Nama Joshua Lee Baker mulai mencuri perhatian setelah pemain muda tersebut mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Hong Kong pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Menariknya, Joshua bukan sosok yang sepenuhnya asing bagi sepak bola Indonesia. Pemain kelahiran 6 Oktober 2009 itu merupakan adik dari striker Timnas Indonesia, Mitchell Lee Baker. Di usia yang baru menginjak 16 tahun, Joshua bahkan sudah mendapatkan kesempatan naik level dari tim kelompok umur menuju skuad senior Hong Kong.
Panggilan tersebut datang setelah Joshua sebelumnya menjadi bagian dari Timnas Hong Kong U-20 pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Pengalaman di level internasional kelompok umur kini membuka babak baru dalam perjalanan kariernya.
Siapa Joshua Baker?
Joshua Lee Baker merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang serang. Ia lahir pada 6 Oktober 2009 dan saat ini masih berusia 16 tahun.
Sebelum mendapat panggilan ke Timnas Hong Kong senior, Joshua lebih dahulu memperkuat Hong Kong U-20 dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Ia tampil dalam tiga pertandingan Hong Kong U-20 pada ajang tersebut. Dari tiga penampilan itu, Joshua dua kali dipercaya menjadi starter.
Secara keseluruhan, ia mencatatkan 184 menit bermain.
Catatan tersebut menjadi pengalaman penting bagi Joshua yang masih berada dalam tahap awal perkembangan karier profesionalnya.
Kini, promosi ke tim senior Hong Kong menjadi tantangan sekaligus kesempatan besar untuk terus mengembangkan kemampuannya.
Joshua Baker Punya Darah Indonesia
Salah satu hal yang membuat sosok Joshua Baker menarik perhatian dari Indonesia adalah latar belakang keluarganya.
Joshua memiliki darah Indonesia dari kakek dan nenek pihak ibunya. Sang kakek, Han Koen Li, lahir di Yogyakarta, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, berasal dari Semarang, Jawa Tengah.
Dengan latar belakang tersebut, Joshua sebenarnya memiliki jalur keturunan yang membuatnya bisa saja menjadi salah satu pemain yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia pada masa mendatang.
Namun, perkembangan karier internasionalnya kini mengarah ke Hong Kong setelah dirinya mendapatkan panggilan untuk memperkuat tim senior negara tersebut.
Poin penting mengenai latar belakang Joshua Baker antara lain:
- Lahir pada 6 Oktober 2009.
- Berusia 16 tahun.
- Berposisi sebagai gelandang serang.
- Merupakan adik Mitchell Lee Baker.
- Memiliki darah Indonesia dari keluarga pihak ibu.
- Kakeknya, Han Koen Li, lahir di Yogyakarta.
- Neneknya, Li Nio The Lie, berasal dari Semarang.
- Pernah memperkuat Hong Kong U-20.
- Kini mendapat panggilan ke Timnas Hong Kong senior.
Pernah Tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20
Sebelum mendapatkan kesempatan bersama tim senior, Joshua sudah lebih dahulu mencicipi persaingan internasional bersama Hong Kong U-20.
Dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Joshua tampil dalam seluruh tiga pertandingan Hong Kong U-20.
Dua dari tiga penampilannya bahkan dimulai sejak menit pertama. Total, ia menghabiskan 184 menit di lapangan.
Bagi pemain berusia 16 tahun, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses perkembangan.
Bermain menghadapi tim dari negara lain memberikan kesempatan bagi Joshua untuk merasakan tempo dan persaingan yang berbeda dibandingkan kompetisi di level klub.
Setelah mendapatkan pengalaman tersebut, dirinya kini mendapat kepercayaan lebih tinggi dengan promosi ke tim senior.
Joshua Baker Saat Ini Membela Klub di Amerika Serikat
Di level klub, Joshua Baker tercatat membela Shattuck – St. Mary’s Youth di Amerika Serikat berdasarkan data Transfermarkt yang disebutkan dalam informasi tersebut.
Perjalanan kariernya menjadi cukup menarik karena Joshua berkembang dalam lingkungan sepak bola di Amerika Serikat, sementara pada level internasional ia memilih memperkuat Hong Kong.
Pada usia yang masih sangat muda, pengalaman dari beberapa lingkungan sepak bola tersebut bisa menjadi bagian dari proses perkembangan Joshua sebagai gelandang serang.
Panggilan ke tim senior Hong Kong tentu memberikan pengalaman baru yang berbeda dari apa yang sebelumnya ia dapatkan bersama tim kelompok umur.
Tak Ada Duel Joshua dan Mitchell Baker
Panggilan Joshua ke Timnas Hong Kong juga sempat membuka kemungkinan menarik terkait pertemuannya dengan sang kakak, Mitchell Baker.
Namun, duel Baker bersaudara tidak akan terjadi di FIFA ASEAN Cup 2026.
Penyebabnya adalah Timnas Indonesia dan Hong Kong berada di divisi yang berbeda dalam turnamen tersebut.
Hong Kong dijadwalkan menjadi tuan rumah Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada 24 September hingga 3 Oktober 2026.
Sementara itu, Timnas Indonesia berada di Divisi 1 dan akan menjadi penyelenggara kompetisi di divisi tersebut.
Dengan format pembagian divisi itu, Joshua tidak akan berhadapan dengan Mitchell dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Panggilan Senior Jadi Langkah Besar Joshua
Bagi Joshua Baker, pemanggilan ke Timnas Hong Kong senior menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya.
Usianya masih 16 tahun, tetapi ia sudah mendapatkan kesempatan untuk berada di lingkungan tim senior setelah sebelumnya bermain untuk Hong Kong U-20.
Perjalanan tersebut tentu masih panjang. Joshua perlu terus mendapatkan pengalaman dan menjaga perkembangan performanya di level klub maupun internasional.
Di sisi lain, latar belakang keluarganya membuat perjalanan Joshua juga menarik perhatian dari publik Indonesia.
Darah Semarang dan Yogyakarta yang mengalir dari garis keluarga ibunya membuat namanya memiliki keterkaitan dengan Indonesia. Namun, untuk saat ini, langkah internasional Joshua mengarah bersama Hong Kong.
Pemanggilan ke FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi kesempatan berikutnya bagi Joshua untuk merasakan atmosfer sepak bola senior.
Dengan usia yang masih muda, pengalaman yang didapatnya di level internasional dapat menjadi modal penting untuk perkembangan kariernya ke depan.
Sementara itu, kisah Joshua dan Mitchell Baker menjadi gambaran menarik tentang dua saudara yang memiliki perjalanan berbeda di sepak bola internasional. Sang kakak berpotensi memperkuat Indonesia, sedangkan Joshua kini mendapat kesempatan bersama Hong Kong.
BACA JUGA :












