1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Shayne Pattynama Terus Tersisih di Persija Jakarta Shin Tae-yong Ungkap Alasan Tak Memainkannya

Shayne Pattynama masih harus bersabar untuk mendapatkan kesempatan bermain bersama Persija Jakarta. Ketika Macan Kemayoran berpesta gol dengan menghajar Arema FC 5-1 pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027, Rabu (22/10/2026), bek Timnas Indonesia itu justru hanya menyaksikan pertandingan dari tribune VVIP Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Situasi ini menjadi sorotan karena Shayne sebelumnya tampil bersama Timnas Indonesia dan turut membantu skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026. Bahkan, ia dipercaya menjadi salah satu eksekutor dalam adu penalti melawan Thailand di partai final.

Namun, kondisi berbeda justru dialaminya di level klub. Meski kompetisi sudah berjalan sekitar satu setengah bulan, Shayne belum pernah masuk daftar susunan pemain Persija Jakarta, baik sebagai starter maupun pemain cadangan.

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, akhirnya memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut. Menurutnya, pemilihan pemain berkaitan erat dengan kebutuhan taktik dan performa para pemain yang tersedia di dalam skuad.

Persija Jakarta Hajar Arema FC, Shayne Pattynama Kembali Absen

Persija Jakarta meraih kemenangan meyakinkan saat menghadapi Arema FC pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Macan Kemayoran berhasil mengamankan kemenangan telak dengan skor 5-1.

Hasil tersebut menjadi kabar positif bagi Persija yang berusaha menjaga persaingan di kompetisi domestik. Akan tetapi, kemenangan besar itu juga menghadirkan pertanyaan mengenai situasi Shayne Pattynama.

Bek yang memperkuat Timnas Indonesia tersebut kembali tidak mendapatkan tempat dalam daftar pemain. Alih-alih duduk di bangku cadangan untuk menunggu kesempatan tampil, Shayne justru menyaksikan rekan-rekannya bertanding dari tribune VVIP.

Padahal, Shayne merupakan pemain yang memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia. Kehadirannya di skuad Persija sebelumnya diharapkan bisa menambah pilihan bagi tim, khususnya di sektor pertahanan.

Absennya Shayne tentu tidak otomatis menunjukkan bahwa kualitasnya berada di bawah pemain lain. Dalam sepak bola, keputusan pelatih bisa dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kebutuhan strategi, kondisi fisik, adaptasi terhadap sistem permainan, hingga persaingan untuk mendapatkan posisi utama.

Meski begitu, belum masuknya Shayne ke daftar pemain dalam beberapa pertandingan awal musim membuat situasinya layak mendapatkan perhatian.

Sempat Mengalami Cedera, Shayne Justru Tampil Bersama Timnas Indonesia

Salah satu hal yang membuat situasi Shayne Pattynama menarik adalah perbedaan kesempatan yang didapatkannya di klub dan tim nasional.

Shayne dikabarkan memulai musim dengan masalah cedera. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi persiapannya bersama Persija Jakarta.

Namun, ketika jeda internasional berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober 2026, Shayne mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik. Shayne turut menjadi bagian dari perjalanan skuad Garuda dalam meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

Keberhasilan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi Shayne, terutama karena ia ikut berkontribusi dalam pertandingan final melawan Thailand.

Di sisi lain, keterlibatannya bersama tim nasional membuat publik bertanya-tanya mengenai kondisinya ketika kembali ke Persija. Jika sudah mendapatkan kesempatan bermain bersama Timnas Indonesia, mengapa ia masih belum masuk daftar pemain di klub?

Pertanyaan tersebut belum bisa dijawab hanya berdasarkan penampilannya di tim nasional. Setiap tim memiliki pendekatan latihan, kebutuhan taktik, dan pertimbangan pemilihan pemain yang berbeda.

Karena itu, keputusan Persija terhadap Shayne perlu dilihat dari sudut pandang kebutuhan tim secara keseluruhan, bukan semata-mata berdasarkan keterlibatannya bersama Timnas Indonesia.

Kontribusi Shayne Pattynama di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu momen penting Shayne bersama Timnas Indonesia terjadi ketika menghadapi Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026.

Pertandingan tersebut berlangsung ketat hingga kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit. Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.

Dalam babak penentuan itu, Shayne menjadi salah satu pemain yang dipercaya sebagai eksekutor penalti Timnas Indonesia. Skuad Garuda kemudian berhasil mengalahkan Thailand dengan skor 6-4 melalui adu penalti dan memastikan gelar juara.

