1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Perjalanan Karier Ezra Walian di Timnas Indonesia Diangkat Luis Milla, Kini Menarik Perhatian John Herdman

Nama Ezra Walian kembali menjadi sorotan setelah masuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil ke skuad sementara Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Series 2026. Pemanggilan tersebut menjadi salah satu kejutan dari pelatih John Herdman yang sedang membangun komposisi terbaik bagi skuad Merah Putih.

Kehadiran Ezra Walian di daftar pemain menunjukkan bahwa peluang untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia masih terbuka bagi pemain yang mampu menunjukkan performa konsisten di level klub. Penyerang Persik Kediri itu tampil impresif dalam dua musim terakhir, hingga membuat namanya kembali masuk radar tim nasional.

Pemanggilan ini juga menandai babak baru dalam perjalanan karier Ezra Walian bersama Timnas Indonesia. Setelah sempat menjadi bagian penting di era pelatih Luis Milla, pemain berdarah Indonesia-Belanda itu sempat menghilang dari panggilan tim nasional selama beberapa tahun. Kini, ia kembali mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kualitasnya.

Daftar 41 Pemain Timnas Indonesia Bawa Kejutan

John Herdman mengumumkan 41 pemain yang masuk dalam skuad sementara Timnas Indonesia untuk agenda FIFA Series 2026. Pengumuman tersebut menghadirkan sejumlah kejutan, termasuk kembalinya beberapa pemain yang sebelumnya lama tidak terlihat di tim nasional.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah bek Elkan Baggott yang kembali dipanggil setelah absen cukup lama dari skuad Garuda. Selain itu, masuknya Ezra Walian juga menjadi perhatian publik sepak bola nasional.

Keputusan Herdman memasukkan Ezra Walian tidak lepas dari performa apik sang pemain bersama Persik Kediri. Dalam dua musim terakhir, Ezra berhasil menunjukkan kontribusi yang signifikan di lini serang tim berjuluk Macan Putih tersebut.

Kehadiran Ezra dinilai dapat memberikan variasi tambahan bagi lini depan Timnas Indonesia. Pengalaman serta fleksibilitas posisinya di sektor serangan menjadi nilai lebih yang membuatnya menarik bagi tim pelatih.

Jebolan Akademi Ajax Amsterdam

Ezra Walian sebenarnya bukan nama asing bagi penggemar sepak bola Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu pemain berdarah Indonesia yang memiliki latar belakang pendidikan sepak bola di Eropa.

Lahir di Amsterdam pada 22 Oktober 1997, Ezra memiliki darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Manado. Sementara ibunya merupakan warga negara Belanda. Ia kemudian resmi menjadi warga negara Indonesia pada tahun 2017.

Karier sepak bola Ezra dimulai dari akademi AZ Alkmaar sebelum kemudian bergabung dengan akademi Ajax Amsterdam. Klub tersebut dikenal sebagai salah satu penghasil talenta terbaik di Eropa.

Selama menimba ilmu di Ajax, Ezra Walian berkesempatan berlatih bersama banyak pemain muda berbakat yang kemudian berkembang menjadi bintang sepak bola dunia. Beberapa di antaranya adalah Donny van de Beek, Frenkie de Jong, dan Noussair Mazraoui.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan karier sepak bola Ezra. Ia pernah mengungkapkan bahwa bergabung dengan Ajax merupakan salah satu momen paling berkesan dalam hidupnya.

Bagi Ezra, kesempatan menjadi bagian dari akademi Ajax adalah mimpi yang menjadi kenyataan karena sejak kecil ia tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan klub tersebut.

Karier di Indonesia dan Performa Bersama Persik Kediri

Setelah memutuskan berkarier di Indonesia, Ezra Walian memulai petualangannya dengan bergabung bersama PSM Makassar pada 2019. Dari sana, kariernya berlanjut ke Persib Bandung, di mana ia sempat merasakan atmosfer kompetisi papan atas sepak bola nasional.

Namun perjalanan kariernya benar-benar menemukan momentum baru setelah bergabung dengan Persik Kediri. Klub tersebut merekrut Ezra dari Persib Bandung pada awal musim 2024/2025.

Pada musim pertamanya bersama Persik, Ezra langsung menjadi bagian penting dari skema permainan tim. Ia tampil dalam 21 pertandingan dengan kontribusi dua gol serta tiga assist.

Performa Ezra semakin meningkat pada musim berikutnya. Dalam kompetisi BRI Super League musim ini, ia telah memainkan 23 pertandingan dengan catatan enam gol dan sembilan assist.

Statistik tersebut menunjukkan peran besar Ezra dalam membantu lini serang Persik Kediri. Selain mencetak gol, ia juga dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik serta akurasi umpan yang tinggi.

Kemampuan teknik, eksekusi bola mati, serta fleksibilitas posisi membuat Ezra mampu bermain di beberapa peran berbeda di sektor serangan.

Perjalanan Ezra Walian di Timnas Indonesia

Ezra Walian pertama kali mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia pada tahun 2017, tidak lama setelah resmi memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Saat itu ia dipanggil oleh pelatih Luis Milla yang tengah membangun generasi baru skuad Garuda.

Debut Ezra bersama Timnas Indonesia terjadi pada 21 Maret 2017 dalam pertandingan melawan Myanmar. Pada saat itu usianya baru menginjak 19 tahun dan ia dianggap sebagai salah satu prospek menarik bagi masa depan tim nasional.

Sepanjang kariernya bersama Timnas Indonesia, Ezra telah mencatatkan sembilan penampilan dan mencetak tiga gol. Penampilan terakhirnya terjadi pada Desember 2021 saat tampil di ajang Piala AFF.

Setelah itu, namanya tidak lagi masuk dalam daftar pemain yang dipanggil oleh pelatih berikutnya. Baik di era Shin Tae-yong maupun dalam periode pelatih selanjutnya, Ezra tidak mendapatkan kesempatan kembali ke tim nasional.

Kini, setelah lebih dari empat tahun sejak penampilan terakhirnya, peluang itu kembali terbuka melalui pemanggilan oleh John Herdman.

Kesempatan Baru untuk Membuktikan Diri

Pemanggilan Ezra Walian ke skuad sementara Timnas Indonesia menjadi peluang penting bagi sang pemain untuk kembali menunjukkan kualitasnya di level internasional. Dengan pengalaman bermain di Eropa serta performa yang stabil di kompetisi domestik, ia berpotensi memberikan kontribusi bagi lini depan skuad Garuda.

Di tengah persaingan ketat di sektor penyerang Timnas Indonesia, kehadiran Ezra dapat menjadi alternatif menarik bagi tim pelatih. Terlebih lagi, performa beberapa penyerang utama yang mengalami penurunan membuat opsi tambahan menjadi sangat penting.

Bagi Ezra Walian, kesempatan ini juga menjadi momen untuk menegaskan bahwa dirinya masih layak bersaing di level tim nasional. Perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia memang penuh pasang surut, namun peluang untuk kembali bersinar masih terbuka.

Jika mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, bukan tidak mungkin Ezra Walian akan kembali menjadi bagian penting dari perjalanan Timnas Indonesia dalam menghadapi berbagai kompetisi internasional di masa mendatang.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE