Rodri kembali membuktikan mengapa dirinya dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Saat Spanyol mengalahkan Prancis 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, pemain Manchester City tersebut memang tidak mencatatkan namanya di papan skor, tetapi perannya menjadi faktor penting di balik keberhasilan La Furia Roja melangkah ke partai final.
Spanyol memastikan kemenangan melalui gol Mikel Oyarzabal dari titik penalti pada menit ke-22 dan tambahan gol Pedro Porro pada menit ke-58. Hasil tersebut membuat tim asuhan Luis de la Fuente semakin dekat dengan impian meraih gelar juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Namun, di balik dua gol kemenangan tersebut, penampilan Rodri menjadi salah satu cerita terbesar dari pertandingan. Sang gelandang tampil dominan dalam mengatur ritme permainan, memutus serangan lawan, sekaligus menjadi penghubung utama antara lini belakang dan lini depan Spanyol.
Rodri Mengontrol Jalannya Pertandingan Melawan Prancis
Sejak peluit awal dibunyikan, Rodri langsung menunjukkan pengaruh besarnya di lini tengah. Prancis yang memiliki banyak pemain kreatif seperti Kylian Mbappe dan rekan-rekannya kesulitan menemukan ruang karena pergerakan Rodri mampu memutus aliran bola sebelum berkembang menjadi ancaman.
Gelandang berusia 30 tahun itu tampil hampir di seluruh area tengah lapangan. Ia memenangkan 7 dari 11 duel darat, menyapu bersih 4 duel udara, mencatat 1 tekel, 2 sapuan, serta berhasil merebut kembali penguasaan bola sebanyak 2 kali.
Tidak hanya kuat dalam bertahan, Rodri juga menjadi otak utama dalam membangun serangan Spanyol. Kemampuannya membaca permainan, menjaga tempo, dan memberikan umpan akurat membuat La Furia Roja mampu mengendalikan pertandingan selama 90 menit.
Keberadaan Rodri membuat Spanyol tetap tenang ketika berada dalam tekanan. Ia mampu memperlambat permainan saat diperlukan dan mempercepat transisi ketika tim membutuhkan serangan cepat.
Pujian Tinggi untuk Performa Luar Biasa Rodri
Penampilan istimewa Rodri di semifinal membuat banyak pihak memberikan pujian. Salah satunya datang dari komentator talkSPORT, Mark McGhee, yang menganggap performa sang gelandang sebagai salah satu penampilan individu terbaik yang pernah ia saksikan.
Menurut McGhee, apa yang dilakukan Rodri menjadi semakin luar biasa karena terjadi di panggung sebesar semifinal Piala Dunia, ketika tekanan dan ekspektasi berada pada level tertinggi.
“Saya rasa saya baru saja menyaksikan salah satu penampilan individu terbaik yang pernah saya lihat di mana pun,” ujar McGhee dalam siaran talkSPORT.
“Melakukan hal seperti itu di semifinal Piala Dunia dan membantu tim Anda mencapai final adalah sesuatu yang luar biasa. Hari ini saya menyaksikan penampilan yang sangat spesial dan merasa beruntung bisa melihat pemain seperti Rodri tampil,” lanjutnya.
Pujian tersebut semakin memperkuat status Rodri sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026.
Kembali dari Cedera, Rodri Tunjukkan Mental Juara
Performa luar biasa Rodri menjadi semakin mengesankan jika melihat perjalanan yang harus ia lalui sebelum turnamen dimulai.
Rodri datang ke Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera ligamen lutut serius pada akhir 2024. Cedera tersebut sempat membuatnya harus menepi dalam waktu panjang dan mengganggu perjalanan kariernya.
Bahkan, laporan menyebutkan bahwa sang gelandang masih berpotensi menjalani prosedur operasi lanjutan setelah turnamen berakhir.
Meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya ideal, Rodri tetap menunjukkan profesionalisme luar biasa. Ia membuktikan bahwa kualitas, pengalaman, dan mentalitas juara mampu mengatasi berbagai rintangan.
Statistik Fantastis Rodri di Piala Dunia 2026
Sebelum turnamen berlangsung, Rodri dipercaya sebagai salah satu pemimpin utama skuad Spanyol dan bahkan dipercaya mengenakan ban kapten.
Kepercayaan tersebut dibayar dengan penampilan konsisten. Rodri selalu menjadi starter dalam tujuh pertandingan Spanyol di Piala Dunia 2026 dan hanya melewatkan tiga menit pertandingan sepanjang kompetisi.
Catatan statistiknya menunjukkan betapa besarnya pengaruh Rodri:
- Lebih dari 650 operan sukses sepanjang turnamen
- 34 kali merebut kembali bola
- Rata-rata lebih dari 1 umpan kunci per pertandingan
- Memenangkan 15 tekel
Angka-angka tersebut memperlihatkan bahwa Rodri bukan hanya gelandang bertahan, tetapi juga pemain yang mampu mengontrol seluruh aspek permainan.
Rodri dan Spanyol Selangkah Lagi Angkat Trofi Dunia
Kini Spanyol hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengangkat trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka.
Laga final akan menjadi ujian terakhir bagi La Furia Roja, dengan calon lawan antara Inggris atau Argentina. Namun, jika melihat performa Rodri sepanjang turnamen, Spanyol memiliki alasan kuat untuk optimistis.
Sebagai penguasa lini tengah, Rodri akan kembali menjadi pemain kunci dalam misi membawa negaranya meraih kejayaan dunia. Jika mampu mempertahankan level permainan seperti saat menghadapi Prancis, bukan tidak mungkin gelandang Manchester City tersebut akan mengangkat trofi Piala Dunia sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola Spanyol.
BACA JUGA :












