1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Persib Tak Mau Menyerah Usai Dikalahkan Ratchaburi, Bojan Hodak Ajak Bobotoh Penuhi GBLA

Persib Bandung memang harus mengakui keunggulan Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League 2 2025/2026. Bermain di Ratchaburi Stadium, Thailand, Rabu (11/2/2026), Maung Bandung tumbang dengan skor 0-3.

Hasil tersebut jelas menjadi pukulan berat bagi tim asuhan Bojan Hodak. Tiga gol tanpa balas membuat langkah Persib menuju perempat final semakin terjal. Namun, di tengah kekecewaan, sang pelatih memastikan satu hal: Persib belum menyerah.

Bojan Hodak menegaskan bahwa fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada leg kedua yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 18 Februari 2026. Ia percaya, peluang untuk bangkit masih terbuka meski tantangannya besar.

Bojan Hodak Minta Dukungan Penuh Bobotoh di GBLA

Dalam pernyataannya seusai laga, Bojan secara khusus meminta dukungan penuh dari suporter Persib. Ia berharap Stadion GBLA akan dipenuhi Bobotoh saat leg kedua nanti.

“Sekarang kami harus fokus pada tujuh hari ke depan dan mempersiapkan pertandingan berikutnya di kandang. Saya berharap stadion akan penuh, karena tidak mudah bagi lawan bermain di sana,” tegas pelatih asal Kroasia tersebut.

Atmosfer GBLA memang dikenal angker bagi tim tamu. Dukungan masif dari Bobotoh sering kali menjadi energi tambahan bagi para pemain Persib. Dalam situasi tertinggal agregat 0-3, dukungan moral dari tribun diyakini bisa memberikan dorongan besar.

Untuk lolos langsung ke perempat final, Persib wajib menang dengan selisih minimal empat gol. Misi tersebut memang tidak mudah, tetapi bukan sesuatu yang mustahil dalam sepak bola.

Evaluasi Kekalahan di Leg Pertama

Bojan Hodak mengakui bahwa hasil akhir sangat mengecewakan. Namun, ia menilai performa timnya, khususnya di babak pertama, tidak sepenuhnya buruk.

Menurutnya, Persib masih mampu mengimbangi permainan tuan rumah sebelum akhirnya kebobolan. Gol cepat Ratchaburi memang membuat situasi menjadi sulit, tetapi Maung Bandung tetap berusaha mengembangkan permainan.

Memasuki babak kedua, kondisi mulai berubah. Intensitas permainan menurun dan Ratchaburi mampu memanfaatkan celah untuk menambah keunggulan. Bojan menilai faktor fisik menjadi salah satu penyebab utama.

Faktor Cuaca Jadi Tantangan

Selain efektivitas lawan, Bojan juga menyoroti kondisi cuaca di Thailand yang menurutnya cukup memengaruhi performa pemain.

“Faktor utama di babak kedua adalah cuaca. Kondisinya panas, energi lebih cepat terkuras. Ada yang mengatakan pemain sempat kehilangan ritme, tetapi situasi seperti ini bisa terjadi ketika kondisi fisik mulai menurun,” jelasnya.

Cuaca panas memang menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi tim yang tidak terbiasa dengan kondisi tersebut. Penurunan stamina berdampak pada konsentrasi dan organisasi permainan, yang akhirnya dimanfaatkan Ratchaburi untuk mencetak gol tambahan.

Namun, Bojan tidak ingin menjadikan hal tersebut sebagai alasan utama. Ia tetap menegaskan bahwa tim harus melakukan evaluasi menyeluruh jelang laga Persib vs Ratchaburi leg 2 GBLA.

Adaptasi Pemain Baru Masih Berproses

Dalam laga tersebut, dua pemain anyar Persib, Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, turut menjadi sorotan. Banyak pihak mempertanyakan kontribusi mereka di pertandingan penting tersebut.

Bojan mengakui bahwa kedua pemain masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sistem permainan dan atmosfer kompetisi Asia.

“Para pemain baru masih butuh waktu untuk beradaptasi. Tapi mereka profesional dan mampu bermain di level ini. Kualitas liga nasional cukup tinggi, dan mereka bisa saling membantu,” ujarnya.

Adaptasi memang menjadi proses yang tidak instan. Kombinasi pemain lama dan baru membutuhkan waktu untuk membangun chemistry yang solid, terutama di pertandingan dengan tekanan tinggi seperti babak gugur.

Optimisme Jelang Leg Kedua

Kini, seluruh fokus tertuju pada duel Persib vs Ratchaburi leg 2 GBLA. Bermain di hadapan publik sendiri bisa menjadi momentum kebangkitan Maung Bandung.

Persib membutuhkan performa nyaris sempurna untuk membalikkan keadaan. Disiplin di lini belakang, efektivitas di depan gawang, serta mental yang kuat akan menjadi kunci.

Bojan Hodak tetap menunjukkan optimisme. Ia percaya bahwa sepak bola selalu menghadirkan kemungkinan, termasuk peluang untuk menciptakan malam magis di Bandung.

Dukungan Bobotoh, strategi yang matang, serta semangat pantang menyerah menjadi modal utama Persib dalam menghadapi laga penentuan. Leg kedua nanti bukan sekadar pertandingan, tetapi ujian karakter bagi Maung Bandung di pentas Asia.

Apakah Persib mampu membalikkan agregat dan melangkah ke perempat final? Semua akan terjawab di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE