padang, debut Imran Nahumarury menjadi harapan baru untuk memulai kebangkitan. Dengan semangat baru dan tekad kuat dari para pemain, tim Kabau Sirah berharap bisa mencuri poin penting dari markas PSBS Biak.
Jika mampu meraih hasil positif, Semen Padang berpeluang membuka jalan untuk keluar dari zona degradasi dan menjaga asa bertahan di BRI Super League hingga akhir musim.
BACA JUGA :