Kontribusi tersebut memperlihatkan bahwa Shayne mendapatkan kepercayaan dalam situasi penting bersama tim nasional.

Namun, performa dan peran pemain di tim nasional tidak selalu berbanding lurus dengan kesempatan bermain di klub. Persija memiliki susunan pemain, skema permainan, serta persaingan internal yang berbeda.

Bagi Shayne, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa dirinya mampu memenuhi kebutuhan permainan yang diinginkan Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong Ungkap Alasan Shayne Belum Dimainkan

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, akhirnya memberikan penjelasan mengenai keputusan tidak memasukkan Shayne Pattynama ke dalam daftar pemain saat menghadapi Arema FC.

Pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa pemilihan pemain dilakukan berdasarkan taktik yang ingin diterapkan dalam pertandingan.

“Mengenai Shayne, keputusan itu disesuaikan dengan taktik yang saya terapkan sebagai pelatih,” ujar Shin Tae-yong.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan strategi menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan susunan pemain Persija.

Shin juga menyoroti performa pemain lain yang saat ini dinilai mampu menjalankan tugas dengan baik. Kondisi tersebut membuat persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad pertandingan semakin ketat.

“Selain itu, saat ini ada pemain-pemain lain di dalam tim yang sedang menunjukkan performa bagus. Jadi, ada hal-hal seperti itu yang memang tidak bisa dihindari,” jelasnya.

Penjelasan Shin memberikan gambaran bahwa absennya Shayne bukan semata-mata persoalan nama besar atau pengalamannya bersama Timnas Indonesia. Pelatih harus mempertimbangkan kecocokan pemain dengan rencana permainan serta kondisi skuad yang tersedia.

Meski demikian, penjelasan tersebut belum memastikan kapan Shayne akan mendapatkan kesempatan tampil. Peluangnya akan sangat bergantung pada evaluasi pelatih dan kebutuhan Persija dalam pertandingan selanjutnya.

Apa yang Harus Dilakukan Shayne untuk Mendapatkan Kesempatan?

Persaingan di skuad Persija Jakarta menuntut setiap pemain untuk terus menunjukkan kesiapan. Bagi Shayne Pattynama, situasi saat ini menjadi tantangan untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari Shin Tae-yong.

Ada beberapa aspek yang bisa menjadi perhatian dalam proses tersebut:

  • Adaptasi taktik: memahami skema permainan dan tanggung jawab posisi yang diterapkan pelatih.
  • Kesiapan fisik: memastikan kondisi tubuh mendukung tuntutan pertandingan setelah sebelumnya dikabarkan mengalami cedera.
  • Konsistensi latihan: menunjukkan performa yang stabil agar bisa bersaing dengan pemain lain.
  • Fleksibilitas posisi: menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim jika pelatih memerlukan alternatif di sektor pertahanan.

Hal-hal tersebut bukan jaminan Shayne akan langsung masuk daftar pemain. Namun, kesiapan fisik dan pemahaman taktik merupakan bagian penting dalam persaingan mendapatkan tempat di tim utama.

Persija juga masih membutuhkan kedalaman skuad untuk menghadapi perjalanan panjang BRI Super League 2026/2027. Dengan jadwal kompetisi yang terus berjalan, kesempatan bagi pemain yang belum banyak tampil bisa saja terbuka ketika kebutuhan tim berubah.

Masa Depan Shayne di Persija Masih Menarik Dinantikan

Situasi Shayne Pattynama menjadi salah satu cerita menarik dari perjalanan Persija Jakarta pada awal musim ini. Di satu sisi, ia memiliki pengalaman internasional dan baru saja menjadi bagian dari skuad juara FIFA ASEAN Cup 2026. Di sisi lain, kesempatan bermain di klub masih belum datang.

Pernyataan Shin Tae-yong memberikan petunjuk bahwa faktor taktik dan performa pemain lain menjadi pertimbangan dalam menentukan susunan skuad. Namun, belum ada kepastian kapan Shayne akan masuk daftar pemain Persija.

Kini, perhatian tertuju pada bagaimana Shayne merespons situasi tersebut dan bagaimana Persija mengelola persaingan di dalam tim.

Bagi Macan Kemayoran, kemenangan 5-1 atas Arema FC menjadi modal positif. Sementara bagi Shayne, tantangan berikutnya adalah terus mempersiapkan diri agar siap ketika kesempatan bermain akhirnya datang.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE