1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Situasi Makin Kritis, Persis Pasang Target Tinggi untuk Milomir Seslija: Wajib Menang di Dua Laga Terdekat

Tekanan semakin memuncak di tubuh Persis Solo setelah rentetan hasil buruk di putaran kedua BRI Super League 2025/2026 membuat posisi mereka terpuruk di dasar klasemen. Laskar Sambernyawa belum juga menemukan kemenangan hingga pekan ke-22, situasi yang memaksa manajemen mengambil langkah tegas.

Dalam evaluasi menyeluruh yang dilakukan jajaran direksi, pelatih kepala Milomir Seslija kini dibebani target tinggi: menyapu bersih dua laga terdekat dengan kemenangan alias mengamankan enam poin penuh. Target tersebut menjadi penentu arah perjuangan Persis Solo untuk keluar dari zona degradasi.

Tren Tanpa Kemenangan yang Mengkhawatirkan

Performa Persis Solo di putaran kedua jauh dari harapan. Dua laga kandang awal berakhir pahit saat takluk 0-1 dari Borneo FC dan kembali kalah dengan skor identik dari Persib Bandung. Kekalahan tersebut memukul mental tim yang sebelumnya berharap bangkit di hadapan pendukung sendiri.

Setelah itu, Persis hanya mampu meraih tiga hasil imbang beruntun. Mereka bermain tanpa gol saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta, lalu ditahan 2-2 oleh Madura United dan kembali berbagi angka 1-1 kontra PSBS Biak.

Catatan tersebut membuat Persis Solo terjebak di peringkat ke-18 dengan koleksi 13 poin dari 22 pertandingan. Mereka tertinggal lima poin dari zona aman, jarak yang semakin terasa berat jika tren tanpa kemenangan terus berlanjut.

Target Enam Poin untuk Milomir Seslija

Manajemen Persis Solo menegaskan bahwa dua pertandingan mendatang menjadi momen krusial. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Senin (23/2/2026), klub menyebutkan bahwa Milomir Seslija dituntut mengamankan enam poin.

Dua laga tersebut adalah pertandingan kandang pekan ke-23 melawan Persik Kediri pada 1 Maret 2026 dan laga tandang menghadapi Persijap Jepara pada 5 Maret 2026.

Target ini bukan sekadar angka di atas kertas. Enam poin akan memangkas jarak dari zona aman dan menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Sebaliknya, kegagalan meraih kemenangan bisa memperburuk situasi dan meningkatkan tekanan terhadap kursi kepelatihan.

Dukungan Penuh di Tengah Tekanan

Meski memberikan target tegas, manajemen memastikan dukungan penuh tetap mengalir kepada pelatih, staf, dan pemain. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memastikan progres tim sesuai jalur yang diharapkan.

Manajemen menilai bahwa perubahan tidak hanya soal taktik, tetapi juga mentalitas dan konsistensi. Dalam situasi genting seperti ini, stabilitas internal menjadi faktor penting agar tim tidak terpecah oleh tekanan.

Persis Solo menyadari bahwa perjuangan keluar dari zona degradasi membutuhkan kerja kolektif. Dukungan kepada Milomir Seslija diharapkan mampu memaksimalkan potensi skuad dalam dua laga penentuan tersebut.

Laga Penentuan Nasib

Pertandingan melawan Persik Kediri menjadi ujian pertama. Bermain di kandang sendiri, Persis wajib memanfaatkan dukungan suporter untuk meraih kemenangan perdana di putaran kedua. Tiga poin di laga ini bisa menjadi suntikan moral besar sebelum melakoni partai tandang ke Jepara.

Laga melawan Persijap Jepara pun tak kalah penting. Bermain di kandang lawan menuntut mental kuat dan disiplin tinggi. Jika mampu menyapu bersih dua laga tersebut, Persis berpeluang besar keluar dari tekanan dan membuka jalan untuk bangkit pada sisa musim.

Namun, jika hasil kembali mengecewakan, masa depan Milomir Seslija di kursi pelatih bisa berada di ujung tanduk.

Harapan untuk Laskar Sambernyawa

Manajemen juga menyerukan dukungan penuh dari seluruh elemen suporter. Dalam situasi sulit, kebersamaan antara tim dan pendukung menjadi energi tambahan bagi pemain di lapangan.

Persis Solo menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang belum memuaskan. Namun mereka menegaskan komitmen untuk terus berjuang hingga pekan terakhir kompetisi.

Semangat Laskar Sambernyawa yang selama ini dikenal pantang menyerah diharapkan kembali muncul dalam dua laga krusial mendatang. Target enam poin menjadi simbol tekad untuk keluar dari keterpurukan.

Kesimpulan

Situasi Persis Solo di BRI Super League 2025/2026 kini memasuki fase genting. Tanpa kemenangan hingga pekan ke-22, posisi di dasar klasemen memaksa manajemen mengambil langkah tegas dengan membebankan target enam poin kepada Milomir Seslija.

Dua laga melawan Persik Kediri dan Persijap Jepara menjadi penentu arah perjalanan musim ini. Keberhasilan menyapu bersih kemenangan akan membuka harapan baru untuk keluar dari zona degradasi. Sebaliknya, kegagalan bisa memperpanjang krisis yang tengah melanda.

Dengan dukungan penuh manajemen dan suporter, Persis Solo dituntut menunjukkan karakter sejati sebagai Laskar Sambernyawa. Perjuangan belum berakhir, dan dua pertandingan terdekat akan menjadi panggung pembuktian apakah mereka mampu bangkit atau semakin terpuruk di sisa kompetisi musim ini.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE