1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : PSS Sleman Akhiri Paceklik Kemenangan Kim Jeffrey Ungkap Chemistry dengan Fornazari

PSS Sleman akhirnya menemukan momentum kebangkitan di BRI Super League 2026/2027. Kemenangan telak 3-0 atas PSM Makassar bukan hanya mengakhiri rentetan hasil negatif Super Elang Jawa, tetapi juga memperlihatkan kombinasi menarik antara Kim Jeffrey Kurniawan dan Matheus Fornazari.

Kim memang tidak tampil sebagai starter dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026). Namun, kehadirannya pada babak kedua memberikan dampak penting bagi permainan PSS.

Gelandang berusia 36 tahun itu masuk pada menit ke-63 dan berhasil menyumbangkan dua assist. Umpannya membantu Hiromu Tanaka mencetak gol kedua PSS sebelum Matheus Fornazari melengkapi kemenangan pada masa injury time.

Khusus gol ketiga, Kim mengaku sudah memiliki chemistry yang cukup baik dengan Matheus sejak striker asal Brasil tersebut bergabung dengan tim. Pemahaman di antara keduanya menjadi salah satu faktor yang membantu terciptanya gol penutup bagi Super Elja.

Kim Jeffrey dan Matheus Fornazari Punya Chemistry yang Baik

Kim Jeffrey Kurniawan menilai dirinya sudah cukup memahami karakter permainan Matheus Fornazari. Menurutnya, postur tinggi sang striker menjadi keunggulan tersendiri, terutama ketika harus memenangkan duel udara di depan gawang lawan.

Pemahaman tersebut membuat Kim lebih percaya diri ketika mengirimkan bola kepada rekannya itu. Ia mengetahui bahwa Matheus memiliki kemampuan untuk memanfaatkan umpan yang datang ke area berbahaya.

“Ya, jujur saja, saya sama Matheus ini sebenarnya dari awal dia datang, enggak tahu kenapa sudah dapat chemistry yang cukup oke gitu. Dia kan tinggi, superior dalam bola atas yang kita semuanya tahu,” ujar Kim.

Pernyataan tersebut memperlihatkan pentingnya kecocokan antarpemain dalam membangun serangan. Selain kemampuan individu, komunikasi dan pemahaman posisi dapat membantu sebuah tim menciptakan peluang yang lebih efektif.

Dalam pertandingan melawan PSM, kombinasi Kim dan Matheus menjadi salah satu momen positif yang muncul ketika PSS berusaha mengamankan kemenangan di kandang sendiri.

Umpan Kim Berbuah Gol Ketiga PSS Sleman

Gol ketiga PSS menjadi bukti bagaimana keyakinan Kim terhadap kemampuan Matheus berbuah hasil. Ketika melihat sang striker berada di posisi yang tepat, Kim berusaha mengarahkan bola kepadanya.

Ia tidak ragu mengambil keputusan tersebut karena percaya Matheus mampu menyelesaikan peluang menjadi gol.

“Jadi, pas ada kesempatan itu, saya melihat dia di dalam dan pikiran saya pokoknya bolanya harus mencapai Matheus, pokoknya Matheus dapat bola itu harus yakin mencetak gol,” kata Kim.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Umpan Kim berhasil menjangkau Matheus, yang kemudian mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+2.

Kim juga menceritakan momen ketika dirinya memberikan dorongan kepada Matheus sebelum gol tersebut tercipta. Ia merasa senang karena rekannya itu akhirnya ikut menyumbangkan gol dalam kemenangan PSS.

“Puji Tuhan, bolanya sampai ke dia dan dia bisa mencetak gol. Kebetulan setelah gol kedua saya datang ke dia dan bilang sekarang giliranmu, ke Matheus untuk cetak gol. Dan dia mencetak gol, jadi saya senang buat dia karena dia pantas mendapatkan pujian atas itu,” lanjutnya.

Kontribusi tersebut menunjukkan bahwa peran pemain pengganti tidak selalu diukur dari jumlah menit bermain. Kim mampu memberikan pengaruh melalui distribusi bola dan kemampuannya membaca situasi pertandingan.

Berikut beberapa poin penting dari kontribusi Kim dalam kemenangan PSS:

  • Masuk pada menit ke-63 sebagai pemain pengganti.
  • Memberikan assist untuk gol Hiromu Tanaka dan Matheus Fornazari.
  • Mengandalkan pemahaman karakter permainan Matheus saat membangun serangan.
  • Membantu PSS menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0.

Dua Assist Kim Dipersembahkan untuk Keluarga

Di balik kontribusi pentingnya di lapangan, Kim Jeffrey juga memiliki motivasi pribadi. Ia mempersembahkan dua assist yang dibuatnya saat menghadapi PSM untuk istri dan anak-anaknya.

Bagi Kim, keluarga menjadi sumber kebahagiaan tersendiri di tengah perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Ia mengungkapkan bahwa kedua putranya mulai menunjukkan ketertarikan terhadap sepak bola. Mereka bahkan mulai mengikuti dan menirukan selebrasi para pemain.

“Ya pastinya untuk anak-anak saya, untuk istri saya. Anak-anak saya sekarang mulai suka sepak bola karena mungkin Piala Dunia gitu, jadi semua selebrasi diikuti sama mereka,” ungkap Kim.

Cerita tersebut memberikan sisi personal dari penampilan Kim bersama PSS. Dua assist yang ia ciptakan bukan hanya membantu tim meraih kemenangan, tetapi juga menjadi pencapaian yang ingin ia persembahkan kepada orang-orang terdekatnya.

Bagi pemain berpengalaman seperti Kim, dukungan keluarga dapat menjadi bagian penting dalam menjaga semangat menjalani kompetisi yang panjang.

Kemenangan atas PSM Jadi Momentum Kebangkitan PSS

Kemenangan 3-0 atas PSM memiliki arti penting bagi PSS Sleman. Sebelum pertandingan tersebut, Super Elja mengawali musim dengan tiga kekalahan beruntun sehingga membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Tambahan tiga poin akhirnya membawa PSS naik ke peringkat ke-12 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027 dengan koleksi tiga angka dari empat pertandingan.

Hasil ini sekaligus memberikan dorongan kepercayaan diri bagi tim. Selain berhasil mencetak tiga gol, PSS juga mampu menjaga gawangnya tetap tidak kebobolan.

Kontribusi pemain pengganti seperti Kim, ketajaman Hiromu Tanaka, dan gol penutup Matheus menjadi bagian dari kemenangan tersebut.

Meski demikian, PSS masih perlu menjaga konsistensi pada pertandingan berikutnya. Satu kemenangan belum cukup untuk memastikan bahwa masalah pada awal musim sudah sepenuhnya teratasi.

Chemistry antara Kim Jeffrey dan Matheus Fornazari bisa menjadi salah satu modal yang terus dikembangkan. Jika keduanya mampu mempertahankan pemahaman permainan tersebut, kombinasi mereka berpotensi kembali membantu PSS membangun serangan.

Kini, tantangan bagi Super Elja adalah menjaga momentum positif dan mengubah kemenangan atas PSM menjadi titik awal untuk tampil lebih stabil sepanjang kompetisi.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE