1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP Jan Olde Riekerink Peringatkan Dewa United : Persis Bisa Jadi Batu Sandungan di Laga Krusial

Pertarungan panas akan tersaji di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026) pukul 19.00 WIB saat Dewa United menghadapi Persis Solo pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan duel dengan dua kepentingan besar yang sama-sama dipertaruhkan.

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyebut laga ini sebagai pertemuan dua tim dengan motivasi berbeda, tetapi sama-sama berada dalam tekanan tinggi menjelang akhir musim.

Di satu sisi, Persis Solo berjuang keras untuk keluar dari ancaman degradasi. Di sisi lain, Dewa United tengah mengincar posisi empat besar klasemen sebagai pencapaian penting musim ini.

Dua Tim, Dua Misi Besar di Stadion Manahan

Jan Olde Riekerink menegaskan bahwa pertandingan ini memiliki intensitas tinggi karena kedua tim datang dengan target yang sangat berbeda.

“Menurut saya, ini adalah pertandingan antara dua tim dengan ambisi yang berbeda. Persis Solo tidak ingin terdegradasi, jadi mereka tahu mereka harus memenangkan dua pertandingan terakhir,” ujar Riekerink.

Persis Solo berada dalam situasi genting. Mereka tidak hanya harus menang, tetapi juga bergantung pada hasil pertandingan lain untuk memastikan nasib mereka di kompetisi musim depan.

Kondisi ini membuat laga di Manahan diprediksi berlangsung dengan tekanan besar sejak menit awal.

Persaingan Ketat Menuju Akhir Musim

Dewa United sendiri datang dengan target berbeda namun tak kalah penting. Setelah sempat terseok di awal musim, performa mereka kini meningkat signifikan dan kembali bersaing di papan atas.

Riekerink menilai bahwa perjalanan timnya musim ini menunjukkan progres yang jelas meski tidak selalu berjalan mulus.

“Saya rasa kami tidak memiliki awal musim yang bagus lagi, seperti tiga tahun terakhir, tapi awalnya ambisi kami adalah masuk enam besar, lalu kami menargetkan lima besar, dan saya rasa itu sesuatu yang benar-benar ada di dalam tim,” ungkapnya.

Kini, target tersebut berkembang menjadi lebih tinggi: finis di empat besar klasemen akhir.

Beberapa faktor yang membuat Dewa United mampu bersaing di papan atas:

  1. Konsistensi performa dalam beberapa laga terakhir
  2. Kedalaman skuad yang semakin solid
  3. Performa apik pemain kunci seperti Ricky Kambuaya
  4. Stabilitas permainan di lini tengah dan belakang
  5. Mental bertanding yang meningkat signifikan

Sayangkan Jadwal Tidak Serentak

Menjelang laga penting ini, Riekerink juga menyoroti jadwal pertandingan yang menurutnya bisa berdampak pada dinamika kompetisi.

Ia menyayangkan bahwa pertandingan lain yang berkaitan dengan nasib Persis Solo tidak digelar secara bersamaan.

“Sejujurnya, sangat disayangkan kami tidak bertanding pada waktu yang sama. Saya rasa Madura United bermain sehari setelahnya,” ujarnya.

Menurutnya, situasi seperti ini bisa mempengaruhi tekanan psikologis tim-tim yang sedang berjuang di papan bawah maupun papan atas.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa Dewa United tetap akan fokus pada performa mereka sendiri tanpa terlalu memikirkan hasil pertandingan lain.

Rekor Pertemuan Tidak Bisa Jadi Patokan

Meski secara statistik Dewa United memiliki catatan lebih baik dalam pertemuan melawan Persis Solo, Riekerink meminta anak asuhnya untuk tidak terlena.

Ia menilai bahwa kondisi Persis saat ini sudah jauh berbeda dibanding pertemuan sebelumnya.

“Tidak, rekor ini sama sekali tidak jadi keuntungan buat kami, karena mereka memiliki tim yang sama sekali berbeda dari yang kami hadapi pertama kali, dan juga yang kami hadapi tahun lalu,” kata pelatih asal Belanda tersebut.

Menurutnya, Persis Solo kini memiliki komposisi pemain baru yang membuat mereka lebih sulit diprediksi.

“Jika Anda bermain melawan tim yang sama, itu merupakan keuntungan, tetapi jika Anda bermain melawan tim yang hampir 60% pemainnya baru, maka Anda tidak bisa membandingkannya,” tambahnya.

Dewa United di Jalur Positif Menuju Empat Besar

Performa Dewa United dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga saat ini, mereka sudah mengoleksi 53 poin dari 32 pertandingan di BRI Super League 2025/2026.

Yang lebih mengesankan, mereka tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir, dengan rincian:

  • 6 kemenangan
  • 2 hasil imbang
  • Tidak pernah kalah dalam periode tersebut

Catatan ini menjadi modal penting bagi Dewa United untuk terus bertahan di jalur empat besar hingga akhir musim.

Laga Penentu yang Penuh Tekanan

Pertandingan melawan Persis Solo dipastikan bukan laga mudah bagi Dewa United. Selain harus menghadapi tekanan dari tim tuan rumah yang berjuang menghindari degradasi, mereka juga membawa beban target klasemen yang semakin ketat.

Di sisi lain, Persis akan bermain dengan motivasi hidup-mati, membuat laga ini diprediksi berlangsung intens dan emosional.

Bagi Dewa United, ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang menjaga momentum dan memastikan posisi mereka tetap aman di papan atas.

Kesimpulan: Pertaruhan Dua Ambisi Besar

Laga Persis Solo vs Dewa United benar-benar menjadi duel dengan pertaruhan dua ambisi besar. Satu tim berjuang untuk bertahan di kasta tertinggi, sementara satu tim lain mengejar prestasi terbaik di papan atas klasemen.

Jan Olde Riekerink sudah mengingatkan bahwa tidak ada ruang untuk lengah. Dalam pertandingan seperti ini, detail kecil bisa menjadi penentu hasil akhir.

Kini, semua mata tertuju ke Stadion Manahan. Apakah Dewa United mampu mempertahankan momentum positif mereka, atau justru Persis Solo yang berhasil memberikan kejutan besar di laga krusial ini?

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE