Persita Tangerang mengawali BRI Super League 2026/2027 dengan catatan yang menjanjikan. Belum tersentuh kekalahan dalam empat pertandingan pertama, Pendekar Cisadane kini menghadapi tantangan yang lebih berat karena harus bersiap melawan dua tim kuat, Persija Jakarta dan Bali United.
Kemenangan dramatis atas Garudayaksa FC menjadi modal penting bagi Persita untuk menatap pertandingan berikutnya. Namun, penyerang sayap asal Spanyol, Rayco Rodriguez, mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena dengan hasil positif tersebut.
Persita memang sedang berada dalam tren yang baik. Meski demikian, konsistensi akan menjadi ujian sesungguhnya ketika mereka berhadapan dengan lawan yang memiliki ambisi besar di BRI Super League musim ini.
Persita Tangerang Menang Dramatis atas Garudayaksa FC
Persita Tangerang berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu Garudayaksa FC di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (10 Oktober 2026).
Pertandingan pekan keempat tersebut berlangsung ketat sebelum akhirnya tuan rumah memastikan kemenangan dengan skor 2-1. Gol penentu Persita dicetak Aleksa Andrejic pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+2.
Gol pada penghujung pertandingan itu menjadi momen penting bagi Pendekar Cisadane. Selain memastikan kemenangan, hasil tersebut memperpanjang catatan positif Persita pada awal kompetisi.
Kemenangan itu tentu disambut gembira oleh para pemain, staf pelatih, dan suporter setia mereka, Laskar Benteng Viola (LBV).
Tambahan tiga poin juga membuat Persita mengoleksi delapan poin dari empat pertandingan. Mereka mencatatkan dua kemenangan dan dua hasil imbang tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Catatan tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya. Akan tetapi, Persita tetap perlu melakukan evaluasi agar bisa mempertahankan performa ketika menghadapi lawan dengan kualitas berbeda.
Rayco Rodriguez Minta Persita Tidak Terlena
Di tengah suasana positif setelah mengalahkan Garudayaksa FC, Rayco Rodriguez mengingatkan bahwa Persita masih memiliki pekerjaan besar.
Penyerang sayap berusia 29 tahun itu menyoroti jadwal pertandingan yang menantang pada bulan ini. Persita dijadwalkan menjalani tiga laga kandang, termasuk menghadapi Persija Jakarta dan Bali United.
Kedua tim tersebut memiliki posisi yang kompetitif di klasemen sementara. Karena itu, Persita harus mempersiapkan diri dengan serius jika ingin mempertahankan tren belum terkalahkan.
“Kami memiliki tiga pertandingan kandang pada bulan ini dan semuanya akan menjadi laga yang sulit. Kami akan menghadapi Persija Jakarta dan Bali United. Mereka tim yang sangat bagus,” kata Rayco Rodriguez.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Persita tidak ingin terlalu lama larut dalam kegembiraan setelah mengalahkan Garudayaksa FC.
Bagi Rayco, kemenangan terakhir seharusnya menjadi tambahan kepercayaan diri, bukan alasan untuk mengurangi kewaspadaan. Persita perlu menjaga konsentrasi dan mempersiapkan strategi dengan baik untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Persija Jakarta dan Bali United Jadi Ujian Berikutnya
Tantangan Persita semakin menarik karena dua lawan berikutnya merupakan tim yang berada di papan atas klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.
Persija Jakarta saat ini menempati posisi pertama dengan 12 poin setelah menyapu bersih empat pertandingan awal. Sementara itu, Bali United berada di posisi ketiga dengan koleksi sembilan poin.
Perbedaan posisi dan perolehan poin tersebut memperlihatkan ketatnya persaingan yang akan dihadapi Persita.
Berikut gambaran posisi kedua calon lawan Persita berdasarkan data yang tersedia:
- Persija Jakarta: posisi pertama dengan 12 poin dari empat kemenangan.
- Bali United: posisi ketiga dengan sembilan poin.
- Persita Tangerang: posisi kelima dengan delapan poin, hasil dua kemenangan dan dua imbang.
Pertemuan melawan Persija menjadi tantangan terdekat bagi Pendekar Cisadane. Kedua tim dijadwalkan bertanding pada 17 Oktober 2026.
Setelah itu, Persita juga harus bersiap menghadapi Bali United. Rangkaian pertandingan tersebut menuntut tim asuhan Carlos Pena menjaga kondisi pemain, kedisiplinan permainan, dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
Bermain di hadapan pendukung sendiri dapat memberikan motivasi tambahan. Namun, Persita tetap membutuhkan performa yang konsisten untuk menghadapi tekanan dari kedua lawannya.
Kemenangan atas Garudayaksa Tambah Kepercayaan Diri
Rayco Rodriguez menilai kemenangan atas Garudayaksa FC memberikan dampak positif, bukan hanya bagi pemain, tetapi juga untuk para suporter.
Tiga poin yang diraih melalui gol Aleksa Andrejic pada menit-menit akhir menjadi suntikan semangat bagi seluruh elemen klub.
“Tiga poin ini membuat kami percaya diri, baik itu untuk tim dan juga suporter untuk menatap laga selanjutnya,” ujar Rayco Rodriguez.
Kepercayaan diri menjadi modal penting bagi Persita dalam menghadapi pertandingan dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Tim yang mampu menjaga keyakinan sekaligus melakukan evaluasi biasanya memiliki kesempatan lebih baik untuk mempertahankan konsistensi permainan.
Meski begitu, Persita tidak bisa hanya mengandalkan momentum kemenangan. Mereka perlu memperbaiki detail permainan, terutama ketika menghadapi lawan yang mampu memberikan tekanan secara berkelanjutan.
Kemenangan dramatis atas Garudayaksa FC setidaknya menunjukkan bahwa Persita mampu berjuang hingga menit akhir. Karakter tersebut bisa menjadi bekal positif saat mereka menghadapi Persija dan Bali United.
Misi Persita Menjaga Rekor Belum Terkalahkan
Persita Tangerang kini memiliki dua target penting: mempertahankan rekor belum terkalahkan dan terus bersaing di papan atas BRI Super League 2026/2027.
Delapan poin dari empat pertandingan menjadi awal yang positif bagi Pendekar Cisadane. Namun, jadwal menghadapi Persija Jakarta dan Bali United akan menjadi ujian yang lebih berat bagi konsistensi tim.
Pesan Rayco Rodriguez juga memperlihatkan bahwa para pemain menyadari tantangan tersebut. Kemenangan atas Garudayaksa FC memang patut dirayakan, tetapi persiapan untuk pertandingan selanjutnya tetap menjadi prioritas.
Dukungan Laskar Benteng Viola diharapkan bisa terus memberikan energi tambahan bagi Persita. Dengan persiapan yang matang dan konsentrasi sepanjang pertandingan, Pendekar Cisadane berpeluang menjaga momentum positif mereka.
Kini, perhatian tertuju pada duel kontra Persija Jakarta pada 17 Oktober 2026. Mampukah Persita mempertahankan catatan tanpa kekalahan ketika menghadapi pemuncak klasemen? Pertandingan tersebut akan menjadi salah satu ujian penting dalam perjalanan mereka musim ini.
BACA JUGA :












