1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP BRI Super League: Persita Tangerang Terjebak Masalah Tumpulnya Lini Serang

Persita Tangerang tengah berada dalam periode yang kurang ideal di ajang BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu kesulitan meraih hasil positif, terutama karena masalah serius di sektor penyerangan yang membuat mereka sulit mencetak gol dalam beberapa laga terakhir.

Dalam tujuh pertandingan terakhir, Persita hanya mampu mencetak satu gol saja. Kondisi ini semakin memperburuk performa mereka setelah pada laga terbaru harus menelan kekalahan telak 0-3 saat menjamu Persijap Jepara di Banten International Stadium (BIS), Serang, pada Minggu (10/5/2026).

Carlos Pena Soroti Tumpulnya Lini Serang Persita

Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, tidak menutupi kekecewaannya terhadap performa lini depan timnya. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, beberapa pemain kunci yang diharapkan mampu menjadi pembeda justru belum mampu tampil sesuai ekspektasi.

“Kami kekurangan gol. Beberapa pemain kunci yang seharusnya membantu tim tidak tampil seperti yang seharusnya,” ujar Pena.

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa Persita saat ini sedang mengalami krisis produktivitas di lini serang, yang berdampak langsung pada hasil pertandingan mereka.

Frustrasi di Tubuh Tim dan Pelatih

Carlos Pena juga mengakui bahwa kondisi ini menimbulkan rasa frustrasi, tidak hanya bagi dirinya sebagai pelatih, tetapi juga bagi seluruh pendukung Persita Tangerang yang berharap tim kesayangan mereka bisa bersaing di papan atas.

“Dan ini adalah sesuatu yang membuat kami frustrasi, dan saya juga mengerti para penggemar bisa merasakan hal yang sama,” lanjutnya.

Situasi ini semakin menekan Persita yang sebelumnya sempat tampil menjanjikan di awal musim. Namun kini, konsistensi mereka mulai menurun dan berdampak pada posisi di klasemen.

Persita Tangerang Tertahan di Papan Tengah Klasemen

Performa inkonsisten membuat Persita Tangerang perlahan kehilangan momentum untuk bersaing di papan atas BRI Super League 2025/2026. Aleksa Andrejic dan rekan-rekan kini harus puas berada di peringkat ke-9 klasemen sementara dengan koleksi 44 poin.

Padahal, pada paruh pertama musim, Persita sempat tampil impresif dan bahkan sempat menghuni posisi empat besar. Namun penurunan performa dalam beberapa pekan terakhir membuat mereka kehilangan banyak poin penting.

Evaluasi Performa dan Hilangnya Stabilitas Tim

Lebih lanjut, Carlos Pena menilai bahwa secara keseluruhan Persita sebenarnya telah menjalani paruh musim pertama dengan sangat baik. Namun, dalam dua bulan terakhir, performa tim mengalami penurunan yang cukup signifikan, terutama dalam hal konsistensi permainan.

Menurutnya, tim saat ini terlihat kehilangan bentuk permainan, terutama pada momen-momen krusial di akhir pertandingan.

“Tapi saya pikir evaluasi dari dua bulan terakhir kompetisi sangat jelas. Kami menjalani putaran pertama yang sangat bagus dan menjadi tim yang solid selama 31 pertandingan. Namun mungkin hari ini kami sedikit kehilangan bentuk, terutama di 20 menit terakhir,” jelas Pena.

PR Besar Persita: Produktivitas Gol

Dengan sisa pertandingan yang masih harus dijalani, Persita Tangerang kini memiliki pekerjaan rumah besar untuk segera bangkit, terutama dalam meningkatkan efektivitas lini depan.

Jika masalah ketajaman tidak segera diatasi, peluang Persita untuk kembali bersaing di papan atas BRI Super League akan semakin berat. Carlos Pena dan tim pelatih dituntut untuk segera menemukan solusi agar Pendekar Cisadane bisa kembali ke performa terbaik mereka dan menutup musim dengan hasil yang lebih positif.

BACA JUGA :

TAGS: Tags Tags Tags Tags
CLOSE