Gelandang PSBS Biak, Yano Putra, menegaskan tekad kuat timnya menjelang lawatan penting ke markas Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) pukul 19.00 WIB, akan disiarkan langsung oleh Indosiar dan juga tersedia melalui live streaming di Vidio.
Meskipun saat ini PSBS Biak berada di posisi terbawah klasemen, Yano menekankan bahwa timnya datang bukan sekadar untuk bertanding, tetapi untuk meraih poin.
“Kami datang ke sini bukan untuk sekadar bertanding saja, tapi kami punya optimisme dan rasa percaya diri. Kami datang untuk dapat poin dan untuk menang,” ujar Yano dalam konferensi pers jelang laga, Minggu (5/4/2026).
Modal Persiapan Matang untuk Menantang Bali United
PSBS Biak memanfaatkan jeda kompetisi secara maksimal untuk memperbaiki kelemahan yang terlihat saat melawan Semen Padang. Yano mengungkapkan bahwa tim pelatih telah memberikan arahan taktis yang jelas agar Badai Pasifik dapat tampil efektif menghadapi Tim Serdadu Tridatu, julukan Bali United.
“Setelah jeda kemarin kami sudah menyiapkan latihan setelah pertandingan lawan Padang. Pelatih juga sudah kasih semuanya ke pemain apa yang harus kita buat ketika lawan Bali,” jelas Yano.
Kesiapan PSBS Biak menjadi sangat krusial mengingat posisi mereka yang masih berada di dasar klasemen sementara BRI Super League. Dengan koleksi 18 poin dari empat kemenangan, enam imbang, dan 15 kekalahan, tim harus bekerja ekstra keras agar keluar dari zona degradasi.
“Walaupun kami sekarang berada di situasi sulit di urutan terakhir, tetapi kami yakin bisa bangkit dan kembali ke situasi yang aman. Besok sebagai motivasi awal untuk kami supaya keluar dari zona degradasi,” tambahnya.
Siap Hadapi Tekanan Tanpa Penonton
Bermain di markas Bali United bukan perkara mudah. Tim Serdadu Tridatu memiliki rekor kandang yang solid dan atmosfer di Stadion Kapten I Wayan Dipta biasanya menjadi keuntungan besar. Namun, untuk laga ini, PSBS Biak tidak menghadapi tekanan penonton karena sanksi dari Komdis PSSI akibat kericuhan saat partai kandang melawan Persija Jakarta pada pertengahan Februari.
Kondisi tersebut justru dianggap Yano sebagai kesempatan untuk fokus sepenuhnya pada permainan.
“Buat kami ada penonton atau enggak penonton itu bukan sebuah halangan. Kami datang besok untuk dapat poin karena kami lagi di bawah dan kami mau bangkit ke atas supaya bisa keluar dari zona degradasi,” ujarnya.
Yano menegaskan bahwa tekanan mental bukan menjadi penghalang bagi timnya. PSBS Biak siap bermain lepas dan menunjukkan identitas mereka sebagai Badai Pasifik.
“Besok itu adalah ujian buat kami, tapi kami enggak pernah takut, enggak pernah anggap ini sebagai tekanan. Kami akan buktikan, main lepas, main sebagai tim. Kami akan buktikan kalau kita PSBS Biak,” tegasnya.
Strategi dan Fokus PSBS Biak
Berdasarkan analisis pelatih, strategi yang diterapkan PSBS Biak fokus pada disiplin pertahanan dan transisi cepat saat merebut bola. Yano Putra menjadi salah satu pemain kunci yang diandalkan untuk menjaga keseimbangan lini tengah dan mendukung serangan tim.
Selain itu, komunikasi antar lini dan koordinasi pertahanan menjadi fokus utama latihan terakhir. PSBS Biak menekankan pentingnya meminimalkan kesalahan individual yang bisa dimanfaatkan oleh Bali United.
“Fokus kami adalah disiplin, menjaga jarak, dan cepat saat melakukan serangan balik. Semua pemain tahu peran masing-masing, dan kami percaya strategi ini bisa menahan Bali,” kata Yano.
Harapan Tim dan Peluang di Laga Tandang
Meskipun menghadapi tim papan atas, PSBS Biak tetap optimis meraih hasil positif. Satu poin pun akan sangat berharga untuk mendekatkan tim ke zona aman. Yano juga menegaskan bahwa kemenangan di laga tandang bisa menjadi momentum kebangkitan bagi Badai Pasifik.
“Kalau bisa menang, itu akan jadi dorongan besar. Kami ingin tunjukkan bahwa meski di posisi bawah, PSBS bisa memberi kejutan,” ujar Yano.
Selain itu, optimisme juga datang dari pengalaman beberapa pemain yang sebelumnya menghadapi Bali United. Mereka memahami kekuatan lawan dan sudah disiapkan mental bertanding di situasi sulit.
Kesimpulan
Pertandingan PSBS Biak kontra Bali United menjadi ujian penting bagi tim yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi. Yano Putra dan rekan-rekannya menunjukkan optimisme tinggi meskipun posisi mereka di klasemen kurang menguntungkan.
Dengan persiapan matang, fokus pada disiplin pertahanan, dan mentalitas kuat untuk menghadapi tekanan, PSBS Biak bertekad untuk mencuri poin di markas Bali United. Laga ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga momentum untuk membangun kepercayaan diri tim di sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Satu hal yang pasti, Yano Putra dan Badai Pasifik siap membuktikan bahwa mereka bisa bersaing, tampil agresif, dan tidak gentar menghadapi lawan berat, menegaskan bahwa perjuangan keluar dari zona degradasi masih terbuka lebar.
BACA JUGA :












