Mantan gelandang Timnas Belgia, Radja Nainggolan, menyimpan pengalaman menarik selama berkarier di sepak bola Indonesia. Pemain yang pernah memperkuat AS Roma dan Inter Milan itu mengungkapkan bahwa dirinya menerima bayaran sebesar 400 ribu euro selama enam bulan ketika membela Bhayangkara FC.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu cerita menarik dari perjalanan Nainggolan di Liga 1 2023/2024. Pasalnya, ia sempat berencana mengakhiri karier sebagai pesepak bola sebelum akhirnya menerima kesempatan bermain di Indonesia.
Dalam wawancara dengan media Belgia, Het Nieuwsblad, Nainggolan menceritakan bagaimana awalnya ia datang ke Indonesia, alasan memilih Bhayangkara FC, hingga pengalamannya menerima bayaran yang menurutnya sangat besar dibandingkan biaya hidup sehari-hari.
Radja Nainggolan Ungkap Bayaran Selama Bermain di Indonesia
Nama Radja Nainggolan sempat menjadi perhatian ketika bergabung dengan Bhayangkara FC pada akhir November 2023. Kedatangannya membawa pengalaman sepak bola Eropa ke kompetisi Indonesia, mengingat ia pernah bermain untuk sejumlah klub besar.
Namun, bukan hanya perjalanan kariernya yang menarik perhatian. Dalam wawancara tersebut, Nainggolan juga mengungkapkan nominal bayaran yang diterimanya selama bermain di Tanah Air.
Ia menyebut mendapatkan 400 ribu euro untuk masa kerja enam bulan bersama Bhayangkara FC. Nilai tersebut setara dengan lebih dari Rp6 miliar berdasarkan kurs saat itu, atau sekitar Rp8 miliar jika menggunakan kurs yang lebih tinggi.
Nainggolan menjelaskan bahwa pengalaman tersebut memberikan kesan tersendiri baginya, terutama karena besarnya penghasilan jika dibandingkan dengan biaya hidup di Indonesia.
Ia juga menyoroti harga makanan yang relatif terjangkau. Sebagai contoh, Nainggolan menyebut seporsi besar nasi goreng bisa dibeli dengan harga sekitar dua euro.
Cerita tersebut memberikan gambaran tentang pengalaman pribadinya selama berada di Indonesia, meskipun nominal bayaran seorang pemain tidak bisa dijadikan patokan untuk seluruh pemain yang berkarier di Liga 1.
Sempat Ingin Pensiun Sebelum Menerima Tawaran Bhayangkara FC
Salah satu bagian menarik dari cerita Radja Nainggolan adalah keputusannya untuk kembali bermain setelah sempat mempertimbangkan pensiun.
Awalnya, Nainggolan datang ke Indonesia bukan untuk memperkuat klub sepak bola. Ia mendapat undangan dari Erick Thohir, yang pernah menjabat sebagai Presiden Inter Milan dan kemudian menjadi Ketua Umum PSSI, untuk menjadi duta Piala Dunia U-17 2023.
Selama berada di Indonesia, Nainggolan mengaku menikmati pengalamannya. Ia menghabiskan sekitar dua minggu di Tanah Air dan mendapatkan kesan positif dari kunjungan tersebut.
Setelah itu, muncul tawaran untuk melanjutkan karier sebagai pemain profesional di Indonesia. Kesempatan tersebut membuatnya mempertimbangkan kembali rencana untuk meninggalkan sepak bola.
Meski tertarik, Nainggolan memiliki satu syarat mengenai lokasi klub yang akan dibelanya. Ia hanya bersedia bermain di Jakarta atau Bali.
Pilihan tersebut akhirnya membawanya bergabung dengan Bhayangkara FC, klub yang memberinya kesempatan untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan profesional.
Keputusan itu menjadi babak berbeda dalam perjalanan kariernya, setelah bertahun-tahun bermain di kompetisi Eropa.
Kiprah Radja Nainggolan Bersama Bhayangkara FC
Radja Nainggolan bergabung dengan Bhayangkara FC pada paruh kedua Liga 1 musim 2023/2024. Kehadirannya diharapkan memberikan tambahan pengalaman dan kualitas bagi tim yang saat itu berjuang dalam kompetisi domestik.
Selama membela The Guardian, Nainggolan mencatatkan 10 penampilan dengan kontribusi satu gol dan tiga assist.
Ia menjalani debut bersama Bhayangkara FC saat menghadapi Persita Tangerang pada 17 Desember 2023. Pertandingan tersebut menjadi awal kiprahnya di kompetisi sepak bola Indonesia.
Meski masa baktinya relatif singkat, kehadiran Nainggolan menarik perhatian karena rekam jejaknya di Eropa. Ia pernah memperkuat klub-klub seperti Cagliari, AS Roma, dan Inter Milan, serta mencatatkan 30 penampilan bersama Timnas Belgia.
Berikut rangkuman kiprahnya bersama Bhayangkara FC:
- Klub: Bhayangkara FC.
- Periode: Paruh kedua Liga 1 2023/2024.
- Jumlah penampilan: 10 pertandingan.
- Kontribusi: Satu gol dan tiga assist.
- Debut: Menghadapi Persita Tangerang pada 17 Desember 2023.
Nainggolan mengakhiri kiprahnya di Indonesia setelah menjalani pertandingan melawan Bali United.
Gaji Besar dan Biaya Hidup Indonesia Jadi Pengalaman Berbeda
Bagi Nainggolan, pengalaman bermain di Indonesia bukan hanya soal sepak bola. Perbedaan biaya hidup juga menjadi hal yang menarik selama menjalani kehidupan sehari-hari di Tanah Air.
Ia menganggap bayaran yang diterimanya sangat tinggi jika dibandingkan dengan harga sejumlah kebutuhan sehari-hari. Contoh nasi goreng yang disebutnya dalam wawancara memperlihatkan bagaimana ia memandang perbedaan tersebut.
Namun, pengalaman Nainggolan tentu tidak bisa digeneralisasi untuk semua pemain asing di Indonesia. Besaran kontrak bergantung pada berbagai faktor, termasuk reputasi pemain, kesepakatan dengan klub, durasi kontrak, dan kondisi finansial tim.
Nominal 400 ribu euro yang diungkapkan Nainggolan menjadi perhatian karena berkaitan dengan reputasinya sebagai pemain berpengalaman di sepak bola Eropa.
Di sisi lain, cerita tersebut juga memperlihatkan bahwa Liga Indonesia pernah menjadi pilihan bagi pemain dengan pengalaman internasional untuk melanjutkan karier profesionalnya.
Pengalaman Singkat yang Membekas bagi Radja Nainggolan
Perjalanan Radja Nainggolan bersama Bhayangkara FC memang tidak berlangsung lama. Meski demikian, pengalamannya di Indonesia menyisakan cerita yang menarik, mulai dari keputusan membatalkan rencana pensiun hingga bayaran yang diterima selama enam bulan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisah ini menjadi pengingat bahwa kompetisi domestik pernah menghadirkan pemain dengan pengalaman panjang di panggung Eropa.
Sementara itu, pengakuan mengenai penghasilan dan biaya hidup menunjukkan sisi lain dari kehidupan seorang pesepak bola profesional di luar lapangan.
Pengalaman Nainggolan mungkin hanya berlangsung setengah musim, tetapi ceritanya tetap menarik untuk melihat bagaimana seorang pemain dengan karier panjang di Eropa menemukan babak baru dalam sepak bola Indonesia.
BACA JUGA :












