1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Spanyol Pecahkan Rekor Italia, tetapi Dua Warisan Bersejarah Azzurri Masih Tak Tersentuh

Timnas Spanyol kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. La Furia Roja sukses memecahkan rekor milik Timnas Italia setelah mencatatkan 38 pertandingan kompetitif tanpa kekalahan secara beruntun, sebuah pencapaian yang sebelumnya dianggap sulit untuk dilampaui.

Rekor tersebut lahir setelah Spanyol menaklukkan Argentina pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis itu bukan hanya mengantarkan Spanyol menjadi juara dunia, tetapi juga mengubah daftar rekor sepak bola internasional.

Meski demikian, di balik keberhasilan Spanyol mematahkan rekor Italia, masih ada dua catatan bersejarah milik Gli Azzurri yang tetap bertahan. Bahkan, kekalahan Argentina di partai final membuat rekor tersebut semakin sulit untuk disamai dalam waktu dekat.

Spanyol Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Milik Italia

Pertandingan final Piala Dunia 2026 berlangsung sangat sengit sejak menit awal. Spanyol dan Argentina saling menekan sepanjang laga hingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan waktu.

Momentum berubah ketika Argentina harus bermain dengan 10 pemain. Situasi tersebut berhasil dimanfaatkan Spanyol untuk meningkatkan intensitas serangan.

Ferran Torres kemudian muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol kemenangan yang memastikan La Furia Roja mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan kompetitif secara beruntun.

Menurut laporan Football Italia, angka tersebut resmi melampaui rekor Italia yang sebelumnya bertahan cukup lama.

Rekor Italia Era Roberto Mancini Resmi Tergeser

Sebelumnya, Timnas Italia memegang rekor 37 pertandingan kompetitif tanpa kekalahan di bawah kepemimpinan Roberto Mancini.

Periode emas tersebut berlangsung antara tahun 2018 hingga 2021, ketika Italia tampil sangat dominan di berbagai ajang internasional, termasuk sukses menjuarai Euro 2020.

Selama periode tersebut, Gli Azzurri dikenal memiliki pertahanan yang solid, organisasi permainan yang rapi, serta mental juara yang kuat.

Namun, keberhasilan Spanyol meraih kemenangan atas Argentina membuat rekor tersebut kini resmi berganti pemilik.

Meski kehilangan salah satu catatan bersejarah, Italia masih tetap memiliki sejumlah prestasi yang belum mampu disamai banyak negara.

Dua Rekor Bersejarah Italia di Piala Dunia Masih Bertahan

Walaupun Spanyol berhasil mencuri perhatian dunia, Italia tetap mempertahankan dua pencapaian bersejarah di ajang Piala Dunia.

Berikut dua rekor yang masih menjadi milik Gli Azzurri:

  • Mengoleksi empat gelar juara Piala Dunia.
  • Menjadi salah satu negara yang berhasil menjuarai Piala Dunia dalam dua edisi berturut-turut.

Kedua catatan tersebut masih bertahan hingga usainya Piala Dunia 2026.

Argentina Gagal Samai Koleksi Gelar Italia

Kekalahan dari Spanyol di partai final membuat Argentina kehilangan kesempatan emas untuk menyamai koleksi gelar dunia milik Italia.

Sebelum final berlangsung, Argentina telah mengoleksi tiga trofi Piala Dunia.

Apabila berhasil menjadi juara, Lionel Scaloni dan anak asuhnya akan menyamai torehan empat gelar yang dimiliki Italia.

Namun, hasil akhir berkata lain.

Hingga Piala Dunia 2026 berakhir, daftar negara dengan gelar terbanyak masih dipimpin Brasil yang memiliki lima trofi.

Di bawahnya terdapat Italia dan Jerman dengan empat gelar, sedangkan Argentina masih tertahan di angka tiga.

Urutan gelar Piala Dunia saat ini adalah:

  1. Brasil – 5 gelar.
  2. Italia – 4 gelar.
  3. Jerman – 4 gelar.
  4. Argentina – 3 gelar.
  5. Spanyol – kini menambah koleksi gelarnya setelah sukses menjadi juara Piala Dunia 2026.

Persaingan menuju daftar negara tersukses di dunia dipastikan akan semakin menarik pada edisi-edisi berikutnya.

Rekor Juara Beruntun Italia Belum Mampu Disentuh

Selain jumlah trofi, Italia juga masih memegang salah satu rekor paling prestisius dalam sejarah Piala Dunia.

Gli Azzurri menjadi salah satu dari hanya dua negara yang pernah menjuarai Piala Dunia dalam dua edisi secara beruntun.

Prestasi tersebut diraih Italia pada:

  • Piala Dunia 1934.
  • Piala Dunia 1938.

Hingga kini, hanya Brasil yang mampu menyamai pencapaian tersebut setelah menjadi juara pada edisi:

  • Piala Dunia 1958.
  • Piala Dunia 1962.

Tidak ada negara lain yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia dalam dua turnamen berturut-turut.

Spanyol sendiri memang berhasil menjadi kampiun Piala Dunia 2026, tetapi belum memiliki kesempatan untuk mengejar rekor tersebut hingga edisi berikutnya.

Dominasi Baru Spanyol di Sepak Bola Dunia

Keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2026 sekaligus memecahkan rekor Italia memperlihatkan bahwa Spanyol kembali memasuki era emas baru.

Generasi yang dipimpin sejumlah pemain muda berbakat dipadukan dengan pemain berpengalaman membuat La Furia Roja tampil konsisten sepanjang turnamen.

Selain kualitas individu, kekuatan terbesar Spanyol terlihat dari penguasaan bola, disiplin taktik, serta kedalaman skuad yang mampu menjaga performa di setiap pertandingan.

Rekor 38 laga kompetitif tanpa kekalahan menjadi bukti bahwa Spanyol bukan sekadar juara sesaat, melainkan salah satu tim nasional paling dominan dalam beberapa tahun terakhir.

Italia Masih Memiliki Warisan Besar di Piala Dunia

Meski rekor tak terkalahkan kini berpindah ke tangan Spanyol, Italia tetap menjadi salah satu negara paling sukses dalam sejarah sepak bola internasional.

Empat gelar juara dunia dan rekor juara Piala Dunia secara beruntun masih menjadi pencapaian yang sangat sulit disamai oleh negara lain.

Sementara Spanyol merayakan lahirnya sejarah baru, Italia tetap dapat berbangga karena dua warisan besarnya di ajang Piala Dunia masih berdiri kokoh.

Persaingan antarnegara elite dunia pun dipastikan akan semakin menarik pada turnamen-turnamen berikutnya. Apakah Spanyol mampu melanjutkan dominasinya, atau justru Italia kembali bangkit untuk menambah koleksi prestasi mereka? Dunia sepak bola tentu menantikan jawabannya.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE