Timnas Indonesia memastikan kesiapan skuadnya jelang ajang FIFA Series 2026. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan seluruh pemain akan berkumpul sehabis Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, yang diprediksi jatuh pada 20-21 Maret 2026, sebagai persiapan menghadapi turnamen internasional ini.
Keputusan ini sekaligus menegaskan komitmen PSSI untuk menyiapkan skuad terbaik dengan seluruh pemain, termasuk mereka yang berkarier di luar negeri, agar bisa tampil maksimal di turnamen yang akan berlangsung pada 27-30 Maret 2026.
Penerbangan Pemain Abroad Lewat Singapura
Arya Sinulingga menjelaskan bahwa pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri, khususnya Eropa, akan melakukan penerbangan transit melalui Singapura. Hal ini dipilih karena rute lain, seperti Timur Tengah, dianggap kurang aman dan terlalu panjang.
“Penerbangan nanti lewat Singapura bisa, pasti. Karena bisa transit di Singapura. Itu yang paling dekat. Kalau lewat yang lain, Jepang kan kejauhan. Singapura paling dekat. Kalau lewat Timur Tengah sudah susah,” ujar Arya.
Langkah ini diharapkan mempermudah koordinasi tim, memastikan semua pemain dari luar negeri tiba dengan kondisi prima, serta mengurangi risiko keterlambatan menjelang FIFA Series 2026.
41 Pemain Siap Beraksi
Pelatih John Herdman telah memanggil 41 pemain untuk persiapan FIFA Series, dengan 17 di antaranya berasal dari luar negeri dan 13 bermain di kompetisi Eropa. Daftar pemain ini mencakup berbagai posisi, dari kiper hingga penyerang, memastikan skuad Garuda memiliki kedalaman yang mumpuni untuk menghadapi lawan-lawan tangguh.
Beberapa pemain bintang yang akan hadir antara lain:
- Kiper: Emil Audero (Cremonese, Italia), Maarten Paes (Ajax Amsterdam, Belanda), Nadeo Argawinata (Borneo FC)
- Bek: Elkan Baggott (Ipswich Town, Inggris), Kevin Diks (Borussia Monchengladbach, Jerman), Jay Idzes (Sassuolo, Italia)
- Gelandang: Marc Klok (Persib Bandung), Egy Maulana Vikri (Dewa United), Calvin Verdonk (LOSC Lille, Prancis)
- Penyerang: Stefano Lilipaly (Dewa United), Ole Romeny (Oxford United, Inggris), Adrian Wibowo (Los Angeles FC, AS)
“Kita upayakan datang semua pemain abroad ke Timnas Indonesia. Mudah-mudahan sesuai rencana,” kata Arya.
Tiga Tim Tamu Siap Bertanding
Selain kesiapan Timnas Indonesia, penyelenggaraan FIFA Series 2026 juga melibatkan tiga tim tamu, yakni Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis. Arya menekankan, dukungan FIFA sangat penting dalam kelancaran kedatangan tim-tim tersebut.
“Tim tamu kan… ini ya, bagusnya FIFA Series kan didukung oleh FIFA. Jadi mereka didukung. Untuk kapan lawan sampai, saya belum cek, tapi semua proses pasti berjalan,” jelasnya.
Turnamen ini menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia untuk menguji kualitas skuadnya sebelum menghadapi kompetisi resmi lainnya. Kehadiran tim-tim internasional memastikan pertandingan kompetitif dan pengalaman berharga bagi para pemain.
Strategi dan Persiapan Maksimal
Dengan pemanggilan 41 pemain, John Herdman memiliki fleksibilitas dalam menyusun taktik dan rotasi pemain. Keberadaan sejumlah pemain Eropa di skuad diharapkan menambah kualitas, terutama dalam aspek teknik, pengalaman, dan kemampuan duel udara.
Selain itu, logistik perjalanan yang terencana, termasuk transit melalui Singapura, membantu tim fokus pada persiapan fisik dan mental, tanpa terganggu kendala perjalanan panjang.
“Kami ingin semua pemain berada dalam kondisi terbaik saat tiba, agar bisa langsung mengikuti program latihan dan taktik yang sudah disiapkan pelatih,” jelas Arya.
Kesimpulan
Timnas Indonesia secara resmi akan berkumpul setelah Idulfitri 1447 Hijriah untuk mempersiapkan diri menghadapi FIFA Series 2026, dengan penerbangan pemain luar negeri melalui Singapura. Pemanggilan 41 pemain, termasuk bintang-bintang yang berkarier di Eropa, menunjukkan keseriusan PSSI dan pelatih John Herdman menyiapkan skuad terbaik.
Dengan dukungan FIFA dan kehadiran tiga tim tamu internasional, turnamen ini menjadi kesempatan penting bagi Timnas Indonesia untuk mengasah kemampuan, memperkuat chemistry tim, dan menunjukkan kualitas di pentas internasional. Persiapan matang ini diharapkan menjadi fondasi bagi performa tim di kompetisi resmi mendatang.
BACA JUGA :












