1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Malaysia Kalah dari Garuda Pertiwi, Kini Justru Bisa Dukung Indonesia ke Semifinal?

Harapan Malaysia untuk melangkah ke semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 kini berada di ujung tanduk. Kekalahan telak 0-3 dari Garuda Pertiwi membuat langkah Harimau Tigress semakin berat, tetapi peluang mereka belum sepenuhnya tertutup.

Garuda Pertiwi tampil dominan saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A di Minggu (16/8/2026) malam WIB. Bermain sebagai tuan rumah, Indonesia mampu mencetak tiga gol tanpa balas melalui Fadilla, Jazlyn Kayla Firyal, dan gol dari situasi sepak pojok Nafeeza Ayasha Nori.

Hasil tersebut membuat posisi klasemen Grup A berubah signifikan. Indonesia semakin kokoh di puncak, sementara Malaysia harus bekerja ekstra keras pada pertandingan terakhir untuk menjaga peluang lolos.

Garuda Pertiwi Tampil Dominan Lawan Malaysia

Pertandingan Indonesia vs Malaysia berlangsung dengan tempo yang cukup menarik. Garuda Pertiwi mampu membuka keunggulan ketika pertandingan memasuki menit ke-14.

Fadilla menjadi pemain yang membawa Indonesia unggul lebih dulu. Gol tersebut membuat tekanan kepada Malaysia semakin besar.

Memasuki menit ke-32, Garuda Pertiwi mendapatkan peluang emas melalui titik penalti. Keputusan tersebut diberikan setelah pelanggaran Dishana Nagarajan Pillay terhadap Jazlyn Kayla Firyal di dalam kotak penalti ditinjau oleh wasit.

Jazlyn kemudian maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia menjalankan tugasnya dan membuat Indonesia unggul 2-0.

Malaysia mencoba mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, pertahanan Garuda Pertiwi mampu menjaga keunggulan hingga memasuki babak kedua.

Gol ketiga akhirnya datang pada menit ke-80 melalui situasi yang cukup menarik. Sepak pojok yang dilepaskan Nafeeza Ayasha Nori melengkung dan langsung masuk ke gawang Malaysia.

Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Posisi Malaysia Makin Sulit di Klasemen

Kekalahan dari Indonesia membuat Malaysia sementara menempati posisi ketiga Grup A dengan koleksi satu poin.

Sebelumnya, Malaysia hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Hong Kong pada pertandingan pembuka. Sementara itu, Hong Kong berada di posisi kedua setelah meraih kemenangan besar 7-0 atas Arab Saudi.

Kondisi tersebut membuat persaingan menuju semifinal menjadi sangat menarik.

Untuk sementara, posisi Grup A dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Garuda Pertiwi: 6 poin
  • Hong Kong: 4 poin
  • Malaysia: 1 poin
  • Arab Saudi: 0 poin

Dengan satu pertandingan tersisa, Malaysia masih mempunyai peluang secara matematis. Namun, jalannya sangat sulit karena mereka tidak hanya bergantung pada hasil sendiri.

Malaysia Wajib Menang Besar atas Arab Saudi

Pertandingan terakhir Malaysia di fase grup akan mempertemukan mereka dengan Arab Saudi pada Selasa (18/8/2026).

Kemenangan menjadi syarat utama bagi Harimau Tigress. Akan tetapi, sekadar menang belum cukup untuk membawa mereka ke semifinal.

Malaysia membutuhkan kemenangan dengan selisih gol lebih dari tujuh gol. Artinya, mereka harus tampil sangat agresif sejak menit pertama sekaligus menjaga pertahanan agar tidak kebobolan.

Situasi tersebut tentu menjadi tantangan besar bagi Fairuz Montana bin Zainal Abidin dan anak asuhnya.

Beberapa hal yang harus dilakukan Malaysia adalah:

  • Mencetak gol sebanyak mungkin.
  • Menjaga konsentrasi selama 90 menit.
  • Mengurangi kesalahan di lini belakang.
  • Memanfaatkan setiap peluang dengan maksimal.
  • Tetap menjaga kondisi mental meski tekanan besar.

Jika gagal memenuhi target tersebut, perjalanan Malaysia di Srikandi Merdeka Cup hampir pasti berakhir di fase grup.

Nasib Malaysia Juga Bergantung pada Indonesia

Menariknya, perjuangan Malaysia tidak hanya ditentukan oleh pertandingan melawan Arab Saudi. Hasil pertandingan antara Garuda Pertiwi dan Hong Kong juga akan sangat menentukan.

Duel Indonesia vs Hong Kong dijadwalkan berlangsung pada Selasa (18/8/2026) pukul 20.00 WIB.

Malaysia tentu akan memperhatikan pertandingan tersebut. Namun, ada skenario yang membuat peluang Harimau Tigress langsung tertutup.

Jika Hong Kong berhasil mengalahkan Indonesia, Malaysia dipastikan gagal melaju ke semifinal. Hal yang sama berlaku apabila pertandingan berakhir imbang.

Dengan demikian, Malaysia membutuhkan kemenangan Garuda Pertiwi atas Hong Kong untuk menjaga peluang mereka.

Situasi ini menjadi cukup menarik. Setelah kalah 0-3 dari Indonesia, Malaysia justru harus berharap rivalnya tersebut mampu mengalahkan Hong Kong.

Fairuz Montana Tak Mau Terlalu Memikirkan Indonesia vs Hong Kong

Pelatih Malaysia, Fairuz Montana bin Zainal Abidin, menyadari situasi yang dihadapi timnya. Namun, ia memilih tidak terlalu larut dalam perhitungan klasemen.

Fairuz ingin seluruh perhatian pemain diarahkan kepada pertandingan melawan Arab Saudi.

“Kami memilih untuk fokus mempersiapkan diri kami untuk menang atas Arab Saudi. Selain itu, kami tidak ingin memikirkannya,” ujar Fairuz.

Sikap tersebut cukup masuk akal. Malaysia tidak memiliki kendali terhadap hasil pertandingan Indonesia vs Hong Kong.

Satu-satunya hal yang bisa mereka lakukan adalah meraih kemenangan besar atas Arab Saudi. Setelah itu, mereka harus menunggu hasil pertandingan lain.

Jadwal Penentu Grup A Srikandi Merdeka Cup

Pertandingan terakhir Grup A akan menjadi penentu siapa yang berhak melangkah ke semifinal.

Selasa, 18 Agustus 2026:

  • 15.00 WIB — Malaysia vs Arab Saudi
  • 20.00 WIB — Garuda Pertiwi vs Hong Kong

Sementara itu, babak semifinal Srikandi Merdeka Cup dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026. Perebutan tempat ketiga dan final kemudian digelar pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Kini, Malaysia menghadapi misi yang nyaris mustahil. Mereka harus menang besar atas Arab Saudi dan berharap Garuda Pertiwi kembali meraih kemenangan atas Hong Kong.

Dengan kata lain, Harimau Tigress masih hidup, tetapi peluang mereka sangat tipis. Menarik untuk melihat apakah Malaysia mampu menciptakan kemenangan besar sekaligus mendapatkan “bantuan” dari Garuda Pertiwi untuk mengamankan tiket semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE