1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP Pegadaian Championship: PSS Sleman Panaskan Mesin Lagi, Irvan Mofu Terancam Absen karena Cedera

PSS Sleman kembali memulai persiapan serius menghadapi lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 setelah menjalani masa libur singkat. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu menggelar sesi latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman, pada Jumat (6/3/2026) sore WIB.

Latihan ini menjadi momen penting bagi skuad PSS untuk kembali menemukan ritme permainan setelah tiga hari beristirahat. Apalagi, performa tim sedang berada dalam tren positif setelah mencatat tiga kemenangan beruntun yang membuat mereka kokoh di puncak klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship.

Dengan posisi yang semakin menjanjikan dalam perburuan tiket promosi, setiap sesi latihan kini menjadi krusial bagi PSS Sleman untuk menjaga konsistensi dan performa hingga akhir musim.

PSS Sleman Kembali Berlatih Usai Libur Tiga Hari

Skuad PSS Sleman kembali berkumpul di lapangan latihan untuk memulai persiapan menghadapi jadwal pertandingan selanjutnya. Seluruh pemain mengikuti sesi latihan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB di Lapangan Pakembinangun.

Sebelumnya, tim mendapatkan jatah libur selama tiga hari setelah berhasil meraih kemenangan penting pada pekan ke-21 Pegadaian Championship. Pada laga tersebut, PSS Sleman sukses mengalahkan Persela Lamongan dengan skor tipis 1-0.

Kemenangan tersebut memperpanjang tren positif Super Elang Jawa. Sebelum menundukkan Persela, PSS juga berhasil meraih kemenangan saat menjamu Deltras FC dengan skor 3-1 dan mengalahkan Persipura Jayapura 2-0.

Tiga kemenangan beruntun itu membuat posisi PSS Sleman semakin kokoh di puncak klasemen sementara. Momentum positif tersebut tentu menjadi modal berharga bagi tim dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini.

Fokus Pemulihan Kondisi Fisik Pemain

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengungkapkan bahwa sesi latihan pertama setelah masa libur difokuskan pada pemulihan kondisi fisik para pemain. Program latihan yang diberikan memiliki intensitas relatif rendah agar para pemain dapat kembali beradaptasi secara bertahap.

Menurut pelatih berusia 55 tahun tersebut, penting bagi tim untuk menjaga kebugaran pemain setelah masa istirahat agar mereka tetap berada dalam kondisi optimal menjelang pertandingan berikutnya.

“Ya yang pasti hari ini recovery training, karena sebelumnya pemain baru saja menjalani libur latihan. Saya lihat kondisi anak-anak cukup bagus,” ujar Ansyari Lubis kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa latihan dilakukan secara bertahap tanpa memberikan beban berlebihan kepada para pemain. Pendekatan ini dilakukan agar para pemain tetap menjaga kondisi tubuh tanpa risiko kelelahan.

“Intensitasnya juga tidak tinggi, tapi kita progres pelan-pelan. Artinya pemain ketika balik dari libur mereka tetap bisa menjaga kondisi,” tambahnya.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi tim pelatih untuk memastikan seluruh pemain tetap fit dalam menghadapi jadwal pertandingan yang semakin menentukan.

Irvan Mofu Alami Cedera Hamstring

Dalam sesi latihan tersebut, hampir seluruh pemain PSS Sleman dapat mengikuti program latihan secara penuh. Namun, ada satu pemain yang belum bisa menjalani latihan secara maksimal.

Pemain tersebut adalah Irvan Mofu yang mengalami masalah pada otot hamstring. Cedera tersebut membuatnya harus menjalani latihan terpisah dari rekan-rekannya.

Meski demikian, kondisi Irvan Mofu diperkirakan tidak terlalu serius. Tim pelatih memperkirakan sang pemain hanya membutuhkan waktu pemulihan singkat sebelum kembali bergabung dalam latihan penuh bersama tim.

“Yang tidak bisa latihan penuh cuma Irvan Mofu. Dia kemarin ada masalah hamstring, tapi sepertinya paling dua sampai tiga hari sudah bisa kembali,” ungkap Ansyari Lubis.

Kabar ini tentu menjadi perhatian bagi tim, mengingat Irvan Mofu merupakan salah satu pemain yang memberikan kontribusi penting dalam perjalanan PSS Sleman musim ini.

PSS Sleman Nyaman di Puncak Klasemen

Hasil positif yang diraih dalam beberapa pertandingan terakhir membuat PSS Sleman kini nyaman bertengger di puncak klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship.

Laskar Sembada berhasil mengoleksi 45 poin dari rangkaian pertandingan yang telah dijalani. Mereka unggul empat poin atas Barito Putera yang berada di posisi kedua klasemen.

Keunggulan tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi PSS dalam persaingan menuju tiket promosi. Namun demikian, tim pelatih tetap mengingatkan para pemain agar tidak terlena dengan posisi saat ini.

Masih ada sejumlah pertandingan penting yang harus dijalani sebelum kompetisi berakhir. Konsistensi performa menjadi kunci utama jika PSS Sleman ingin mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen.

Jadwal Padat Menanti Setelah Jeda Kompetisi

Setelah pertandingan pekan ke-21, Pegadaian Championship akan memasuki jeda cukup panjang karena libur Lebaran. Kompetisi baru akan kembali dilanjutkan pada akhir Maret 2026.

PSS Sleman dijadwalkan kembali bertanding pada 29 Maret 2026 dengan menghadapi Kendal Tornado FC di laga tandang. Pertandingan tersebut diprediksi akan menjadi ujian penting bagi Super Elang Jawa.

Setelah menghadapi Kendal Tornado FC, PSS masih memiliki lima pertandingan tersisa yang akan menentukan langkah mereka menuju promosi ke BRI Super League musim depan.

Rangkaian pertandingan tersebut meliputi laga melawan Persipal Palu di kandang, Barito Putera di laga tandang, Persiku Kudus di kandang, Persiba Balikpapan di tandang, serta PSIS Semarang pada pertandingan penutup musim.

Dengan jadwal yang cukup menantang, fokus dan konsistensi menjadi faktor penting bagi PSS Sleman dalam menjaga peluang promosi.

PSS Sleman Bertekad Pertahankan Momentum

Kembalinya PSS Sleman ke sesi latihan menandai keseriusan tim dalam menjaga momentum positif yang telah mereka bangun sepanjang musim ini. Tiga kemenangan beruntun menjadi bukti bahwa Super Elang Jawa sedang berada dalam performa terbaik.

Meski menghadapi sedikit kendala dengan cedera Irvan Mofu, situasi tersebut tidak terlalu mengganggu persiapan tim secara keseluruhan. Dengan waktu pemulihan yang relatif singkat, pemain tersebut diperkirakan dapat segera kembali memperkuat tim.

Dengan enam pertandingan tersisa di Pegadaian Championship 2025/2026, perjuangan PSS Sleman masih jauh dari kata selesai. Namun jika mampu mempertahankan konsistensi permainan dan menjaga kebugaran pemain, peluang mereka untuk meraih tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia akan semakin terbuka lebar.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE