1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Pelatih Persis Solo Puji Kualitas Febri Hariyadi, Tapi Kebugarannya Masih Jadi PR

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memberikan penilaian positif terhadap kemampuan Febri Hariyadi menjelang laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 melawan PSBS Biak di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB. Meski demikian, pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu menegaskan bahwa kebugaran winger berusia 30 tahun tersebut masih perlu ditingkatkan sebelum dapat tampil maksimal.

Febri Hariyadi baru beberapa hari mengikuti sesi latihan Persis Solo dan sedang dalam proses adaptasi. Milomir menilai bahwa potensi dan kualitas Febri tidak perlu diragukan, namun kondisi fisiknya menjadi faktor yang harus diperhatikan agar performanya optimal.

Adaptasi Febri Hariyadi Bersama Persis Solo

“Febri baru bergabung dan mengikuti latihan kami selama tiga hari. Jadi, dia masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Bagi saya, dia adalah pemain yang bagus dan berkualitas,” ujar Milomir Seslija.

Proses adaptasi ini penting, mengingat Febri sebelumnya lebih banyak berada di bangku cadangan bersama Persib Bandung. Penyesuaian terhadap taktik, ritme latihan, dan chemistry dengan rekan-rekan barunya menjadi fokus utama tim pelatih.

Milomir menekankan bahwa meski kualitas Febri di atas rata-rata, ia tidak ingin terburu-buru menurunkannya ke lapangan. Kebugaran yang optimal menjadi prasyarat agar winger ini bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Persis Solo.

Kebugaran Masih Menjadi Tantangan

Febri memang sudah lama tidak bermain reguler akibat cedera lutut dan minimnya menit bermain di musim sebelumnya. Sepanjang putaran pertama musim ini, winger kelahiran Bandung itu hanya mengumpulkan delapan penampilan dengan total 137 menit bermain, termasuk satu kali sebagai starter.

“Level kebugarannya masih belum sesuai dengan yang kami harapkan. Dia sudah lama tidak bermain reguler bersama Persib Bandung. Itu berarti bahwa kami harus perlahan-lahan menyiapkan dia agar bisa bermain dengan kami,” jelas Milomir.

Kesiapan fisik Febri menjadi sorotan penting agar ia bisa menyesuaikan diri dengan intensitas latihan dan pertandingan Persis Solo, terutama menghadapi laga penting melawan PSBS Biak.

Persaingan Ketat di Tim

Kehadiran Febri Hariyadi menambah persaingan di lini depan Persis Solo, yang juga didukung oleh pemain baru dan 11 amunisi asing yang bergabung pada putaran kedua. Milomir menilai situasi ini positif karena memacu pemain lain untuk berkompetisi demi mendapatkan kesempatan bermain.

“Menurut saya, setiap pemain yang ada di tim ini sangat penting. Kita sudah punya persaingan yang sangat bagus di tim. Saya pikir tugas saya semakin berat sekarang,” tutur pelatih berusia 61 tahun itu.

Milo menambahkan bahwa meskipun semua pemain layak dimainkan, keputusan siapa yang tampil akan disesuaikan dengan kebutuhan taktik dan strategi menghadapi lawan. Persaingan sehat ini menjadi modal bagi Persis Solo untuk menjaga kualitas tim sepanjang putaran kedua BRI Super League.

Catatan Penampilan Febri Hariyadi

Menariknya, Febri tercatat pernah dua kali menghadapi Persis Solo sebelum bergabung dengan tim Laskar Sambernyawa. Laga terakhirnya adalah ketika Persib Bandung menang tipis 1-0 atas Persis pada pekan ke-19, di mana ia bermain selama 18 menit.

Pengalaman menghadapi Persis sebelumnya diharapkan bisa membantu Febri lebih cepat beradaptasi dengan strategi tim barunya. Milomir yakin bahwa dengan waktu latihan yang cukup, Febri dapat segera menunjukkan performa terbaiknya.

Kesimpulan

Febri Hariyadi membawa kualitas individu yang tinggi bagi Persis Solo, namun kebugaran fisik masih menjadi faktor yang harus diperhatikan sebelum ia bisa tampil maksimal. Proses adaptasi, pengaturan menit bermain, dan persaingan ketat di tim menjadi elemen penting bagi pelatih Milomir Seslija untuk menyiapkan winger ini.

Dengan pendekatan bertahap, Persis Solo berharap Febri dapat berkontribusi signifikan dalam sisa pertandingan BRI Super League 2025/2026, sekaligus memperkuat daya serang tim menghadapi lawan-lawan berat. Keputusan untuk menurunkannya secara hati-hati di lapangan menjadi strategi tepat agar kualitas tinggi pemain tidak terganggu oleh kebugaran yang belum optimal.

Jika proses adaptasi dan kebugaran Febri terjaga, Laskar Sambernyawa bisa memanfaatkan kemampuan winger berpengalaman ini untuk bersaing di papan atas klasemen hingga akhir musim.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE