Persiapan PSIM Yogyakarta Menghadapi BRI Super League 2026/2027
BRI Super League musim 2026/2027 sudah semakin dekat, dan PSIM Yogyakarta tengah melakukan persiapan yang matang sebelum memulai petualangan mereka di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Tim yang dijuluki Laskar Mataram ini akan melakoni laga perdana melawan Persita Tangerang, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Yogyakarta, pada hari Sabtu, 5 September 2026.
Saat ini, pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengungkapkan tantangan yang dihadapinya terkait pemilihan sebelas pemain utama untuk memulai pertandingan. Dia memastikan bahwa tidak ada satu pun pemain yang dapat merasa aman dalam posisi starter, menciptakan persaingan yang ketat di antara para pemain.
“Tentu ada 11 pemain yang akan memulai pertandingan. Namun, apakah mereka akan terus dirutinkan atau tidak, semua itu tergantung pada dinamika yang terjadi sepanjang musim. Oleh karena itu, saya ingin meningkatkan tingkat kompetisi antar pemain dalam tim, agar setiap orang berusaha lebih keras,” ungkap Van Gastel.
Penyesuaian Taktik dan Opsi Pemain
Dari sisi taktik, kehadiran beberapa pemain baru membuat Jean-Paul van Gastel harus melakukan penyesuaian. Meskipun demikian, pelatih asal Belanda ini menegaskan bahwa prinsip permainan tim tetap sama dan tidak akan berubah. Karakter permainan PSIM Yogyakarta akan tetap terjaga walaupun beberapa pemain baru telah bergabung dengan tim.
“Prinsip permainan kami tetap konsisten, tetapi dengan kedatangan beberapa pemain baru dengan kualitas yang berbeda, kami harus mengadopsi pendekatan taktik yang sesuai. Beberapa aspek permainan akan tetap seperti sebelumnya, namun ada juga yang akan berbeda mengikuti kemampuan pemain-pemain baru yang kami miliki,” tambahnya.
Van Gastel juga menyebutkan bahwa kemungkinan untuk menggunakan skema dua striker masih terbuka, meski ia tidak berencana untuk menerapkannya dalam waktu dekat. “Saat ini, saya belum menjadwalkan untuk menggunakan dua striker. Namun, saya fleksibel. Jika keadaan benar-benar memerlukan, kami bisa mengubah skema permainan,” jelasnya.
Selain itu, pelatih ini mengingatkan bahwa dari 11 pemain asing yang dimiliki PSIM, hanya tujuh yang bisa diturunkan dalam satu pertandingan, dan sembilan pemain akan dibawa dalam skuad. Daftar pemain impor tersebut mencakup Ze Valente, Ezequiel Vidal, Jop van der Avert, Yusaku Yamadera, Franco Ramos, Nermin Haljeta, Marvin Loria, Ondrej Rudzan, Adrian Purzycki, Adrian Dalmau, dan Mauro Caballero.
“Setiap keputusan yang saya ambil adalah demi kepentingan tim. Ini kadang-kadang membuat saya harus mencadangkan beberapa pemain asing yang berkualitas, karena adanya regulasi pembatasan pemain. Saya harap mereka bisa memahami situasi ini, karena yang terpenting adalah performa tim secara keseluruhan,” tutup Van Gastel.
BACA JUGA :
- SBOTOP: Persik Kediri Siap Percayakan Reno Piscopo sebagai Penngatur Permainan di BRI Super League 2026/2027
- SBOTOP: Muhammad Isfandyar Raih Kesempatan Emas Bersama Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
- SBOTOP : Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027, Arab Saudi Siap Jadi Destinasi Suporter Garuda












